Bayi

18 Februari 2020

Kapan Harus Mulai Mengenalkan Anak pada Kacang?

Moms bisa coba memberikan anak selai kacang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms dianjurkan untuk memberi makan kacang dan produk kacang kepada bayi sedini mungkin setelah Si Kecil mulai bisa makan makanan padat.

Tapi hal ini tidak berarti memberi bayi langsung segenggam kacang ya. Mengenalkan kacang pada bayi bisa Moms lakukan dengan menambahkan kacang yang bergizi dan lezat ke dalam makanan bayi.

Pemberian produk kacang dalam makanan anak ini, dapat membantu membangun ketahanan tubuh anak terhadap kacang dan mencegah alergi kacang di kemudian hari. Lalu kapan sebaiknya mulai mengenalkan kacang pada bayi?

Baca Juga: Mengenal Kacang-Kacangan, Makanan Sehat untuk Kehamilan

Tidak Perlu Menunggu Anak Tumbuh Besar

mengenalkan kacang pada bayi

Foto: parents.com

Menunggu sampai bayi Moms besar untuk mengenalkannya pada kacang? Rasanya tidak perlu terlalu lama.

Berdasarkan rekomendasi terbaru dari The American Academy of Allergy, Asthma and Immunology, makanan yang berisiko tinggi menimbulkan alergi seperti kacang, bisa mulai diperkenalkan pada anak sejak umur 6 bulan.

Menunda memberikan anak kacang dan makanan lain yang sangat alergi seperti kedelai, ikan, makanan laut, susu, telur, dan gandum tidak akan membantu mencegah alergi makanan pada anak di masa depan.

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa memperkenalkan Si Kecil sejak dini dapat mengurangi risiko anak-anak menimbulkan risiko alergi terhadap makanan tersebut di kemudian hari.

“Mengenalkan kacang pada bayi di usia lebih dini dapat membantu mencegah anak mengembangkan alergi kacang di kemudian hari,” kata Robert Wood, direktur alergi dan imunologi pediatrik di Johns Hopkins Children's Center, di Baltimore.

Baca Juga: Resep: Sup Kacang Polong

Bagaimana Cara Mengenalkan Kacang pada Bayi?

Ada banyak cara untuk mengenalkan kacang pada bayi, misalnya dengan menyajikan makanan yang sudah tercampur kacang kepada bayi, seperti memberi anak selai kacang yang sudah dioles tipis pada biskuit atau roti. Jika bingung, Moms bisa mengikuti cara di bawah ini.

1. Bubuk Kacang

mengenalkan kacang pada bayi

Foto: nuts.com

Kacang utuh atau segumpal selai kacang akan berbahaya karena dapat membuat anak tersedak, sehingga harus dihindari. Alternatif lainnya untuk mengenalkan protein kacang adalah dengan bubuk kacang tanah, yang dapat dicampur dengan berbagai makanan bayi seperti ASI dan yogurt.

Moms sudah menemukan klaim kesehatan pada beberapa makanan bayi yang mengandung kacang yang menyatakan bahwa mengenalkan makanan yang mengandung kacang pada bayi antara usia 4 dan 10 bulan dan konsumsi berkelanjutan dapat mengurangi risiko alergi kacang pada usia 5 tahun.

2. Makanan dengan Formula Khusus

mengenalkan kacang pada bayi

Foto: medium.com

“Cara lainnya adalah dengan memberikan anak makanan khusus yang diformulasikan dengan alergen umum,” kata Sally Kuzemchak, ahli diet terdaftar, pendidik, dan ibu dua anak yang menulis blog di Real Mom Nutrition.

Baca Juga: Asyiknya Membuat Makanan Bayi Sendiri

Bahan-bahan ini termasuk telur, kacang tanah, kacang pohon, ikan, dan kerang. Kantong berisi sejumlah kecil protein alergen yang dicampur dengan puree buah organik.

3. Serbuk Campuran yang Mengandung Alergen

mengenalkan kacang pada bayi

Foto: cubesnjuliennes.com

Ada bubuk yang mengandung sejumlah kecil protein dari kacang, susu, telur, kacang almond, kedelai, gandum, udang, kacang mede, hazelnut, oat, cod, pecan, salmon, wijen, walnut, dan pistachio, ditambah beberapa vitamin D. Moms bisa mencampur bubuk ini pada makanan bayi.

Nah, setelah membaca artikel ini, Moms sudah tidak ragu untuk mengenalkan kacang pada bayi kan?

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait