Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Balita | Nov 26, 2018

Kapan Waktu Tepat untuk Mengganti Sikat Gigi Anak?

Bagikan


Apakah Moms ingat, sudah berapa lama sikat gigi dipakai oleh Si Kecil? Kapan terakhir kali Anda mengganti sikat giginya? 

Menurut rekomendasi ADA American Dental Association sebaiknya setiap 3-4 bulan sekali, setiap orang mengganti sikat gigi yang digunakan.

Kondisi ini dipengaruhi oleh frekuensi pemakaian sikat gigi dan tingkatan tekanan saat menyikat gigi.

Semakin besar frekuensi pemakaian sikat gigi dan besarnya tekanan saat menyikat gigi, mempengaruhi kondisi bulu sikat menjadi mudah patah.

Apabila kondisi bulu sikat sudah tidak baik lagi, sebaiknya Moms segera mengganti sikat gigi.

Baca Juga : Yuk, Ketahui 5 Penyebab Gigi Berlubang Pada Anak

Hal ini dikarenakan sikat gigi memiliki peranan penting dalam kesehatan gigi yaitu membantu menghilangkan sisa makanan yang menempel di permukaan maupun di antara gigi serta sangat efektif untuk membantu menghilangkan plak.

Hal lain juga yang harus diperhatikan terutama sikat gigi pada anak yakni masih sesuaikah ukuran dari sikat gigi yang digunakan dengan usia anak. Selain itu bulu sikat harus dalam keadaan yang baik dan tidak mudah patah.

Karena seringkali anak-anak mempunyai kebiasaan menggigit sikat gigi atau menyikat gigi terlampau keras sehingga menyebabkan waktu untuk mengganti sikat gigi relatif lebih pendek yaitu kurang dari 3-4 bulan.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Merawat Sikat Gigi

1. Jangan berbagi sikat gigi Anda dengan orang lain

Berbagi sikat gigi atau bertukar sikat gigi dengan orang lain (bahkan anak Moms sekalipun), dapat menyebabkan perpindahan cairan tubuh atau mikroorganisme yang ada di mulut satu sama lain dan meningkatkan kemungkinan terjadinya risiko infeksi.

2. Bersihkan sikat gigi dengan air mengalir

Menurut ADA selalu membersihkan sikat gigi yang telah digunakan dengan air mengalir. Hal ini bertujuan untuk membersihkan sisa pasta gigi, sisa makanan maupun saliva (air liur) yang menempel di permukaan sikat.

3. Letakkan sikat gigi di tempat terbuka

Meletakkan sikat gigi anak pada tempat terbuka yang bersih dan hindari meletakkan pada tempat tertutup. Hal ini dikarenakan, bagian tertutup tersebut berpotensi menumbuhkan bakteri pada bulu sikat.

4. Letakkan sikat gigi secara vertikal

Meletakkan sikat gigi yang telah digunakan dengan posisi vertikal dengan bulu sikat pada bagian atas untuk memudahkan pengeringan bulu sikat.

Jadi, seberapa sering mengganti sikat gigi kembali kepada kebiasaan yang kita lakukan dan selalu melihat kondisi sikat gigi, agar kualitas kebersihan dan kesehatan gigi tetap terjaga.

Oleh : drg. Annisa Shabrina

Sumber : Kejora Indonesia

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.