Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




ASI & MPASI | Mar 6, 2018

Kapan Ya, Bayi Boleh Makan Ikan?

Bagikan


 

 

Moms tentu sudah tahu bahwa ikan kaya akan protein, omega-3, DHA, dan zat gizi lain yang baik untuk pertumbuhan otak dan tubuh bayi. Namun, tak semua tahu kapan bayi mulai bisa diberi makan ikan dan jenis ikan apa yang baik diberikan untuk bayi. Kalau begitu, ikuti petunjuk ini, yuk!

 

Kapan Waktunya Bayi Makan Ikan?  

Menurut William Sears, M.D, dokter anak sekaligus penulis buku The Baby Book, bayi sudah bisa mengonsumsi ikan ketika ia mulai makan makanan semipadat di usia delapan bulan.

Caranya, pilihlah ikan segar, daripada ikan beku atau ikan olahan yang kini juga banyak tersedia di pasaran. Sebab, bahan makanan yang sudah melalui proses pengolahan, baik sekadar dibekukan maupun diolah dengan cara pengasapan atau presto, kandungan gizinya bisa berkurang maupun berubah.

Setelah memilih ikan, maka perhatikan juga cara mengolahnya. Untuk mengolahnya, pisahkan daging ikan dari durinya, bentangkan daging ikan dan raba dengan jari untuk mengecek jika ada duri yang tertinggal. Setelah bersih, potong kecil, haluskan, lalu masak bersama buburnya.

Cara terbaik untuk memasak ikan bukan dengan menggorengnya, melainkan dengan mengukus atau merebusnya agar kandungan gizinya terjaga.  

   

Ikan Kaya Gizi

Ikan dikenal kaya kandungan asam lemak omega 3 dan DHA yang bermanfaat untuk perkembangan otak, meningkatkan kecerdasan kognitif, serta ketajaman visual.

Ikan juga tergolong comfort food, sebab kandungan omega-3 di dalamnya dapat meningkatkan kadar hormon 'bahagia' seperti dopamine dan serotonin dalam tubuh yang gunanya memperbaiki mood.

Omega-3 juga berguna untuk mengurangi peradangan di seluruh bagian tubuh, termasuk kulit, sehingga memberikan potongan ikan dalam makanan bayi dapat membantu melindunginya dari alergi kulit. Selain omega-3 dan DHA, ikan juga mengandung vitamin D yang baik untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi bayi.

Soal jenisnya, perkenalkanlah dulu ikan air tawar seperti gurame atau mujair, sebab ikan laut lebih berisiko menyebabkan reaksi alergi, apalagi jika ada riwayat alergi makanan laut di keluarga.

Bila setelah beberapa kali pemberian ikan tawar tak muncul reaksi alergi, maka ibu boleh memberikan beragam jenis ikan laut pada bayi. Yang terbaik di antaranya adalah ikan salmon, ikan kakap, ikan dori, dan ikan tuna.

Tunggu apalagi, Moms. Yuk, ajak bayi makan ikan!

 

(MEG)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.