Obat-obatan

23 Desember 2021

Mengulik Obat Kapsida untuk Jerawat yang Gatal Meradang

Minum kapsida untuk jerawat bisa jadi cara cepat mengatasi masalah kulit yang mengganggu ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Aprinda
Disunting oleh Widya Citra Andini

Obat kapsida untuk jerawat jadi pilihan cepat untuk membebaskan diri dari masalah kulit ini.

Apalagi, jika Moms sudah mencoba banyak cara tapi tidak berhasil, seperti mengganti sabun cuci muka, menjaga kebersihan wajah, dan mengganti produk skincare yang lebih ramah untuk kulit berjerawat.

Jangan khawatir, Moms. Supaya tidak menimbulkan masalah nantinya, simak mengenai manfaat hingga efek samping dari penggunaan obat ini.

Manfaat Kapsida untuk Jerawat

kapsida untuk jerawat

Foto: Buka Lapak

Kapsida atau kapsul bersih darah sebenarnya adalah nama merek obat untuk jerawat.

Obat ini mengandung ekstrak buah ketumbar (Coriandri sativi Fructus) dan sambiloto (Andrographidis paniculatae Herba) yang punya aktivitas antibakteri.

Selain itu, komposisi bahan alami lainnya, seperti berikut.

  • Pegagan (Centellae asiaticae Herba)
  • Alang-alang (Imperatae cylindricae Rhizoma).
  • Kapulaga (Amomi cardamomii Fructus).
  • Lengkuas (Languatis galangae Rhizoma).
  • Kunyit (Curcumae domesticae Rhizoma).
  • Lempuyang wangi (Zingiberis aromaticae Rhizoma).
  • Kayu manis (Cinnamomi Burmannii Cortex).

Kesemua gabungan bahan alami tersebut membuat obat kapsida cukup ampuh dalam meringankan jerawat, gatal-gatal, korengan, dan bisul.

Meski kegunaannya sangat banyak, obat ini cukup populer dalam memelihara kesehatan kulit, terutama dalam meringankan jerawat.

Berdasarkan situs Mayo Clinic, jerawat merupakan masalah kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati.

Hal ini menyebabkan terbentuknya benjolan dengan beragam ukuran, yang kadang disertai blackheads, whiteheads, kemerahan, dan rasa nyeri.

Ada empat faktor utama yang jadi penyebab munculnya jerawat, yakni produksi sebum berlebihan, tersumbatnya folikel rambut oleh sel kulit mati, bakteri, dan peradangan.

Nah, jika dilihat dari penyebabnya, kapsida untuk jerawat tentu memberikan pengaruh karena obat ini memiliki aktivitas antibakteri.

Minum kapsida juga bisa mengurangi rasa gatal yang sering kali muncul ketika wajah sedang berjerawat.

Baca juga: Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Jerawat di Telinga!

Dosis Kapsida untuk Jerawat

Obat Dekongestan(www.anzsog.edu.au).png

Foto: Orami Photo Stock

Obat ini diminum secara teratur sehari 3 kali, tiap minum 2 kapsul sebelum makan dan menjelang tidur malam.

Selama menggunakan obat, jangan melebihkan dosis yang disarankan.

Jadi, sebelum menggunakan obat tanyakan lebih dahulu kepada apoteker atau baca aturan pakainya secara teliti.

Obat jerawat ini bisa Moms dapatkan tanpa resep di apotek atau toko obat.

Namun, perlu diingatkan bahwa kapsida tidak boleh diberikan pada anak di bawah usia dua tahun.

Jika Moms atau Dads tertarik menggunakan obat ini untuk mengatasi jerawat, tidak ada salahnya konsultasi lebih dahulu ke dokter.

Terutama jika Moms dan Dads memiliki masalah kesehatan lain atau sedang mengonsumsi obat lain.

Baca juga: Jerawat di Kelopak Mata: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Efek Samping Kapsida untuk Jerawat

Begadang-Menyebabkan-Jerawat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sama seperti obat lainnya, penggunaan kapsida juga bisa menimbulkan efek samping. Berikut berbagai efek samping yang mungkin terjadi bila dilihat dari kandungannya.

Reaksi Alergi

Tubuh yang terlalu sensitif dengan bahan alami yang ada pada obat kapsida, bisa menimbulkan reaksi alergi.

Pada kasus ringan, mungkin terjadi ruam dan pembengkakan, sedangkan pada kasus parah biasanya dapat menimbulkan sesak napas.

Jadi, Moms dan Dads perlu memastikan dahulu bahwa tubuh tidak sensitif dengan bahan alami pada obat kapsida.

Masalah Kulit

Walaupun kapsida untuk jerawat, namun efek sampingnya bisa memperparah kondisi kulit.

Kulit bisa saja mengalami iritasi dan gatal. Tanda kulit yang meradang ini bisa terlihat kemerahan, terasa perih, atau mengelupas.

Baca juga: Serba-serbi Milk Blister, Jerawat Payudara yang Mengganggu Proses Menyusui

Masalah Pencernaan

Beberapa kandungan kapsida bisa menimbulkan gangguan pencernaan, seperti heartburn (sensasi terbakar di dada), mulas, diare, mual dan muntah.

Munculnya efek samping ini tentu bisa mengubah kebiasaan buang air Moms dan Dads, atau memperparah maag jika sering mengalaminya.

Efek samping biasanya jarang terjadi. Bila terjadi, sangat mungkin efeknya berbeda satu orang ke orang lainnya.

Jika efek sampingnya cukup mengganggu, hingga membuat Moms atau Dads kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari, segera konsultasi ke dokter.

Dokter mungkin akan merekomendasikan obat jerawat lain yang sama manfaatnya tapi lebih minim efek sampingnya.

Mengatasi jerawat tidak hanya dengan mengandalkan obat saja. Ini karena banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi kesehatan kulit.

Misalnya, perubahan hormon saat menstruasi, sering makanan yang berminyak, stres, dan sering begadang bisa jadi penyebab jerawat.

Jadi, sempurnakan cara mengatasi jerawat lewat minum obat ini dengan perubahan kebiasaan jadi lebih baik untuk kulit.

  • https://kembangbulan.co.id/kapsida-untuk-jerawat-gatal/
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acne/diagnosis-treatment/drc-20368048
  • https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-117/coriander
  • https://www.rxlist.com/consumer_ginger_african_ginger/drugs-condition.htm
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait