Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Rupa-rupa | Sep 5, 2018

6 Kasus Malpraktik Paling Mengerikan di Indonesia

Bagikan


Malpraktik seolah menjadi ancaman yang paling mengerikan dari proses pengobatan, niat untuk berobat dan sembuh malah berujung pada sesuatu yang lebih parah.

Seperti yang baru saja menimpa seorang perempuan berusia 27 tahun, Selphie. Ia harus kehilangan kedua indung telurnya karena malpraktik yang dilakukan oleh seorang dokter di Rumah Sakit Grha Kedoya. Kasus Selphie kini tengah ditangani seorang pengacara kondang, Hotman Paris.

Kasus Selphie bukanlah satu-satunya kasus malpraktik di Indonesia, berikut beberapa kasus malpraktik paling mengerikan di Indonesia.

Infeksi Pasca Operasi Cesar

Kasus malpraktik ini terjadi di Bintan Utara, seorang perempuan berusia 30 tahun mengalami infeksi pasca operasi cesar. Bahkan perutnya berlubang dan mengeluarkan bau busuk.

Diketahui perempuan tersebut menjalani rawat inap selama tiga hari pasca operasi cesar. Selama tiga hari itu pula, rupanya pihak rumah sakit tak memeriksa luka bekas operasi, bahkan tak mengganti perbannya.

Setelah itulah ia mengeluh sakit di bagian perut. Saat dilihat, ternyata dinding perut istrinya sudah basah dan menimbulkan bau bahkan berlubang.

Kesalahan Menangani Persalinan

Berikutnya ada malpraktik yang terjadi di Palembang, sepasang suami istri harus menerima kenyataan pahit jika bayi mereka ternyata tewas usai dilahirkan dengan kondisi leher patah dan kulit terkelupas.

Kondisi ini diduga terjadi karena kesalahan bidan dalam menangani proses persalinan sang istri. Menurut keterangan, rupanya ini bukan kali pertama ada kasus bayi meninggal di tangan bidan tersebut. Pihak keluarga pun akhirnya melaporkan hal ini ke pihak berwajib.

Baca Juga: Malpraktik Pengangkatan Indung Telur di RS Grha Kedoya, Apa Risiko Jika Indung Telur Diangkat?

Kebutaan Pasca Operasi Usus Buntu

Kali ini nasib tragis dialami seorang anak berusia 14 tahun asal Nusa Tenggara Timur. Setelah jalani operasi usus buntu, mata kanannya malah mengalami kebutaan. Padahal sebelumnya kedua matanya baik-baik saja.

Awalnya mata kanannya hanya bengkak, ayah pasien pun mengeluhkan kondisi mata kanan anaknya yang mulai memburuk, hingga lama kelamaan penglihatan dari mata kanannya tersebut benar-benar hilang.

Salah Obat

Lagi-lagi malpraktik menyebabkan kebutaan, mulanya warga yang berprofesi sebagai petani di Kabupaten Bone ini memeriksakan diri dengan keluhan sakit di bagian kepalanya.

Dokter pun memberikan obat berupa salep kepada pasiennya dengan cara mengoleskan salep kulit di bagian pinggir mata atas dan bawah. Tidak lama setelah dioleskan kedua matanya terasa panas dan tidak dapat melihat sama sekali.

Buta Setelah Lahir

Seorang ibu harus merasakan kesedihan karena terjadinya malpraktik terhadap anak kembarnya. Dugaan malpraktik tersebut menyebabkan salah satu anaknya menjadi buta.

Ibu yang bernama Juliana tersebut melahirkan dua anak kembar prematur. Kedua anak yang diberi nama Jared (1,5 kg) dan Jayden (1,3 kg) itu dirawat dalam inkubator selama 42 hari.

Kondisi fisik keduanya baik-baik saja, tapi mata keduanya bermasalah. Mata Jayden mengalami silinder 2,5 sedangkan Jared lebih parah karena kedua matanya buta.

Diduga, masalah kedua bayi tersebut terjadi karena dokter yang menanganinya kurang mengontrol bahkan tidak melakukan SOP, jared diduga mengalami kebutaan fatal akibat kelebihan oksigen selama berada di inkubator ICU.

Baca Juga: Viral Video Pelecehan Seksual di Rumah Sakit, Ternyata Banyak Kasus Serupa Terjadi!

Hampir Hilangnya Organ Vital Akibat Sunat Laser

Terakhir ada bocah laki-laki berusia 11 tahun yang terancam cacat seumur hidupnya karena kelaminnya terpotong hampir seluruhnya saat disunat dengan menggunakan laser oleh seorang mantri di Jambi.

Hal ini disebabkan tindakan ceroboh sang mantri yang membuat alat kelamin Dendi hampir terpotong semua.

Dandy pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit dan meminta pertanggung jawaban penuh dari pihak mantri tersebut. Meski tidak sampai benar-benar putus, jaringan saraf kelamin Dandy mengalami kerusakan.

Jangan sampai hal-hal mengerikan seperti ini terjadi pada kita atau keluarga ya, Moms!

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.