Rupa-rupa

19 April 2021

Ramai Kecaman Video TikTok Pemeriksaan Vagina oleh Dokter Kevin Samuel, Didesak Agar Izin Praktik Dicabut

Kontennya dianggap melecehkan perempuan
placeholder

Foto: TikTok @dr.kepinsamuelmpg/twitter.com/tirta_hudhi

placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Nama dokter Kevin Samuel Marpaung mendadak ramai dibicarakan karena video TikTok yang diunggahnya ramai dikritik warganet.

Saat ini, banyak orang melakukan berbagai hal demi konten. Beberapa konten menjadi viral karena konten tersebut baik dan berguna bagi banyak orang. Namun, ada pula konten yang justru mendapatkan hujatan dari warganet.

Dokter Kevin Samuel mengunggah konten TikTok dan dihujat oleh warganet karena dianggap melecehkan perempuan. Ia dikecam lantaran membuat konten TikTok mengenai pemeriksaan vagina dalam persiapan persalinan.

Kecaman itu datang dari pemerhati perempuan hingga influencer dr. Tirta.

Simak kronologi dari kontroversi video TikTok dokter Kevin Samuel berikut ini.

Baca Juga: 4 Kontroversi Vaksin Nusantara, BPOM Versus Terawan dan Politisi

1. Unggah Video yang Dianggap Lecehkan Perempuan

Dalam video yang viral di media sosial itu, muncul teks, "Dok, Tolong Cek Pasien Ny.A udh pembukaan berapa..."

Lalu, dr. Kevin menjawab, "Oke, kak..." dan ia mengernyitkan mata dan menggigit bibir bawah, mengacungkan dua jari (jari telunjuk dan jari tengah) menunjukkan persiapan melakukan pemeriksaan vaginal touche.

Sebagai informasi, vaginal touche adalah pemeriksaan dengan metode memasukkan dua jari pemeriksa ke dalam vagina ibu untuk memeriksa pembukaan serviks atau leher rahim, apakah telah siap untuk proses kelahiran bayi atau belum.

Dokter tersebut kemudian memutar mata ke atas dan mendongak dengan keterangan 'Awkward moment'.

Sambil bergoyang-goyang, dokter Kevin Samuel menjawab, "Pembukaan 3 kak."

Baca Juga: Ramai Istri Ustaz Solmed Dihujat Karena Joget Tiktok, Seperti Apa Hukumnya dalam Islam?

2. Didesak Pencabutan SIP dan Keanggotaan IDI

dokter Kevin Samuel

Foto: instagram.com/kevinsamuelmpg

Dokter Kevin Samuel mengunggah video berdurasi 15 detik itu lewat akun TikTok-nya, @dr.kepinsamuelmpg pada Sabtu 17 April 2021.

Video itu kini telah dihapus. Namun, videonya sudah terlanjur viral di platform media sosial lain, termasuk Twitter.

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) mengecam konten TikTok dr Kevin dan menuntut agar surat izin praktik dokter (SIP) tersebut dicabut.

"Cabut SIP dan keanggotaan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dokter yang membuat konten melecehkan pengalaman pasien!" demikian rilis Kompaks, seperti yang dikutip dari detik.com.

3. MKEK IDI Sebut Akan Proses Kasus Video Dokter Kevin

dokter Kevin Samuel.jpg

Foto: instagram.com/kevinsamuelmpg

Ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Pusat Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) Pukovisa Prawiroharjo menyampaikan pihaknya akan memproses dugaan pelanggaran kode etik dokter yang dilakukan dokter Kevin Samuel soal unggahan videonya di TikTok.

IDI akan memproses hal tersebut sambil memberikan fatwa bermedia sosial bagi dokter seperti yang dikutip dari CNN Indonesia.

Baca Juga: Viral Pengguna TikTok Unggah Video dengan Ajakan Konsumsi Postinor, Efek Sampingnya Fatal!

4. Dokter Kevin Samuel Meminta Maaf

dokter Kevin Samuel-2.jpg

Foto: twitter.com/tirta_hudhi

Tidak lama berselang, dokter Kevin Samuel pun meminta maaf atas apa yang dilakukannya. Permintaan maaf dari dr. Kevin Samuel disampaikan lewat video yang diedarkan di media sosial.

"Kepada seluruh masyarakat, teman-teman netizen, dan khususnya kaum wanita, saya dokter Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan..." kata dokter Kevin Samuel di dalam video berdurasi 42 detik tersebut.

"Di mana di video tersebut saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack, dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan. Sekali lagi saya ingin meminta maaf, khususnya untuk kaum wanita," dia melanjutkan.

Dokter Kevin Samuel pun berjanji bahwa ke depannya akan lebih berhati-hati dalam membuat video konten.

"Dan berjanji akan lebih fokus ke video-video konten yang bersifat edukasi. Terimakasih," tutupnya.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait