Parenting

9 September 2021

Anak Kecanduan Game Online, Cari Tahu Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Kecanduan game online tak hanya berdampak pada kesehatannya, tetapi juga membuat mental Si Kecil
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Moms, apakah Si Kecil kecanduan game online yang belakangan sedang marak dimainkan mulai dari anak-anak usia sekolah hingga orang dewasa?

Jika ya, hati-hati jangan sampai ia kecanduan main game online, ya. Lantas, apa tandanya anak kecanduan game online?

Dilansir dari parentzone.org.uk, Dr. Mark Griffiths, psikolog yang juga seorang profesor untuk masalah perilaku kecanduan dari Nottingham Trent University, mengatakan bahwa anak bisa disebut mengalami kecanduan jika game online memengaruhi 3 hal berikut.

Yaitu pendidikan, aktivitas fisik, serta sosialisasi dan interaksi dengan teman sebaya.

Selain itu, kecanduan juga ditandai dengan frekuensi bermain yang lebih dari tiga kali dalam satu minggu, dan setiap kali bermain berlangsung lebih dari dua jam.

Biasanya, anak yang kecanduan game online akan marah jika jam bermain game mendadak dikurangi atau dihentikan.

Baca Juga: Menghadapi Suami yang Kecanduan Main Game

Penyebab Anak Kecanduan Game Online

boy-playing-online-game.jpg

Foto: shutterstock.com

Dilansir dari Journal of Critical Reviews Effects of Games and How Parents Overcome Addiction to Children, anak yang sudah kecanduan game online cenderung memiliki perilaku yang kurang baik, kesulitan bersosialisasi, dan rentan merasa kesepian.

Ia juga lebih berisiko mengalami gangguan tidur dan obesitas.

Supaya Si Kecil terhindar dari kecanduan game online, Moms harus jeli terhadap perubahan perilaku yang ditunjukkan Si Kecil.

Berikut ini adalah gejala kecanduan game online yang bisa Moms kenali, antara lain:

  • Terlalu asyik saat bermain game.
  • Menolak dengan reaksi yang berlebihan jika permainannya dihentikan, seperti sedih, gelisah bahkan menyerang dengan agresif.
  • Selalu menghabiskan waktu lebih banyak agar puas bermain game.
  • Selalu gagal saat berusaha untuk mengurangi atau berhenti bermain game.
  • Tidak tertarik melakukan aktivitas lain yang sebelumnya disukai.
  • Tetap bermain meskipun sedang dalam masalah atau kesulitan.
  • Melanjutkan permainan meskipun sedang dalam kondisi yang tidak tepat.
  • Menyembunyikan dari orang lain agar mendapatkan waktu bermain yang lebih banyak.
  • Memperburuk suasana hati seperti rasa bersalah atau putus asa.
  • Merusak hubungan dan interaksi dengan anggota keluarga lain.
  • Prestasi di sekolah menurun
  • Sering mengeluh sakit pada kepala, leher, dan punggung atas
  • Mudah tersinggung dan marah saat bersosialisasi atau bahkan kepada orang tua
  • Berbohong pada orang tua perihal berapa lama waktu yang dilakukan untuk bermain game
  • Mood menjadi lebih baik hanya dengan bermain game.

Cara Mengatasi Kecanduan Game Online Pada Anak

Nah, apakah Si Kecil mulai menunjukkan tanda-tanda seperti di atas? Kalau ya, Moms perlu segera melakukan tindakan untuk mengatasi kecanduan main game online ini.

Ini dia cara yang bisa Moms lakukan untuk mengatasi kecanduan game online, seperti dilansir dari screentimelabs.com.

1. Ajak Anak Bicara

kecanduan game

Foto: Orami Photo Stock

Duduklah bersama anak dan jelaskan situasinya bahwa ia mungkin sudah kecanduan game online.

Beberkan fakta yang Moms lihat, bahwa ia mulai sulit disuruh makan, mandi, dan belajar.

Katakan pula kalau hal ini terus dibiarkan, akan berdampak lebih buruk pada anak.

Misalnya kesehatannya jadi terganggu karena jadwal makan yang berantakan, atau ketinggalan pelajaran karena sering tidak mengerjakan PR.

2. Beri Anak Konsekuensi

kecanduan game

Foto: www.teentor.com

Meski anak mungkin akan menyangkal semua yang Moms katakan, tetap berikan konsekuensi pada anak.

Dimulai dari konsekuensi yang ringan, yaitu membatasi waktunya bermain game online menjadi 30 menit sehari, atau satu jam dan hanya boleh dilakukan di hari libur.

Jika kecanduan sudah sangat parah, maka lepaskan anak sepenuhnya dari game online.

Tanda Si Kecil telah kecanduan game online salah satunya adalah perubahan perilaku ekstrem ketika anak dibatasi penggunaan game online-nya,

Jauhkan anak dari gadget dan perangkat lain tanpa kompromi.

Pastikan Moms untuk menghubungi orang tua teman anak dan memberi tahu soal larangan ini.

Karena salah satu alasan game online menjadi candu adalah karena dapat dimainkan secara online bersama teman-temannya.

Jika perlu, pertimbangkan untuk mendiskusikan masalah ini dengan psikolog anak, yang dapat memberi strategi yang lebih efektif mengatasi kecanduan game online pada anak.

Baca Juga: 5 Aktifitas Tepat Untuk Mendidik Anak Bilingual

3. Berikan Alternatif Kegiatan

kecanduan game

Foto: Pexels.com

Moms bisa mengatasi kecanduan game online pada anak dengan membeerikan alternatif kegiatan yang jauh dari game tersebut.

Cari tahu kegiatan lain yang disukai anak, misalnya sepak bola, berenang, atau melukis. Tawarkan anak untuk mengikuti kursus kegiatan yang disukainya.

Dengan begitu, pikiran anak akan teralihkan dari game online yang telah membuatnya kecanduan.

4. Terapi

kecanduan game

Foto: www.independent.ie

Pada anak dengan kecanduan game yang parah, terapi mungkin diperlukan untuk mengembalikan fungsi normal anak sebelum ia kecanduan game online.

Terapi kognitif behavioral dapat berfungsi untuk membantu anak memaknai apa yang mereka dapat dari kecanduannya.

Selain itu, terapi ini juga mendorong anak untuk melakukan kebiasaan baru yang lebih positif.

Pada kasus kecanduan game online, anak yang kecanduan akan dibantu untuk menganalisis bahwa kecanduan game online bukan suatu hal yang penting dalam hidup mereka.

Selain itu, anak juga akan didorong untuk melakukan hal bermanfaat lainnya yang lebih positif. Misalnya, olahraga, membaca buku, dan beraktivitas di luar ruangan.

Melansir dari laman WebMD, kecanduan game online dapat diatasi dengan melakukan terapi, seperti terapi perilaku kognitif atau cognitive behavioural therapy (CBT).

Terapi ini mengatasi kecanduan game dengan cara mengganti pemikiran anak tentang game untuk membantu mengubah perilakunya.

Tentu saja terapi ini hanya bisa dilakukan oleh tenaga medis seperti psikolog atau psikiater, ya, Moms.

Baca Juga: 7 Pilihan Game Indoor yang Bisa Dimainkan Anak Jaman Sekarang

5. Tetapkan batasan waktu anak bermain game online

images (3).jpg

Foto: pinterest.com

Jika Si Kecil berusia 2–5 tahun, izinkan ia untuk bermain game hanya 1 jam per hari.

Setelah Si Kecil sudah berusia 6 tahun atau lebih, durasi bermain game bisa ditentukan sesuai kesepakatan dengannya.

Misalnya, Si Kecil hanya boleh bermain game maksimal 2 jam dalam sehari atau saat akhir pekan saja.

Moms perlu bersikap tegas dalam menetapkan batasan waktu Si Kecil bermain game, ya.

Ajarkan ia untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum bermain game dan mengembalikan game kepada Moms setelah selesai digunakan.

6. Taruh gadget di tempat yang tersembunyi dan beri sandi

Media Si Kecil untuk memainkan game online adalah gadget. Jadi, jangan sembarangan meletakkan gawai di tempat yang mudah terjangkau.

Moms dapat menyimpannya di laci lemari. Ini menyulitkan anak untuk bermain gadget diam-diam.

Jangan lupa pasangkan kata sandi yang sulit ditebak supaya anak tidak bisa mengaksesnya dengan mudah.

Selain itu, Moms juga bisa mengatur agar gawai tidak secara otomatis terhubung dengan internet.

Jadi, Si Kecil mau tidak mau harus mendapatkan izin lebih dahulu sebelum memainkan game online.

Baca Juga: Agar Tak Terkena Dampak Negatif, Terapkan Aturan Main Game untuk Anak

Itu dia lima hal yang bisa Moms lakukan ketika anak terdeteksi mengalami kecanduan game online.

Mulai sekarang, jangan lupa untuk selalu mengawasi anak agar tidak berlebihan menggunakan gadget dan menjadi ketergantungan pada game online, ya, Moms.

  • https://www.psychologytoday.com/us/blog/automatic-you/201808/kids-gaming-obsession-isn-t-really-about-the-games
  • https://afineparent.com/be-positive/kids-playing-video-games.html
  • https://www.focusonthefamily.ca/content/5-mistakes-to-avoid-when-your-child-is-addicted-to-video-games
  • https://www.healthygamer.gg/blog/how-to-break-a-childs-video-game-addiction
  • https://www.researchgate.net/publication/340678361_Journal_of_Critical_Reviews_Effects_of_Games_and_How_Parents_Overcome_Addiction_to_Children
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait