Kesehatan

KESEHATAN
14 Maret 2021

Kedutan Mata Kanan Atas, Haruskah Khawatir?

Apakah jangan-jangan kondisi ini sinyal dari penyakit tertentu?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Amelia Puteri

Di Indonesia, kedutan di bagian tubuh tertentu sering dikaitkan dengan arti menurut primbon atau mitos. Termasuk mungkin kedutan mata kanan atas.

Kedutan memang dapat terjadi tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya secara pasti, namun kemungkinan penyebab kedutan di mata dapat dijelaskan secara medis.

Simak penjelasan lebih lanjut tentang kedutan mata kanan atas berikut ini, Moms.

Kedutan Kelopak Mata Kanan Atas Menurut Medis

Kedutan kelopak mata kanan atas disebabkan beberapa faktor

Foto: Freepik.com

Secara medis, kedutan di kelopak mata disebut sebagai myokymia, yaitu sebuah kejang di otot kelopak mata yang repetitif dan tidak dapat dikontrol.

Kedutan mata kanan atas menurut medis dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa detik atau hitungan menit.

Sama seperti kedutan di area tubuh lainnya, kedutan mata kanan atas tidak dapat diprediksi. Terkadang kedutan dapat terjadi berulang selama beberapa kali dalam seminggu atau bahkan berbulan-bulan.

Kedutan mata kanan atas seharusnya tidak terasa sakit dan tidak menimbulkan bahaya, tetapi bisa saja terasa mengganggu. Tetapi tenang saja, karena biasanya kedutan dapat hilang sendiri walau tanpa diobati.

Salah satu studi dari Journal of Neuro-ophthalmology di New York melakukan observasi terhadap 15 pasien dengan kedutan di kelopak mata selama tahun 1983 hingga 2002.

Pada semua pasien, gejala dimulai sebagai kedutan kelopak mata unilateral, mingguan atau dua mingguan, memiliki jeda waktu, dan berkembang menjadi spasme harian selama beberapa bulan.

Dari hasil observasi, tidak ada pasien yang menunjukkan gejala lebih lanjut dari penyakit neurologis, meskipun salah satu pasien gejalanya berkembang menjadi spasme hemifasial ipsilateral (kedutan di sebagian wajah).

13 orang pasien (86,7%) menjalani neuroimaging yang memberikan hasil negatif. Myokymia sembuh sendirinya pada 4 pasien. Dari 11 pasien yang tersisa, 8 orang menerima injeksi botox secara berkala, dengan sebagian besar melaporkan adanya perbaikan gejala.

Kesimpulan dari penelitian ini, kedutan mata kanan atas menurut medis adalah kondisi yang jinak. Kedutan cenderung tidak berkembang menjadi kelainan pergerakan lainnya atau diasosiasikan dengan penyakit saraf.

Baca Juga: Membantu Visual, Ini Cara Kerja Kacamata Buta Warna

Penyebab Kedutan Mata Kanan Atas

kedutan mata kanan atas

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab kedutan mata kanan atas menurut medis dapat terjadi tanpa alasan yang jelas. Namun, kemungkinan penyebab atau hal yang memperburuk kedutan mata kanan atas antara lain:

1. Stres, Bisa Jadi Penyebab Utama

Selain kurang tidur, stres adalah penyebab utama kondisi ini, menurut Opti-care.

Untuk mengatasinya, Moms bisa mencoba metode relaksasi seperti yoga dan pernapasan dalam dapat membantu mengelola stres dan membuat tidur lebih nyenyak.

Setelah Moms mengatasi masalah stres, kedutan mata kemungkinan besar juga akan hilang.

2. Pola Makan yang Buruk, Seperti Kekurangan Magnesium

Memiliki tingkat nutrisi penting yang tidak mencukupi seperti magnesium dapat memicu kejang kelopak mata. Minum kafein dalam jumlah berlebihan juga dapat menyebabkan kelopak mata berkedut.

3. Mata Kering, Umum Terjadi di Usia 50 Tahun

Kondisi umum ini terjadi di antara orang yang berusia di atas 50 tahun, dan mata kering juga dapat menyebabkan mata berkedut.

Jika Moms pernah mengalami masalah ini, maka harus menjalani pemeriksaan mata agar dokter mata dapat mengevaluasi kesehatan visual dan memberikan perawatan yang paling tepat.

4. Mengalami Kondisi Alergi

Orang yang menderita alergi mata seringkali mengalami mata bengkak, gatal atau berair. Menggosok mata dapat melepaskan histamin di jaringan kelopak mata dan air mata, yang dapat menyebabkan kedutan mata kanan atas.

Untuk mencegah hal ini, siapkan beberapa tetes mata atau tablet antihistamin.

Karena antihistamin juga dapat menyebabkan mata kering, sebaiknya konsultasikan dengan dokter mata sebelum minum obat apa pun ya, Moms.

5. Ketegangan Mata

Orang yang menghabiskan banyak waktu di depan layar digital sering mengalami ketegangan mata, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kelopak mata berkedut.

Untuk mencegahnya, pastikan untuk mengikuti aturan 20-20-20: setelah 20 menit waktu layar, lihat objek yang berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Ini mengurangi kelelahan pada mata yang bisa memicu kedutan mata kanan atas.

Selain itu, kacamata dengan pelindung cahaya biru juga bisa meredakan ketegangan mata.

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, kedutan mata kanan atas menurut medis adalah gejala awal dari beberapa kelainan pergerakan kronis.

Terutama jika kedutan di kelopak mata disertai dengan kedutan di bagian wajah lain atau gerakan yang tidak dapat dikontrol.

Baca Juga: Warna Mata Ternyata Ungkapkan Kesehatan Tubuh Kita! Ini Dia Penjelasannya

Mengatasi Kedutan Mata Kanan Atas

pengobatan kedutan mata kanan atas

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip jurnal National Center for Biotechnology Information, untuk mengatasi kondisi kedutan mata kanan atas, pasien direkomendasikan untuk istirahat, mengurangi faktor risikonya seperti minum alkohol, merokok, dan asupan kafein.

Ini dinilai merupakan cara efektif untuk mengatasi kedutan pada mata.

Dalam kasus myokymia persisten selama lebih dari tiga bulan, mungkin diperlukan penanganan lebih lanjut. Suntikan toksin botulinum atau botoks adalah pengobatan lini pertama dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.

Perawatan lain untuk kedutan mata kanan atas yang kronis bisa dengan air tonik, kalsium, asam folat, fosfor, kalium, dan multi-vitamin. Namun, tidak ada bukti obyektif yang mendukung perawatan ini.

Kedutan Kelopak Mata Kanan Atas Terus Menerus

Kedutan kelopak mata kanan juga dapat menjadi gejala awal beberapa penyakit

Foto: Freepik.com

Walau bukan gejala yang serius dan tidak menyakitkan, kedutan mata kanan atas dapat terasa mengganggu.

Untuk sebagian orang, kedutan mata kanan atas dapat berhenti dengan sendirinya setelah beberapa saat. Namun bagaimana dengan kedutan kelopak mata kanan atas terus menerus?

Walaupun sangat jarang, kedutan mata kanan atas terus menerus dapat menjadi salah satu gejala penyakit tertentu yang lebih serius.

Segera konsultasikan ke dokter mata jika mengalami gejala berikut:

  • Kedutan mata kanan atas terus menerus selama beberapa minggu.
  • Kelopak mata tertutup saat terjadi kedutan dan terasa sulit untuk membukanya. Kondisi ini disebut juga sebagai blepharospasm.
  • Kelopak mata menjadi terkulai.
  • Kedutan mata kanan atas terus menerus yang diikuti dengan kedutan di bagian lain, misalnya di pipi. Hal ini dapat mengindikasikan gejala kelainan saraf lainnya, seperti hemifacial spasm atau kedutan di setengah bagian wajah.
  • Terjadi radang atau iritasi di mata, bengkak, atau mengeluarkan kotoran terus menerus.

Baca Juga: 3 Makanan Untuk Menjaga Kesehatan Mata Selain Wortel

National Eye Institute menjelaskan blepharospasm sebagai kejang otot kelopak mata yang tidak dapat dikendalikan dan abnormal.

Kedutan di kelopak mata yang menjadi kronis atau terus menerus, mungkin saja Moms dan Dads mengidap kondisi blepharospasm.

Apa yang membedakannya dengan kedutan biasa adalah blepharospasm memiliki gejala yang lebih berat, seperti kelopak mata sulit dibuka ketika kedutan terjadi, atau kedua mata berkedip tanpa bisa dikendalikan.

Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti, tetapi ada beberapa hal yang dapat memperburuk kondisi ini, misalnya inflamasi di kelopak mata, konjungtivitis, mata kering, iritasi akibat lingkungan, kelelahan, sensitif terhadap cahaya, stres, terlalu banyak alkohol dan kafein, atau merokok.

Untuk mengatasi kedutan kronis, biasanya Moms dan Dads akan diminta untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Namun, jika cara ini tidak mengatasi kedutan atau kondisinya tidak memungkinkan, dokter mungkin akan melakukan tindakan seperti menyuntik Botulinum toxin (botox) atau operasi.

Injeksi botox dapat mengatasi kedutan kronis seperti blepharospasm untuk beberapa bulan, namun botox dapat luruh seiring dengan waktu sehingga prosedur ini perlu dilakukan beberapa kali, terutama jika kedutan kambuh.

Beberapa kasus kedutan memerlukan tindakan operasi yang membuang beberapa otot dan saraf yang disebut myectomy.

Baca Juga: Digital Microscope, Teknologi Terbaru Operasi Mata yang Lebih Optimal

Umumnya kedutan mata kanan atas atau mata dapat dicegah atau diatasi dengan mengurangi penyebabnya yang paling umum, yaitu stres, kelelahan, dan kafein.

Moms dan Dads dapat mencoba untuk mengelola stres agar otot-otot tubuh menjadi lebih rileks secara keseluruhan.

Jika Moms dan Dads merasa penyebabnya adalah kurang tidur, cobalah untuk mencoba mengatur jadwal tidur menjadi sedikit lebih awal dan tingkatkan secara bertahap.

Selain itu, mengontrol jumlah konsumsi kafein seperti kopi, teh, soda, atau minuman energi juga dapat membantu.

Penyebab umum lainnya yang bisa menyebabkan kedutan mata kanan atas di era digital ini adalah mata yang lelah akibat terlalu lama menggunakan komputer atau gadget.

Mengistirahatkan mata setiap 20 menit sekali dapat menjadi solusi bagi Moms dan Dads yang sehari-harinya harus bekerja dengan komputer.

Jika kedutan di kelopak mata terasa tidak nyaman, Moms dan Dads dapat menekan area mata dengan telapak tangan selama beberapa menit, atau memberikan kompres hangat.

Baca Juga: Apa Benar Manfaat Wortel Baik untuk Kesehatan Mata?

Seberapa sering Moms dan Dads mengalami kedutan mata kanan atas?

Mungkin saja kedutan ini adalah cara tubuh memberikan sinyal agar Moms dan Dads beristirahat sejenak sebelum beraktivitas kembali, jangan sering diabaikan, ya!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait