Program Hamil

PROGRAM HAMIL
28 September 2020

Kehamilan Bisa Dicek setelah Berapa Hari Berhubungan?

Pertanyaan tentang kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan terjawab di sini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan? Moms yang masih penganti baru dan sedang merencanakan kehamilan pasti punya pertanyaan ini. Temukan jawabannya di sini ya Moms.

Bahkan dengan metode pengendalian kelahiran yang paling efektif, selalu ada kemungkinan terjadinya kesalahan. Bagaimanapun, hanya membutuhkan satu sel sperma untuk membuahi sel telur. Mencari tahu apakah Moms dalam kondisi hamil atau tidak dapat diketahui dengan berbagai cara.

Misalnya menggunakan tes kehamilan yang dijual bebas (Over-The-Counter/OTC). Tes kehamilan OTC atau test pack biasanya akan menggunakan urin untuk melacak hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (HCG).

Hormon HCG hanya dilepaskan saat Moms benar-benar hamil, yakni jika sel telur yang telah dibuahi menempel di luar rahim atau ke lapisan rahim.

"Beberapa perempuan merasa hamil bahkan sebelum mereka melewatkan menstruasi. Tetapi yang paling umum, gejala seperti mual, nyeri payudara dan kelelahan akan muncul beberapa saat setelah mereka melewatkannya," kata Mary Jane Minkin, MD, Profesor Klinis Obstetri & Ginekologi di Universitas Yale.

Mayo Clinic, menyarankan untuk melakukan tes kehamilan setelah hari pertama haid yang terlewat untuk untuk mengecek kehamilan setelah berapa hari berhubungan.

Jika masih ragu kapan sebaiknya kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan, Moms bisa mengimak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: 3 Tips Cara Pakai Test Pack Agar Hasil Akurat

Keakuratan Test Pack

Kehamilan Bisa Dicek Setelah Berapa Hari Berhubungan -1

Foto: Orami Photo Stock

Umumnya, kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan secara akurat dengan alat tes kehamilan. Menurut Cleveland Clinic, sebagian besar tes yang menggunakan OTC 99 persen efektif jika dilakukan setelah menstruasi yang terlewat. Bagian terbaiknya adalah Moms dapat melakukannya di rumah sendiri. Cukup buka test pack, ikuti instruksi, dan tunggu selama waktu yang disarankan untuk melihat hasilnya.

Meksi begitu, hasilnya bisa salah jika tes dilakukan terlalu dini, menurut United Kingdom National Health Service. Jika Moms mendapatkan hasil negatif tetapi masih memiliki gejala kehamilan, lakukan tes lagi seminggu kemudian.

Setelah waktu tunggu yang disarankan berlalu, alat test pack akan menampilkan hasil seperti perubahan warna, satu atau dua garis, adanya simbol seperti plus atau minus, dan juga kata ‘hamil’ atau ‘tidak hamil’.

Hasil negatif palsu juga dapat terjadi karena alasan lain, seperti menggunakan urin yang terlalu encer dan tidak mengikuti petunjuk dengan tepat. Hasil negatif palsu juga bisa terjadi akibat kehamilan ektopik. Ini adalah kondisi serius yang membutuhkan perawatan medis segera, dikutip Healthline.

Baca Juga: Dapat Sebabkan Test Pack Negatif Palsu, Apa Itu Hook Effect?

Kehamilan Bisa Dicek setelah Berapa Hari Berhubungan

Kehamilan Bisa Dicek Setelah Berapa Hari Berhubungan -2

Foto: Orami Photo Stock

Jadi, kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan? Sebenarnya, Moms harus menunggu untuk melakukan tes kehamilan sampai seminggu setelah periode yang terlewat untuk hasil yang paling akurat.

Jika tidak ingin, Moms harus menunggu setidaknya satu hingga dua minggu setelah berhubungan seks. Jika hamil, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembangkan tingkat HCG yang terdeteksi.

Ini biasanya membutuhkan waktu tujuh hingga 12 hari setelah implantasi telur berhasil, menurut American Pregnancy.

Pembuahan akan terjadi saat telur dibuahi. Diperlukan waktu sekitar 4-5 hari bagi sel telur yang telah dibuahi untuk melakukan perjalanan melalui tuba falopi menuju rahim. Jadi, implantasi ke lapisan rahim terjadi sekitar 4-5 hari setelah pembuahan atau sekitar 7-10 hari setelah ovulasi.

Segera setelah sel telur yang telah dibuahi ditanamkan ke dalam dinding rahim, hormon kehamilan hCG diproduksi. Ini berarti tes kehamilan berkualitas tinggi dapat mendeteksi kehamilan hanya dalam 5 hari setelah pembuahan.

Jadi, jawaban atas pertanyaan kapan kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan adalah bisa ketika terlambat haid selama seminggu atau 1-2 minggu setelah berhubungan.

Gejala Umum Kehamilan

Jika Moms mengalami gejala ini, tidak perlu lagi bingung mengenai kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan. Berikut beberapa gejala yang mengharuskan Moms melakukan tes kehamilan.

1. Melewatkan Waktu Menstruasi

Salah satu tanda kehamilan pertama dan paling bisa diprediksi adalah menstruasi yang terlewat. Jika Moms tidak memantau siklus dengan cermat, mungkin sulit untuk menentukan apakah Moms melewatkan waktu menstruasi atau tidak.

Banyak perempuan yang memiliki siklus menstruasi 28 hari. Pertimbangkan untuk mengikuti tes jika sudah lebih dari sebulan sejak haid terakhir Moms. Menstruasi terkadang bisa tertunda atau terlewati karena stres, diet, olahraga, atau kondisi medis tertentu.

Perhatikan juga aliran jika mencurigai kehamilan. Sering terjadi pendarahan ringan atau bercak pada minggu-minggu awal saat telur terkubur lebih dalam ke lapisan rahim selama implantasi. Catat perbedaan warna, tekstur, atau jumlah darah. Selanjutnya, hubungi dokter jika mengalami pendarahan dan tes kehamilan positif.

2. Merasakan Kram

Implantasi juga bisa menghasilkan perasaan yang mirip dengan kram saat menstruasi. Pada awal kehamilan, Moms mungkin akan merasakan ketidaknyamanan ini dan mengira menstruasi sudah dekat padahal tidak.

Sedang merasakannya akrab? Segera lakukan tes. Tingkat hormon biasanya akan bervariasi menurut kondisi perempuan dan kehamilan tersebut.

3. Payudara Sakit

Saat hamil, Moms akan menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesterone. Hormon-hormon ini mulai membuat perubahan dalam tubuh untuk mendukung pertumbuhan bayi. Saat ini payudara mungkin terasa lebih lembut dan tampak lebih besar karena aliran darah yang meningkat.

Bagian puting juga mungkin akan terasa sakit dan pembuluh darahnya mungkin terlihat lebih gelap di bawah kulit. Karena banyak perempuan juga mengalami ketidaknyamanan pada payudara di hari-hari menjelang menstruasi, gejala ini tidak selalu menjadi indikasi kehamilan.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Kelainan Psikis Saat Hamil, Moms Harus Tahu!

4. Merasakan Perbedaan

Seiring dengan kram dan nyeri payudara, gejala kehamilan dini dapat menyebabkan mual, nafsu makan yang menurun, morning sick, kelelahan dan sering buang air kecil.

Terlepas dari namanya, morning sick bisa menyerang ibu hamil kapan saja sepanjang hari, meski kebanyakan mengalaminya pada waktu pagi. Moms mungkin merasa sulit untuk makan dan mungkin juga sangat tidak menyukai bau tertentu.

"Jika Anda merasa sangat mual, beri tahu dokter Anda, karena kami memiliki obat yang aman untuk mengobatinya," kata Mary.

Menurutnya, gejala lain akan sering muncul sekitar tiga hingga empat minggu setelah pembuahan. Ini termasuk indra penciuman yang tinggi, nyeri payudara, keputihan, pusing dan kelelahan.

Seiring berjalannya waktu, gejala-gejala ini mungkin menjadi lebih kuat sebelum kadar HCG keluar di akhir trimester pertama. Moms biasanya mulai mengenal perubahan pada tubuh. Gejala fisik yang tidak biasa akan dapat mendorong untuk melakukan tes kehamilan dengan segera.

5. Kontrasepsi yang Gagal

Pil KB, kondom, dan jenis alat kontrasepsi lainnya tidak memberikan perlindungan 100 persen dari kehamilan. Dengan kata lain, selalu ada sedikit kemungkinan untuk hamil, tidak peduli seberapa berhati-hatinya Moms.

Human error atau cacat juga dapat menyebabkan kehamilan yang tidak direncanakan. Bisa saja lupa mengonsumsi Pil KB bisa membuat Moms hamil. Menurut Planned Parenthood, 9 dari setiap 100 perempuan pengguna pil akan hamil jika tidak meminumnya sesuai petunjuk.

Kondom juga dapat rusak, robek atau digunakan secara tidak benar. Planned Parenthood mencatat, hampir 18 dari setiap 100 perempuan yang mengandalkan kondom untuk kontrasepsi malah menyebabkan kehamilan setiap tahun.

Jika Moms khawatir tentang kegagalan kontrasepsi, tanyakan kepada dokter tentang metode kontrasepsi alternatif, seperti Intrauterine Device (IUD). Planned Parenthood mengatakan, kurang dari satu dari setiap 100 perempuan pengguna IUD hamil setiap tahun.

Waspadai Pendarahan Implantasi

Kehamilan Bisa Dicek Setelah Berapa Hari Berhubungan -4

Foto: Orami Photo Stock

Kecia Gaither, MD, Direktur Layanan Perinatal di NYC Health + Hospitals/Lincoln mengatakan, pengetesan dan pembatasan aktivitas dini saat merencakan kehamilan adalah yang terbaik.

"Saya selalu mendorong orang yang mencoba hamil untuk melakukan segalanya; menghindari merokok, minum, penggunaan narkoba, dan mengonsumsi vitamin prenatal dengan asam folat, tetapi tidak ada yang memperkuat perilaku baik seperti tes yang positif. Jadi, tes lebih awal bisa sangat membantu," kata dia.

Ada juga kondisi yang bisa membahayakan yang terjadi bahkan sebelum Moms mengetahui telah hamil atau tidak. Kondisi tersebut disebut pendarahan implantasi.

"Saat sel telur yang telah dibuahi tertanam di dalam lapisan rahim, perempuan mungkin melihat sejumlah kecil darah yang dilepaskan yang dapat berlangsung dari beberapa jam hingga dua hari," kata Kecia.

Bagaimana Moms tahu pendarahan implantasi bukan hanya merupakan darah menstruasi? Dengan asumsi siklus haid yang teratur, pendarahan implantasi biasanya dapat dilihat sekitar 7 hingga 10 hari sebelum siklus menstruasi yang diharapkan.

Kecia menambahkan bahwa Moms mungkin juga mengalami gejala seperti nyeri payudara, mual, muntah, dan peningkatan kepekaan terhadap penciuman. Oleh karena itu, selalu laporkan setiap adanya bercak atau perdarahan selama kehamilan ke dokter.

"Sayangnya tidak ada tes pasti untuk pendarahan implantasi, ini semacam diagnosis pengecualian," kata Mary.

Untuk pasien yang mengalami pendarahan di awal kehamilan, biasanya Mary akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hCG.

"Pada hari-hari dan minggu-minggu awal itu, tingkat hormon akan meningkat secara substansial jika semuanya sehat, jika tidak, itu mungkin mengindikasikan kehamilan yang tidak berkembang dengan baik," jelas dia.

Segera beli test pack agar jika terjadi perubahan, Moms tidak perlu bertanya lagi tentang tanda kehamilan bisa dicek setelah berapa hari berhubungan.

Artikel Terkait