Kesehatan Umum

11 Juni 2021

Mengetahui Fungsi Kelenjar Timus dan Cara Menjaga Kesehatannya

Masih banyak yang belum mengetahui apa itu kelenjar timus, padahal banyak fungsinya untuk tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Intan Aprilia

Kelenjar timus adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan kita.

Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul Normal Structure, Function and Histology of the Thymus, kelenjar timus adalah organ limfoid primer yang jadi tempat awal berkembangnya fungsi imunologi.

Organ ini adalah jenis kelenjar yang berada di tengah rongga dada. Tepatnya di belakang tulang dada dan berada di antara paru-paru. Bentuk kelenjar timus sendiri mirip dengan tabung kecil dan terdiri atas dua bagian dengan ukuran yang sama.

Nah, kelenjar timus sendiri memiliki ukuran yang akan berubah seiring bertambahnya usia seseorang.

Kelenjar timus sendiri adalah nama organ yang jarang sekali terdengar. Yuk ketahui apa itu kelenjar timus lebih dalam di sini!

Baca Juga: Mengenal Jenis-jenis Yoghurt Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan Tubuh

Kelenjar Timus

kelenjar timus

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan tadi, kelenjar timus adalah sebuah organ kecil yang terletak di belakang tulang dada yang memiliki peran melindungi tubuh dari penyakit.

Kelenjar timus memiliki peran ganda untuk sistem limfatik dan juga sistem endokrin. Nah, ketika kelenjar timus menjalankan perannya sebagai sistem limfatik, kelenjar ini ikut berperan dalam fungsi imunitas tubuh.

Nah, ketika menjalankan perannya sebagai sistem endokrin, kelenjar timus akan turut menghasilkan hormon yang memiliki fungsi menopang sistem imun.

Namun sayang, kelenjar timus sendiri tidak bisa bekerja hingga akhir hidup manusia. Kelenjar ini akan terus menyusut secara perlahan ketika manusia masuk ke masa puber dan kemudian tergantikan oleh lemak.

Saat anak-anak dan remaja, kelenjar timus akan lebih aktif dan ukutannnya akan lebih besar. Nah semakin seseorang bertumbuh besar, kelenjar ini akan mengecil.

Lemak sendiri akan menggantikan kelenjar ini ketika seseorang memasuki masa lansia.

Hal yang unik dari kelenjar timus adalah seperti yang sudah dijelaskan, organ ini memiliki lokasi di belakang tulang dada dan di depan jantung atau tepatnya di antara paru-paru.

Namun, dalam beberapa kasus, kelenjar ini bisa hadir di area lain seperti leher, kelenjar tiroid dan bahkan permukaan paru-paru.

Baca Juga: Tidak Hanya Minum Air Putih, Ini 6 Tips Menjaga Kesehatan Ginjal

Fungsi Kelenjar Timus

kelenjar timus

Foto: Orami Photo Stock

Nah seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sistem limpatik sendiri memiliki peran atau fungsi ganda yakni untuk sistem limfatik dan juga sistem endokrin.

Mari ketahui lebih dalam mengenai fungsi kelenjar timus pada tubuh dengan secara lebih mendalam.

1. Fungsi Limpatik

Membicarakan fungsi limpatik, kelenjar timus adalah bagian dari sistem imun. Kelenjar timus pun bisa disebut sebagai "pusat pelatihan" untuk limfosit atau yang biasa dikenal dengan sel T.

Beberapa sel T, yakni progenitor, akan berpindah dari sumsum tulang belakang menuju kelenjar timus. Nah, kelenjar ini akai akan melalui proses pematangan dan menjelma menjadi beberapa sel T yang spesifik.

Sel T yang spesifik sendiri ada 3, yakni:

  • Sel T Pembantu, berguna untuk merangsang produksi antobodi yang dihasilan sel B dan membantu untuk aktivasi sel T lain yang memiliki fungsi menyerang patogen penyebab penyakit
  • Sel T Pembunuh atau Sitotostik, memiliki peran untuk membunuh sel yang sudah terinfeksi
  • Sel T Regulator, berperan untuk menekan aktivitas sel B serta sel T agar tidak terlalu banyak atau berlebihan

Baca Juga: Mengenal Hiperbilirubinemia pada Bayi, Penyebab Penyakit Kuning pada Bayi

2. Fungsi Endokrin

Kelenjar timus pun memiliki peran dalam sistem endokrin. Ketika bekerja sebagai bagian dari sistem endokrin, kelenjar ini bertugas untuk menghasilkan hormon.

Nah, hormon yang bisa diproduksi oleh kelenjar ini ada 4, yakni:

  • Timopoietin dan Timulun. 2 hormon ini memiliki fungsi dalam proses perubahan sel T menjadi sel-sel yang spesifik
  • Timosin. Sel ini memiliki peran untuk menguatkan respon imun serta bisa merangsang hormon dari kelenjar hipofisis seperti hormon pertumbuhan
  • Timik. Hormon ini memiliki peran yang mirip dengan hormon timosin. Timik juga hormon yang terlibat dalam peningkatkan respon imun terhadap virus yang menyerang tubuh.

Ekstrak Timus untuk Tingkatkan Kesehatan

kelenjar timus

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah dijelaskan, kelenjar timus sendiri di akan menyusut seiring dengan bertambahnya usia. Namun kini ekstrak timus bisa dikonsumsi.

Ekstrak timus yang dikonsumsi oleh manusia sendiri dibuat dari kelenjar timus sapi, biasanya anak sapi. Porduk ini juga bisa diproduksi secara sintetis.

Karena kelenjar timus sendiri adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh pada manusia dan hewan, beberapa orang pun mengira ekstrak timus memiliki manfaat pengobatan.

Sebagian orang percaya bahwa mengonsumsi ekstrak timus bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan berbagai macam penyakit.

Dalam sebuah studi yang berjudul A Novel Pentapeptide Originated From Calf Thymus Named TIPP menunjukkan bahwa ekstak timus bisa membantu untuk mencegah reaksi alergi.

Bukan hanya bisa mencegah reaksi alergi, ekstrak timus pun bisa digunakan untuk mengobati penyakit autoimun.

Dilansir dari Healthline, ekstrak timus sendiri terkadang dipasarkan sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit autoimun seperti rehimatoid arthritis, lupus, diabetes tipe 1, sklerosis ganda, penyakit grave, dan penyakit celiac.

Penyakit autoimun sendiri adalah ketika sel dalam tubuh secara keliru menyerang sel dan jaringan sehat.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan di The New York Academy of Sciences mengeksplorasi kemungkinan bahwa ekstrak timus bisa membantu membalikkan ketidakseimbangan timosin yang bisa menyebabkan penyakit autoimun tersebut.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian yang lebih lanjut mengenai kemungkinan atau kemampuan ekstrak timus bisa membantu mencegahh perkembangan penyakit imun apapun.

Baca Juga: 6 Sayuran yang Bisa Mencegah Penyakit Autoimun, Bisa Jadi Pilihan!

Jaga Kesehatan Kelenjar Timus

kelenjar timus

Foto: Orami Photo Stock

Meski kelenjar timur akan perlahan menghilang dan berubah menjadi lemak, ternyata kita bisa menjaga kesehatan kelenjar timus dari sekarang lho, Moms!

Dengan menerapkan pola hidup sehat, kita bisa menjaga kesehatan organ tubuh ternasuk kelenjar timus.

Nah, agar daya tahan tubuh bisa dijaga dengan optimal agar kelenjar timus tetep sehat, kita bisa melakukan berbagai macam cara di antaranya:

  • Olahraga rutin
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang
  • Menjaga berat badan ideal
  • Tidak merokok
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol
  • Banyak minum air putih
  • Tidur dengan cukup
  • Mengurangi atau hindari hal yang bisa picu stres

Nah, usai menjalankan kebiasaan sehat, Moms juga jangan lupa untuk memeriksakan kesehatan ke dokter secara berkala.

Seperti yang sudah diketahui, ketika usia bertambah, risiko untuk mengalami masalah pada kelenjar timus akan semakin tinggi.

Dalam pemeriksaan, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti tes darah untuk mencari tahu apakah kelanjar timus memproduksi darah putih dalam jumlah yang seharusnya atau tidak.

Baca Juga: 3 Cara Mengeluarkan ASI tanpa Harus Hamil, Salah Satunya dengan Terapi Hormon!

Hal tersebut dikarenakan masalah yang bisa muncuk karena ukuran kelenjar yang tidak mengecil seiring bertambahnya usia bisa timbul. Kelaninan fungsi kelenjar timus sendiri bisa hadir karena kadar sel darah putih yang tidak normal.

Nah, itu dia Moms berbagai informasi mengenai kelenjar timus. Yuk jaga kesehatannya dengan baik mulai hari ini!

  • https://journals.sagepub.com/doi/10.1080/01926230600865549
  • https://nyaspubs.onlinelibrary.wiley.com/doi/epdf/10.1111/j.1749-6632.1976.tb47700.x
  • https://www.healthline.com/health/9-things-to-know-thymus-extract#autoimmune-diseases
  • https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1567576914004871
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait