Trimester 1

TRIMESTER 1
20 Oktober 2020

Khawatir Nutrisi Ibu Hamil Kurang Karena Sering Mual Muntah? Ini Kata Dokter Kandungan!

Mual dan muntah merupakan keluhan yang umum
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Menjalani kehamilan yang sehat tentunya menjadi impian bagi para Moms, ya. Karena itu, pemenuhan nutrisi ibu hamil juga patut Moms perhatikan untuk tumbuh kembang janin yang optimal.

Tetapi, dengan ragam masalah kehamilan yang umum terjadi, seperti mual dan muntah, berat badan janin rendah, masa kehamilan ini membutuhkan perhatian khusus dari Moms dan juga dokter kandungan.

Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi permasalahan seputar nutrisi ibu hamil? Simak jawabannya berikut ini, Moms!

Mengatasi Permasalahan Tentang Nutrisi Ibu Hamil

seputar nutrisi ibu hamil

Foto: Orami Photo Stock

Dalam "Expert Room" kali ini, dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi OMNI Hospitals Alam Sutera, menjawab beberapa permasalahan seputar nutrisi ibu hamil.

Moms dapat menyimak pertanyaan dan jawaban lebih lanjut dari dr. Handojo berikut ini.

Baca Juga: Masalah Umum Ibu Menyusui yang Sering Terjadi (Part 1)

1. Mengatasi Mual dan Muntah Hingga Tak Bisa Menerima Makanan

Menurut dr. Handojo, jika Moms mengalami kondisi ini, sebaiknya segera ke dokter keluarga atau dokter kandungan agar segera mendapat penanganan yang tepat.

Selain itu, dengan berkonsultasi ke dokter akan dicari apa yang menjadi penyebab muntah dan memberikan terapi yang sesuai.

Tindakan awal, dokter akan memberikan terapi cairan (rehidrasi) dan melakukan tes darah dan urin untuk mengetahui penyebab dan derajat dehidrasi (kekurangan cairan). Selanjutnya, dokter akan memberikan obat anti muntah dan terapi sesuai penyebab.

Jika penyebab muntah adalah infeksi saluran kencing, maka dokter akan memberikan obat antibiotika untuk mengobati infeksi tersebut, yang secara tidak langsung mengobati muntah.

Terjadinya mual dan muntah berlebihan ini, dampak yang akan dialami dapat menyebabkan dehidrasi akut pada ibu hamil.

"Dehidrasi harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi pada ibu dan janin. Janin akan kekurangan cairan, elektrolit dan nutrisi yang selama ini didapat dari ibu. Hal ini dapat membahayakan kesehatan janin," jelas dr. Handojo.

Baca Juga: Masalah Umum Ibu Menyusui yang Sering Terjadi (Part 2)

2. Nutrisi Ibu Hamil Hanya dengan Konsumsi Buah

Beberapa ibu hamil mungkin akan mengalami mual dan muntah ketika dihadapkan dengan makanan tertentu, salah satunya sayuran. Padahal konsumsi sayur juga penting sebagai nutrisi ibu hamil dan bagi janin.

Lalu, jika ibu hamil kerap mengalami muntah setiap makan atau melihat sayur, apakah nutrisinya bisa digantikan hanya dengan konsumsi buah-buahan saja?

Menurut dr. Handojo, konsumsi sayur merupakan hal yang juga penting, karena sayuran mengandung serat, mineral dan vitamin yang dibutuhkan selain konsumsi buah selama kehamilan.

Untuk mengatasi sulitnya memakan sayuran selama kehamilan, Moms bisa mengonsumsi sayuran dengan bentuk yang lebih variatif.

"Sayur boleh dikonsumsi bervariasi dalam bentuk sayuran mentah, sayuran dalam kaleng, sayuran beku, sayuran kering, bahkan dalam bentuk jus sayur," terang dr. Handojo.

Selain itu, jika diperlukan bisa dengan memberikan obat muntah untuk mengatasi mual/muntah tersebut.

Baca Juga: Seputar Permasalahan Berat Badan Bayi, Simak Moms!

3. Cara Mengatasi Berat Badan Janin yang Berlebih

Di masa kehamilan, Moms mungkin akan mengalami kondisi di mana berat badan janin yang berlebih. Lalu, seperti apa cara mengatasi berat badan janin yang berlebih?

Menurut dr. Handojo, dokter akan mencari penyebab berat badan janin yang berlebih.

"Langkah pertama adalah memastikan usia kehamilan. Perhitungan usia kehamilan yang kurang tepat dapat memberikan kesan berat badan janin berlebih," kata dr. Handojo.

Namun, penyebab tersering berat badan janin berlebih adalah kencing manis (diabetes mellitus) dalam kehamilan.

Karena itu, dokter akan menghitung jumlah kalori ideal dalam makanan sehari-hari, untuk menjaga normalnya kadar gula darah ibu. Selain itu, kadar gula darah ibu yang tinggi juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan janin yang berlebih.

Jika pengaturan makanan tidak berhasil mengatasi kenaikan gula darah ibu, dokter akan memberikan obat seperti insulin.

Itu dia Moms, jawaban dari pertanyaan yang diajukan Moms Orami tentang nutrisi ibu hamil oleh dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi OMNI Hospitals Alam Sutera.


Artikel ini merupakan kerjasama dengan OMNI Hospitals.

dr. Handojo Tjandra, MD.,MMed O&G (M'Sia).,Sp.OG, adalah Dokter Spesialis Kebidanan & Penyakit Kandungan/Obstetri & Ginekologi yang berpraktek di OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Jadwal Praktek:

  • Senin, Kamis & Sabtu: 08.00 - 14.00 WIB & 17.00 - 19.00 WIB
  • Selasa, Rabu & Jumat: 08.00 - 14.00 WIB

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait