Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Jul 22, 2018

Kena Leukemia, Ini Rangkaian Pengobatan Panjang yang Harus Dijalani Anak

Bagikan



Anak semata wayang penyanyi Denada, Shakila Aurum, didiagnosis menderita leukemia. Di usianya yang baru menginjak 5 tahun, Shakila harus menjalani serangkaian pengobatan untuk menyembuhkan penyakitnya itu.

Dikutip dari Kidshealth.org, pengobatan leukemia harus dilakukan oleh tim dokter spesialis dan tenaga medis lainnya. Hal itu perlu dilakukan untuk memperbesar kemungkinan pasien bisa sembuh dari leukemia.

Baca Juga : Anak Denada Mengidap Leukemia, Waspadai 5 Gejalanya Pada Anak

Kemoterapi jadi Pengobatan Utama

Untuk pengobatan leukemia pada anak, kemoterapi jadi treatment utama yang harus dijalani. Untuk dosisnya disesuaikan dengan kondisi leukemia yang diderita anak. Kemoterapi bisa diberikan lewat mulut, langsung ke pembuluh darah, atau melalui cairan tulang belakang.

Kemoterapi bukan tanpa efek samping. Anak-anak yang menjalani treatment ini akan mengalami efek samping yang beragam.

Mulai dari rambut rontok, mual dan muntah, meningkatnya risiko infeksi dan pendarahan, serta masalah kesehatan lain di masa yang akan datang. Karena efeknya itu juga, tim dokter hanya akan memberikan treatment sesuai dengan kebutuhan.

Pengobatan lain yang umum dilakukan adalah terapi radiasi. Terapi dengan sinar bertenaga tinggi konon bisa membunuh sel kanker.

Selain itu, ada juga pengobatan dengan obat khusus yang dapat mengidentifikasi dan menyerang sel kanker tanpa menyakiti sel normal, terapi imun, operasi, serta transplantasi sel induk.

Anak Penderita Leukemia Bisa Sembuh

Dengan pengobatan dan perawatan yang baik, anak-anak dan remaja yang terdiagnosis leukemia mengalami perkembangan dari sisi medis.

Sel kanker pada kebanyakan anak penderita leukemia yang dirawat dan diobati dengan baik mengalami penurunan signifikan, hingga mencapai 90 persen. Dengan angka itu, tidak ada lagi sel kanker yang tertinggal dalam tubuh.

Kebanyakan anak penderita leukemia bisa disembuhkan dari penyakit tersebut. Itu artinya, tubuh mereka telah terbebas dari sel kanker.

Dikutip dari Healthline.com, lama perawatan dan pengobatan pasien leukemia bergantung pada kondisi pasien saat didiagnosis dan mulai pengobatan.

Semakin cepat leukemia terdiagnosis, semakin cepat juga proses pengobatannya. Peluang untuk sembuhnya pun jadi semakin besar.

Faktor usia, riwayat kelainan darah, serta mutasi kromosom bisa mempengaruhi proses dan lama pengobatan.

Itulah perawatan dan pengobatan yang harus dijalani anak yang terdiagnosis leukemia.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.