Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Masalah Fertilitas | Jun 22, 2018

Kenali 11 Faktor Penyebab Sulit Hamil pada Wanita

Bagikan


Kenali 11 Faktor Penyebab Sulit Hamil pada Wanita

Sudah beberapa tahun menikah tapi masih belum hamil tentu membuat perasaan menjadi gamang dan sedih. Mom tidak sendiri. Memang untuk beberapa pasangan, hamil menjadi sedikit sulit. Ada banyak hal yang dapat membuat istri atau suami tidak subur, baik itu gaya hidup atau kondisi kesehatan.

Sebelum periksa ke dokter, yuk pelajari dulu hal-hal yang membuat  sulit hamil. Siapa satu salah satunya adalah gaya hidup. Berikut 11 faktor penyebab sulit hamil pada wanita.

1. Obesitas

Kelebihan berat badan dapat memengaruhi produksi hormon, sehingga membuat wanita sulit hamil, jelas William Schlaff, MD, dokter kandungan di Jefferson Medical College, Amerika Serikat. “Semakin berat badan bertambah, makin bertambah pula risiko seorang wanita mengalami penurunan fungsi ovarium,” ujarnya.

Sebuah studi juga mengungkap bahwa wanita yang obesitas lebih berisiko terkena polycystic ovary syndrome (PCOS), salah satu penyebab ketidaksuburan yang paling sering dialami banyak wanita.

Baca Juga : Mengenal Penyebab dan Cara mengatasi PCOS, Masalah Hormon yang Membuat Sulit Hamil

2. Terlalu Kurus

Jangan dikira wanita yang terlalu kurus akan lebih mudah hamil lh, Moms. Wanita yang kekurangan berat badan atau memiliki BMI (body mass index) yang rendah , cenderung tidak memproduksi leptin yang cukup. Padahal leptin adalah hormon yang penting dalam proses kehamilan. Kekurangan leptin akan membuat haid ridak lancar.

3. Usia

Moms, tentu sudah mengetahui tentang menopause, kan? Masa dimana wanita sudah tidak lagi berovulasi, sehingga wanita tidak lagi mengalami menstruasi.

Sekitar 10 tahun sebelum masa tersebut, seorang wanita dapat mengalami masalah kesuburan, seperti jumlah telur yang mulai berkurang atau ovulasi yang makin jarang terjadi.

Tidak ada batas usia yang jelas tentang kapan kesuburan wanita mulai menurun, tapi para dokter mengatakan perkiraannya adalah sekitar 35 tahun ke atas. Tapi hal ini bervariasi pada tiap wanita. Ada yang mengalami masalah kesuburan sebelum 35 tahun, tapi ada pula yang masih subur di usia 40 tahun.

Baca Juga : 10 Kesalahan Yang Umum Terjadi Saat Program Hamil

4. Masalah pada Tiroid

Tiroid adalah kelenjar yang mengatur metabolisme. Ternyata hal ini memengaruhi kemampuan untuk bisa hamil. Kelainan pada tiroid akan memicu hal serupa pada hormon, yang bepengaruh pada kemampuan berovulasi.  Untungnya hal ini bisa disembuhkan dengan obat yang tepat.

5. Merokok

Merokok saat hamil dapat melukai janin. Nah, jika merokok dilakukan saat tidak hamil, rokok dapat menghambat terjadinya kehamilan.

Menurut American Society for Reproductive Medicine, 13 persen kasus sulit hamil disebabkan oleh rokok. Sebuah studu lain juga mengungkapkan bahwa ibu yang merokok memengaruhi kesuburan anak laki-lakinya. 

Hal tersebut bisa terjadi karena rokok mengganggu hormon dan merusak DNA, baik pada pria maupun wanita. Kasus tidak subur tidak hanya terjadi pada perokok berat lo, Moms. Perokok yang sedang, bahkan orang yang hanya menghisap asap rokok (perokok pasif), dapat mengalami hal ini.

Baca Juga : 9 Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Ke Dokter Kandungan Saat Program Hamil

6. Alkohol

Wanita yang minum lebih dari 1 gelas per hari berisiko mengalami kelainan ovulasi. Sebuah studi yang melibatkan 7.000 wanita berusia lebih dari 18 tahun, menunjukkan bahwa wanita yang paling banyak minum alkohol, adalah wanita yang paling berisiko mengalami masalah kesuburan.

7. Olahraga Terlalu Keras

Hal ini mungkin terdengar wajar jika dialami oleh atlet ya, Moms. Tapi tidak selamanya seperti itu. Sebuah penelitianmengungkap bahwa wanita yang berolahraga kebih dari 5 jam sehari mengalami kesulitan untuk hamil.

Tandanya yang paling jelas adalah menstruasi. Jika Moms berolahraga terlalu keras dan siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Berarti itu tanda-tanda harus mengurangi rutinitas tersebut.

Baca Juga : Dokter Kandungan yang Aktif di Sosial Media untuk Konsultasi Gratis Sekaligus Berbagi Ilmu

8. Kafein

Penelitian di tahun 2011 menunjukkan bahwa kafein dapat mengganggu kontraksi otot yang membawa telur dari ovarium menuju ke tuba falopi. Penelitian lain menunjukkan bahwa jumlah yang mulai mengganggu adalah sekitar 5 gelas per hari. Jika Moms sulit hamil, tidak ada salahnya mengurangi jumlah asupan kafein.

9. Kondisi Medis

Kondisi medis seperti PCOS atau endometriosis dapat memengaruhi proses kehamilan. Untungnya pada banyak kasus, seorang wanita tetap bisa hamil setelah mendapatkan tindakan yang tepat dari dokter.

10. Penyakit Menular Seksual

Penyakit seperti gonorrhea dan chlamydia dapat mengakibatkan masalah kesuburan, bahkan bertahun-tahun setelah infeksi tersebut sembuh.

Banyak wanita yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit seperti ini karena beberapa penyakit tidak memiliki gejala khusus. Mereka baru menyadari tentang infeksi ini ketika sulit hamil dan diperiksa oleh dokter.

Baca Juga : Apa Bedanya Usia Kehamilan dan Usia Janin?

11. Stres

Penyebabnya bukan hanya stres ya, Moms. Tapi stres dapat menjadi salah satu pemicu karena memengaruhi hormon dan proses ovulasi.

Nah, semoga dengan mengetahui 11 faktor tadi Moms bisa menghindarinya dan segera dianugerahi momongan, ya.

(HIL)

Sumber: womenshealthmag.com, health.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.