Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | May 18, 2018

Kenali 5 Penyebab Vagina Gatal dan Iritasi, Bisa Jadi Karena Stres Juga Lho!

Bagikan


Tanya : 

Kenapa ya saya sering merasakan gatal pada vagina kemudian lama-lama menjadi perih, tapi itu terjadi di sekitar klitoris dan saluran kencing. Kalau buang air kecil terasa perih sekali. Saya suka oleskan saleb kenazole.

Pertanyaan saya apakah itu bahaya dan apa penyebabnya dan mengatasinya supaya tidak berulang. Terima kasih sebelumnya.

Jawab : 

Gatal pada vagina dapat terjadi karena satu atau kombinasi beberapa penyebab diantaranya:

1.Penggunaan bahan kimia:gatal dapat disebabkan iritasi vagina akibat bahan-bahan kimia yang terdapat dalam kondom, krim, sabun, tisu, atau pembalut yang digunakan.

2.Infeksi jamur/kandidiasis vagina:jamur yang tumbuh berlebihan pada vagina dan vulva. Infeksi ini lebih berisiko terjadi saat wanita sedang hamil, menggunakan antibiotik, aktif berhubungan seksual, dan ketika sistem kekebalan tubuhnya sedang melemah. Selain gatal, jamur akan menyebabkan vagina mengeluarkan cairan putih dan kental.

3.Vaginosis bakteri:keberadaan bakteri-bakteri sehat pada vagina adalah hal yang normal. Namun bakteri jahat dapat menyebabkan infeksi dan rasa gatal. Selain gatal, umumnya vaginosis bakteri diiringi gejala seperti rasa perih, serta keluarnya cairan dan bau tidak sedap dari vagina.

4.Penyakit menular seksual(PMS):herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore.

5.Stres:meski jarang terjadi, namun kondisi emosional yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem kekebalan menurun sehingga membuat tubuh lebih berisiko mengalami gatal dan iritasi.

Iritasi pada vagina umumnya dapat membaik dengan sendirinya. Jika tidak, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Segera ke dokter terutama jika gatal pada vagina disertai gejala-gejala berikut:

a. Keluarnya cairan tidak normal dari vagina.

b. Bisul atau luka seperti sariawan pada vulva.

c. Sulit buang air kecil atau terasa perih saat buang air.

d. Gejala-gejala tidak normal lain yang tetap ada hingga lebih dari 1 minggu.

e. Gatal disertai pendarahan dan pembengkakan

Dijawab oleh : dr. Fadma Yuliani

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.