Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sekolah Anak | Apr 9, 2018

Kenali 6 Manfaat Berbagai Area Permainan Anak di Sekolah

Bagikan


Apakah si kecil suka bermain di area permainan anak atau playground?

Area permainan anak di sekolah atau di taman biasanya menyediakan berbagai sarana menyenangkan seperti ayunan, perosotan, panjatan, jungkat-jungkit, atau kotak pasir. 

Tahukah Moms, ternyata area bermain yang menyenangkan ini rupanya juga sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik dan mental anak! Ya, si kecil jadi punya alasan untuk berlama-lama main di area bermain kesukaannya.

Ini dia enam manfaat utama area permainan anak :

1. Membangun kekuatan otot dan tulang

Dalam masa pertumbuhannya, anak perlu membangun kekuatan otot dan tulang. Untuk itu, anak harus cukup bergerak.

Dengan bermain di area permainan anak, si kecil pun jadi lebih aktif dan bisa membangun kekuatan otot dan tulangnya.

Misalnya saat bermain ayunan. Kekuatan tulang belakangnya pun dibangun karena ia harus mempertahankan postur yang baik, yaitu duduk tegak. Begitu juga dengan permainan jungkat-jungkit yang akan melatih kekuatan otot-otot pada kaki si kecil.

2. Meningkatkan kemampuan motorik

Berbagai permainan anak seperti gelantungan atau panjatan akan membantu anak melatih kemampuan motoriknya.

Pasalnya, si kecil akan belajar mencengkeram pegangan dengan erat dan mantap. Ia juga harus bisa memindahkan tangannya dengan kecepatan tertentu supaya tidak jatuh.

3. Melatih koordinasi anak

Selain kemampuan motorik, anak juga akan belajar untuk melatih koordinasi tubuh dan pikirannya.

Misalnya saat ia main ayunan. Ketika anak ingin turun dari ayunan, ia harus memelankan dulu laju ayunan dengan menyesuaikan pijakan kaki di tanah dengan gerakan tubuhnya.

Contoh lain adalah saat ia memanjat perosotan dan meluncur ke bawah. Dari posisi berdiri setelah memanjat tangga, ia harus bisa duduk di ujung atas perosotan tanpa terpeleset sampai ke bawah.

Supaya bisa meluncur turun dengan aman, anak belajar untuk mengoordinasikan kaki, lengan, dan tubuhnya dalam mencari posisi duduk yang paling aman.

4. Melatih keseimbangan

Permainan anak seperti gelantungan, panjatan, atau ayunan melatih kemampuannya menjaga keseimbangan.

Saat meluncur turun dari perosotan pun ia harus tetap seimbang kalau tak mau jatuh ke samping karena duduknya terlalu miring. Ia pun jadi terbiasa dengan posisi tubuh stabil dan tegap.

5. Mengasah kemampuan sosial

Tak hanya kemampuan fisik saja, anak bisa mendapatkan manfaat sosial dari area bermain di sekolah atau taman.

Di area bermain, anak belajar untuk berbagi, mengantri, dan bersolidaritas dengan anak-anak yang juga main bersamanya. Tak jarang anak akan menjalin persahabatan lewat 

6. Menanamkan kepercayaan diri

Berhasil bergelayut dari satu ujung ke ujung lainnya di permainan gelantungan akan membuat anak merasa lebih percaya diri. Begitu juga dengan kesuksesan anak membangun istana pasir dengan ember dan sekop kesayangannya.

Dengan bermain di area permainan akan menumbuhkan keberanian anak untuk mencoba hal-hal baru sekaligus menanamkan kebanggaan diri karena berhasil menaklukkan berbagai tantangan.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajak anak bermain di area permainan yang seru, yuk! Biarkan anak bermain selama paling tidak setengah jam per hari, ya.

 

(IA)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.