Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Perilaku Bayi | Feb 24, 2019

Kenali 8 Refleks Pada Bayi Baru Lahir

Bagikan


refleks pada bayi

Sebagian besar aktivitas bayi di minggu-minggu pertama kehidupannya adalah refleksif.

Reflek sendiri merupakan gerakan yang dilakukan tanpa sadar. Sehingga beberapa gerakan bayi bersifat spontan, terjadi sebagai bagian dari aktivitas bayi yang biasa.

Sementara sisanya merupakan tanggapan terhadap tindakan tertentu.

Refleks pada bayi baru lahir ini membantu mengidentifikasi aktivitas otak dan saraf normal meskipun beberapa refleks hanya terjadi selama periode perkembangan tertentu.

Refleks apa sih Moms yang ada pada bayi baru lahir? Stanford Children’s Health mengidentifikasikan 8 jenisnya.

Refleks Mencari (Root Reflex)

refleks pada bayi

Foto: babycenter.com

Refleks ini dimulai saat sudut bayi dibelai atau disentuh. Bayi akan memutar kepalanya dan membuka mulutnya mengikuti dan mencari belaian atau sentuhan tersebut berasal.

Ini membantu bayi menemukan payudara atau botol untuk mulai menyusu.

Baca juga: 6 Perlengkapan Menyusui Wajib Punya Agar Tetap Nyaman

Refleks Mengisap (Suck Reflex)

refleks bayi

Foto: smababy.co.uk

American Academy of Pediatrics menjabarkan bahwa root reflex membantu bayi menjadi siap mengisap pada sumber yang tepat. Maka, saat atap mulut bayi disentuh, bayi akan mulai mengisap.

Refleks ini belum dimulai sampai sekitar minggu ke-32 kehamilan dan belum sepenuhnya berkembang hingga sekitar usia 36 minggu.

Oleh karena itu, bayi prematur mungkin memiliki kemampuan mengisap yang lemah atau belum berkembang karena hal ini.

Bayi juga memiliki refleks mengisap jempolnya yang terjadi karena refleks mencari dan mengisap.

Refleks Moro

refleks 3

Foto: washingtonexaminer.com

Refleks moro seringkali disebut refleks kejut karena biasanya terjadi saat bayi terkejut oleh suara atau gerakan.

Menanggapi suara itu, bayi akan menarik kepalanya ke belakang, kemudian menendangkan kakinya yang dibarengi dengan mengangkat kedua tangannya, menangis, lalu menarik tangan dan kakinya ke posisi semula.

Tangisan bayi sendiri bisa mengejutkannya dan memicu refleks moro. Refleks ini berlangsung sekitar 5 – 6 bulan.

Tonic Neck Reflex

refleks 4

Foto: sunraysia.com.au

Saat kepala bayi menoleh ke satu sisi, lengan di sisi itu akan membentang dan lengan yang berlawanan ditekuk ke siku.

Ini seringkali disebut posisi “anggar”. Refleks ini berlangsung selama 6-7 bulan.

Baca Juga: 10 Aktivitas Sederhana Untuk Bayi 0-6 Bulan

Refleks Menggenggam (Grasp Reflex)

refleks bayi

Foto: healthline.com

Mengelus permukaan telapak tangan bayi menyebabkan bayi secara refleks menutup jari-jarinya dan menggenggam.

Refleks menggenggam ini berlangsung sampai bayi berusia sekitar 5 atau 6 bulan.

Refleks Mendorong Lidah (Tongue-Thrust Reflex)

refleks bayi

Foto: rd.com

Refleks ini mencegah bayi tersedak benda asing dan akan hilang dengan sendirinya pada usia 4-6 bulan.

Inilah salah satu alasan mengapa biasanya memperkenalkan makanan padat atau mpasi direkomendasikan pada usia tersebut kecuali pada kasus gastroesophageal reflux disease (GERD) yang langka.

Dalam kasus ini, dokter mungkin merekomendasikan formula bayi yang sedikit lebih kental dan memberikan sereal beras menggunakan botol susu.

Babinski Reflex

refleks bayi

Foto: katzjcc.org

Saat telapak kaki bayi dielus dengan kuat, jempol kakinya akan tertekuk ke belakang dan bagian atas kaki serta jari-jari kaki yang lainnya terangkat.

Ini merupakan refleks normal yang berlangsung hingga bayi berusia sekitar 2 tahun.

Baca Juga: Kenali Tahapan Perkembangan Kemampuan Berbicara Bayi

Refleks Melangkah (Step Reflex)

refleks 8

Foto: thecarousel.com

Refleks ini juga disebut refleks berjalan atau menari karena bayi tampak melangkah atau menari saat ditopang dalam posisi berdiri dengan kaki yang menyentuh permukaan yang padat.

Refleks ini akan hilang seiring dengan kemampuan berjalan bayi yang berkembang.

Nah, itu dia Moms 8 refleks yang seharusnya dimiliki oleh bayi baru lahir. Jika dirasa si kecil justru tidak menunjukkan salah satunya, silahkan konsultasikan dengan dokter anak ya, Moms.

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.