Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kesehatan Bayi | Nov 22, 2018

Kenali 8 Warna Dan Tekstur BAB Bayi Untuk Mengetahui Gambaran Kesehatannya

Bagikan


Sebagai orang tua baru, Moms tentu seringkali mengganti popok bayi. Meskipun begitu, berbagai warna dan tekstur BAB Si Kecil yang akan Moms temui mungkin akan sedikit membingungkan.

Namun, apakah Moms ketahui bahwa warna dan tekstur BAB bayi sebenarnya bisa menjadi gambaran dari kesehatannya?

Yuk Moms pahami kondisi kesehan Si Kecil dengan mengenali warna dan tekstur BAB-nya, seperti yang ada di bawah ini.

Baca Juga : Apa Penyebab Gumoh Pada Bayi?

1. Hijau Gelap – Hitam

Pada beberapa hari pertama setelah dilahirkan, Moms akan menemui warna BAB bayi cenderung hitam atau hijau gelap.

Zat ini disebut meconium dan terdiri dari hal-hal yang tertelan oleh bayi saat berada di dalam rahim, seperti lender, sel kulit, dan cairan ketuban.

Tidak ada yang perlu Moms khawatirkan, meconium ini akan berlalu dalam beberapa hari.

2. Kuning Mustard

Jika Si Kecil menyusu secara eksklusif, jangan kaget jika BAB-nya terlihat seperti krim keju dengan warna kuning mustard.

Bahkan mungkin terlihat seperti diare, tetapi kecuali Si Kecil menunjukkan atau mengalami gejala lainnya (misalnya demam dan rewel), tidak perlu khawatir. 

BAB bayi yang menyusu tampak kotor tetapi sebenarnya itu mengambil warna dari makanan yang terakhir kali Moms makan.

3. Kuning Mustard Lebih Gelap

Warna ini, disertai dengan tekstur pucat, lebih umum muncul pada bayi yang meminum susu formula.

BAB Si Kecil juga lebih terbentuk dan lebih berbau dibandingkan dengan bayi yang menyusu ASI eksklusif.

Warna BAB bayi yang minum susu formula umumnya berwarna cokat kehijauan atau coklat kekuningan.

Baca Juga : Ini 5 Alasan Mengapa Bayi Sering Memuntahkan ASI

4. Coklat Kehijauan

Jangan panik, Moms. Setelah Moms memperkenalkan makanan padat, BAB Si Kecil akan memiliki warna dan tekstur baru yang berbeda dari sebelumnya.

Setelah mengonsumsi aneka tektur dan warna makanan, BAB Si Kecil memang cenderung berwarna seperti oranye, kuning, atau hijau kecoklatan, dan terkadang tampak seperti kacang atau kismis.

5. Hijau Terang dan Berbuih

Apakah BAB Si Kecil terlihat berwarna hijau terang yang disertai buih? Jika ya, kemungkinan besar ia mungkin terlalu banyak minum foremilk dan tidak mendapatkan cukup hindmilk.

Foremilk merupakan susu rendah kalori di dalam ASI, yang keluar pertama kali saat bayi menyusu, sedangkan hindmilk yang mengandung kalori lebih tinggi dan mengenyangkan.

Jadi, jika BAB Si Kecil memang berwarna hijau terang dan berbuih, itu bisa jadi berarti ia tidak cukup lama menyusu untuk setiap payudara.

6. Merah

Semburat merah pada kotoran bayi bisa jadi darah. Namun, sebelum panik lebih baik Moms mencari tahu penyebab umum kotoran berdarah.

Biasanya hal ini disebabkan karena bayi menelan darah Moms yang tercampur dengan ASI, baik karena putting lecet atau masalah lainnya.

Ini bisa dengan mudah diatasi dengan berkonsultasi dengan konsultan laktasi atau dokter anak.

Namun, jika Moms tidak yakin kotoran Si Kecil merah karena darah Moms yang ia cerna melalui ASI, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Adapun penyebab lain yang umum terjadi adalah akibat alergi (misalnya protein susu), infeksi bakteri atau perforasi di sekitar anus bayi yang terjadi karena konstipasi.

7. Putih Kapur

Warna ini tidak biasa untuk kotoran bayi dan jarang terjadi. Kotoran BAB mendapat warna dari empedu, sehingga secara harfiah empedu tidak menghasilkan kotoran berwarna putih kapur.

Umumnya kotoran dengan warna ini menjadi indikasi masalah hati atau kantong empedu. Jadi sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

8. Hitam

Sementara kotoran hitam yang mirip tar normal pada bayi baru lahir, akan memprihatinkan jika BAB Si Kecil masih berwarna hitam saat usianya lebih dari 2 hari.

Kotoran ini disebut melena, jenis kotoran hitam yang lebih padat mungkin tanda bahwa darah telah memasuki saluran pencernaan bagian atas Si Kecil.

Jadi sekarang Moms sudah tahu kan arti dari berbagai warna BAB bayi?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.