Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | Oct 24, 2018

Kenali Gejala dan Cara Mencegah Polio Pada Anak

Bagikan



Polio atau polimielitis atau yang dikenal dengan sebutan lumpuh layu merupakan penyakit yang disebabkan oleh Poliovirus.

Penyakit ini menyerang saluran pencernaan dan menyebar ke kelenjar getah bening, dan bagian tubuh lain seperti sistem saraf pusat.

Poliovirus ditularkan melalui feses yang mengontaminasi ke makanan dan cepat menyebar pada area dengan kebersihan buruk serta sering terjadi pada negara-negara tropis.

Baca Juga : 6 Alasan Orang Tua Menolak Pemberian Vaksin untuk Anaknya

Gejala Polio

Pada umumnya, tidak ada gejala yang dapat dirasakan karena penyakit ini tetapi gejala yang sering terjadi antara lain adalah:

1. Gejala gangguan pencernaan: mual, muntah, diare

2. Gejala seperti terserang flu dan batuk: demam, sakit kepala, batuk

3. Kekakuan otot leher, punggung, dan kaki yang dapat terjadi pada 1% penderita polio2

Penyakit ini paling ditakutkan karena akan menyebabkan kecacatan sehingga anak tidak mampu untuk berjalan apabila kelumpuhan tidak segera ditangani.

Penyembuhannya akan berlangsung kurang dari 12 bulan, tetapi bila kelumpuhan terjadi lebih dari waktu tersebut, umumnya akan menyebabkan kelumpuhan seumur hidup.

Akibatnya, penderita tidak dapat melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Baca Juga : Ini yang Harus Moms Ketahui Tentang Vaksin Polio

Mencegah Polio Dengan Vaksinasi

Polio tidak dapat diobati, tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi. Vaksin polio terdapat dua buah yaitu Inactivated Poliovirus Vaccine (IPV) and Oral Poliovirus Vaccine (OPV).

IPV diberikan melalui suntikan di paha atau lengan atas, sedangkan OPV diberikan melalui tetesan mulut.

Polio diberikan 4 dosis ditambah satu dosis penguat, pada waktu lahir-1 bulan, bulan ke 2, 3, dan 4 dan penguat diberikan pada usia 18 bulan.3

Moms lebih baik memilih vaksin polio suntik pada anak karena lebih aman. Lalu, kenapa harus menunda lagi?

Ayo, segera datang ke pelayanan kesehatan setempat untuk mendapatkan vaksin polio untuk anak anda sehinga anak terhindar dari penyakit polio yang sangat berbahaya.

Referensi :

1. Heymann D, Aylward B. Polimyelitis. Orphanet Encyclopedia. 2014.

2. Mehndiratta MM, Mehndiratta P, Pande R. Polimyelitis: hystorical facts, epidemiology and current challenge in eradication. The Neurohospitalist. 2014.

3. Center for Disease Control and Prevention. Polio Vaccine.[Internet]. 2018.

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.