Program Hamil

25 Januari 2018

Kenali Penyebab, Gejala dan Penanganan Flu pada Ibu Hamil

Ibu hamil sebaiknya tak mengkonsumsi obat-obatan dibawah usia kandungan 12 minggu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Carla Octama
Disunting oleh Carla Octama


Terserang virus apapun termasuk flu tentu menjadi saat yang paling membuat tak nyaman, terlebih saat sedang hamil, rasanya sakit apapun akan menjadi situasi yang serba salah bagi Moms.

Pasalnya, saat sedang hamil semua hal yang Moms konsumsi akan mempengaruhi tumbuh kembang janin. Selain mengganggu, ternyata flu juga dapat menjadi penyakit yang lebih serius seperti bronchitis dan pneumonia.

Penyebab Flu

shutterstock 404043574

Untuk urusan penyebab flu, tak ada perbedaan antara ibu hamil maupun tidak. Karena umumnya, penyebab flu adalah virus yang menyebar dengan cepat melalui udara.

Kondisi ini sering terlambat disadari, hingga kerap kali tanpa sadar virus tersebut akhirnya menyerang sistem pernapasan dan membuat ibu hamil jadi bersin-bersin dan berujung pilek. Penyebaran ini biasanya terjadi karena bersentuhan dengan orang yang sedang terkena flu.

Oleh sebab itu, sebaiknya ibu hamil tidak diizinkan mendekat atau bertatap langsung dengan orang yang menderita flu tanpa masker. Karena selama hamil, dengan adanya perubahan kondisi tubuh serta hormon, ibu hamil akan berada dalam keadaan yang lemah karena daya tahan tubuhnya yang ikut melemah sehingga rentan untuk terkena flu.

Baca Juga : Hati-Hati Flu Bisa Menyebabkan Skizofrenia Pada Janin!

Gejala Flu

shutterstock 441552187

Saat terkontaminasi dengan virus flu maka gejala akan muncul sejak satu hari hingga seminggu kemudian. Dimana gejala ini biasanya adalah demam tinggi hingga mencapai angka 38-39 derajat celcius.

Tak hanya itu, ada pula gejala lainnya seperti: tubuh yang terasa lemas, pegal dan nyeri, wajah yang kemerahan, tubuh merasa panas dingin, kepala pusing disertai sakit kepala. Bahkan sebagian ada yang sampai mual dan muntah.

Selanjutnya bila tak ditangani dengan cepat maka gejala tadi akan hilang namun berganti dengan batuk hingga pilek.

Hal lain yang perlu Moms ingat adalah untuk tidak menganggap remeh flu pada masa kehamilan. Terutama bila ada gejala khusus seperti: flu yang tak kunjung reda dalam 4 hari, nyeri dada, batuk dengan lendir kental, berwarna kuning kehijauan atau berdarah, rasa sakit di bagian perut hingga muntah.

Menangani Flu

shutterstock 215194552

1. Cara Alami

Pada ibu hamil, pilek yang disebabkan oleh virus flu dapat memengaruhi perkembangan janin sehingga dapat menyebabkan persalinan prematur hingga berat badan lahir rendah.

Guna menghindari hal tersebut terjadi, Moms perlu melakukan penanganan dengan cepat dan tepat. Bila sedang tak hamil Moms mungkin bebas meminum obat-obatan, namun saat sedang hamil sebaiknya gunakan penanganan yang alami.

Langkah paling sederhana untuk penanganan utama adalah dengan konsumsi air putih atau jus. Sedangkan untuk meredakan hidung yang tersumbat, Moms bisa letakkan mesin pelembap udara di dalam ruangan maupun mencoba mandi dengan air hangat.

2. Obat Flu untuk Ibu Hamil

Jangan samakan penggunaan obat flu ketika Moms sedang hamil dengan kondisi biasanya. Bila Moms tetap ingin mengkonsumsi obat untuk flu, maka perhatikanlah kandungan yang aman.

Terlebih sebenarnya, obat-obatan tidak disarankan bagi ibu hamil, terutama pada 12 minggu pertama yang merupakan masa penting perkembangan organ vitalnya.

Nah untuk meredakan demam, Moms dapat mengonsumsi parasetamol, jenis obat pseudoephedrine untuk membantu meredakan hidung tersumbat. Beberapa jenis obat sebaiknya dihindari karena meningkatkan risiko kehamilan, misalnya yaitu kodein, ibuprofen dan aspirin.

Untuk lebih amannya lagi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat-obatan pada masa kehamilan.

(MDP)

Foto : Shutterstock

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait