Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Tanya Pakar | Mar 21, 2018

Kenapa Merasa Trauma Setelah Melahirkan Secara Caesar?

Bagikan


Tanya:

Pasca melahirkan (caesar) setahun lalu saya jadi lebih khawatir dan penakut, seperti takut melihat ujung meja yang runcing, merasa insecure saat dekat dengan benda tajam seperti pisau dan gunting, dan sampai hari ini saya jadi tidak berani mengendarai kendaraan sendiri karena sering merasa takut ada benda lain melukai saya.

Rasanya bekas Caesar terasa sakit dan ngilu dengan aktivitas fisik yang sebelumnya sering dilakukan seperti olahraga, bersepeda, dan lainnya. Mohon penjelasannya dok, karena ini cukup mengganggu aktivitas saya.

Jawab:

Sebelumnya saya mau tanya dulu ya, pada saat operasi berlangsung apakah Moms sempat melihat secara jelas benda-benda tajam yang digunakan oleh tim medis? Atau Moms mendengar tim medis menyebutkan nama benda-benda tajam tersebut?

Trauma melahirkan biasanya terjadi akibat dari proses persalinan yang tidak menyenangkan, biasa disebut dengan istilah PTSD. PTSD (Post Traumatic Stress Disorder) adalah gangguan yang dialami seseorang setelah mengalami peristiwa yang mengancam jiwanya.

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan Moms menjadi trauma, salah satunya rasa sakit yang dirasakan selama proses operasi, lalu rasa yang teramat sakit setelah operasi selesai dan obat biusnya habis.

Kondisi yang tidak menyenangkan ini tersimpan di memori Moms dan kerap kali muncul sehingga membuat Moms merasa takut, terancam sehingga mempengaruhi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Cobalah melakukan relaksasi jika rasa takut dan cemas itu muncul agar merasa lebih rileks. Sebaiknya mom juga menceritakan kepada pasangan mengenai rasa sakut dan khawatir. Dengan bercerita kepada pasangan maka akan membantu Moms untuk melepaskan perasaan cemasnya.

Jika masih berlangsung sebaiknya Moms berkonsultasi langsung dengan psikolog untuk mengatasinya.

Dijawab oleh Nidya Dwika Puteri, M. Psi

Sumber: Ask The Expert - Forum Orami

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.