Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Aug 14, 2018

Kenapa Muncul Keputihan Saat Hamil?

Bagikan


Tanya:

Saya sedang hamil 5 bulan tapi kadang-kadang kalau mengalami kecapekan saya selalu keputihan kenapa? Apakah itu normal?

Jawab:

Wanita lebih rentan mengalami keputihan pada saat hamil karena pada saat hamil terjadi perubahan hormonal yang salah satu dampaknya adalah peningkatan jumlah produksi cairan dan penurunan keasaman vagina, serta terjadi pula perubahan pada kondisi pencernaan. Semua ini berpengaruh terhadap terjadinya keputihan.

Keputihan dapat bersifat normal (fisiologis) dan tidak normal (patologis). Dalam keadaan normal, cairan yang keluar cenderung jernih atau sedikit kekuningan dan kental seperti lendir, serta tidak disertai bau atau rasa gatal.

Namun, bila cairan yang keluar disertai bau, rasa gatal, nyeri saat buang air kecil atau warnanya sudah kehijauan atau bercampur darah, maka ini dapat dikategorikan tidak normal.

Berikut merupakan beberapa saran:

1. Sedapat mungkin gunakan pakaian dalam dari bahan katun dan hindari pakaian dalam dari bahan sintetis serta celana ketat.

2. Usahakan agar jangan menggunakan panty liner setiap hari.

3. Usai mandi usahakan area intim benar-benar kering. Gunakan pengering berupa handuk yang bersih dan jangan menggunakan tissue yang beraroma wangi.

4. Bersihkan area intim dari depan ke belakang setiap kali selesai berkemih atau buang air besar karena dapat membantu mengurangi kontaminasi mikroorganisme dari saluran kemih dan anus.

5. Jangan gunakan douche (ini dapat mengganggu keseimbangan PH normal dan mengakibatkan infeksi vagina)

7. Konsultasi dengan dokter atau bidan sebelum membeli obat apapun.

Dijawab oleh dr. Alan Goni

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.