Kesehatan Umum

13 Desember 2021

Penyebab Kepala Pusing Badan Lemas dan Cara Mengatasinya

Gejala ini bisa mengganggu aktivitas dan harus diatasi
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Debora

Apakah Moms pernah merasakan gejala kepala pusing badan lemas?

Dua gejala ini sering kali diabaikan dan dianggap kondisi biasa yang bisa hilang dengan istirahat saja.

Namun, bagaimana jika gejala kepala pusing badan lemas ini tidak kunjung hilang, bahkan hingga dua pekan?

Mari simak ulasan berikut ini, ya, Moms.

Tanda Kelelahan pada Tubuh

Tanda Kelelahan pada Tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip dari Harvard Health, jika Moms mengalami gejala kepala pusing badan lemas lebih dari dua minggu, harap waspada dan segera mengunjungi dokter.

Saat mengalami pusing, badan sering kali ikut lemas karena Moms merasakan kurangnya keseimbangan.

Selain lemas, pusing biasanya juga akan disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, berkeringat, sakit kepala atau kesulitan berjalan.

Badan yang lemas dan pusing ini juga bisa jadi tanda kelelahan pada tubuh.

Namun di dalam dunia medis, badan lemas sering disebut sebagai asthenia.

Kondisi ini terjadi saat kekuatan tubuh berkurang, sehingga Moms harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bergerak.

Biasanya badan lemas juga akan mengalami tremor, kesulitan menggerakkan bagian tubuh, dan merasakan kedutan pada area yang lemas.

Tak jarang, kondisi ini juga bisa menjalar hingga ke seluruh tubuh, sehingga Moms tidak dapat melakukan apa pun.

Baca Juga: Merasa Mual Pusing Lemas? Bisa Jadi Gejala Penyakit Ini!

Penyebab Kepala Pusing Badan Lemas

Jika Moms ingin tahu apa penyebab kepala pusing badan lemas, ada beberapa penyebab yang perlu Moms waspadai berikut ini:

1. Kurang Tidur

Kurang Tidur.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Saat kurang tidur, Moms bisa merasakan gejala kepala pusing badan lemas.

Oleh karena itu, pastikan Moms memiliki tidur yang cukup selama 7-8 jam setiap hari.

Dengan tidur cukup, maka ini akan membuat tubuh bisa beristirahat dan menciptakan energi untuk kembali beraktivitas.

Namun, jika Moms sedang kesulitan tidur karena baru saja melahirkan dan sibuk mengurus bayi baru lahir, pastikan untuk meminta bantuan orang lain.

Moms juga bisa mencuri waktu tidur dengan ikut tertidur saat bayi sedang tidur.

Sementara jika Moms mengalami insomnia, coba lakukan kebiasaan sehat untuk bisa tidur cepat.

Misalnya, dengan membiasakan diri untuk tidur pada jam yang sama setiap malam, membuat suasana kamar yang nyaman dan menghindari penggunaan gadget sebelum tidur.

2. Gangguan Tidur (Sleep Apnea)

Kurang tidur dan gangguan tidur atau sleep apnea adalah kondisi yang berbeda.

Akan tetapi, keduanya bisa jadi penyebab kepala pusing badan lemas.

Gangguan tidur adalah kondisi saat Moms berhenti bernapas selama beberapa kali saat sedang tidur.

Hal ini merupakan masalah serius yang perlu diperhatikan.

Jika Moms mengidap sleep apnea, Moms kerap tidak sadar ketika mereka berhenti bernapas secara sementara.

Sleep apnea juga bisa ditandai dengan kebiasaan mendengkur saat tidur, badan terasa lemas dan kehilangan oksigen.

Untuk menghindari hal ini, Moms harus memeriksakan diri ke dokter.

Selain itu, beberapa hal juga bisa membantu, seperti berhenti merokok, menjaga berat badan tetap ideal, menghentikan konsumsi alkohol, mengurangi kafein, dan tidak makan berat sebelum tidur.

Baca Juga: Kurang Darah Bikin Lemas dan Pusing, Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya!

3. Anemia

kepala pusing badan lemas

Foto: Orami Photo Stock

Anemia adalah kondisi saat tubuh kekurangan sel darah merah yang seharusnya mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Saat Moms mengalami anemia, akan mengalami gejala kepala pusing badan lemas.

Bahkan, tak jarang Moms akan merasakan pusing kunang-kunang, wajah menjadi pucat, dan juga mengalami sesak napas.

Sesak napas ini terjadi akibat pasokan oksigen ke seluruh tubuh berkurang atau terhambat.

Untuk menghindari anemia, Moms harus pastikan melengkapi makanan dengan gizi seimbang.

Contohnya protein yang banyak mengandung zat besi seperti ayam, daging sapi, hati ayam/sapi, bayam, dan sayuran hijau berwarna pekat lainnya.

Moms juga bisa meminum suplemen untuk mencegah anemia.

Baca Juga: 7 Buah Penambah Darah untuk Pengidap Anemia

4. Stres

Tidak hanya karena faktor fisik, kepala pusing badan lemas juga bisa terjadi akibat faktor psikis seperti stres.

Kondisi ini bisa membuat Moms jadi sulit tidur, dan penyebab utamanya biasanya adalah beban pekerjaan, masalah keluarga, atau stres karena masalah lainnya.

Untuk itu, Moms harus berusaha rileks dan mencoba menyelesaikan penyebab stres tersebut perlahan-lahan.

Pastikan juga Moms meminta bantuan psikolog atau tenaga ahli untuk sekadar bercerita atau meminta saran.

5. Kurang Nutrisi

Nyatanya, makan yang banyak belum tentu bisa membuat badan berenergi.

Moms perlu makan makanan yang bergizi yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga membuat Moms terhindar dari berbagai penyakit.

Moms perlu memastikan diri untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan makanan sehat yang mengandung karbohidrat, protein, dan serat yang cukup.

Selain itu, hindari makanan berlemak, seperti gorengan yang sedikit mengandung zat gizi.

Baca Juga: Pusing Saat Hamil, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Kepala Pusing Badan Lemas

kepala pusing badan lemas

Foto: Orami Photo Stock

Keluhan-keluhan kepala pusing badan lemas sebenarnya tidak berbahaya.

Umumnya, gejala ini bisa membaik asalkan Moms segera melakukan penanganan yang tepat dengan memeriksakan diri ke dokter.

Moms juga bisa melakukan penanganan mandiri, seperti:

  • Tidur cukup dan teratur, sekitar 7 hingga 9 jam sehari, dan jangan terlalu larut malam.
  • Konsumsi makanan yang bervariasi dan pastikan memiliki kandungan gizi seimbang. Makan dalam porsi kecil hingga sedang tetapi sering.
  • Hindari makanan pedas dan mengandung banyak gas jika Moms masih merasa mual.
  • Pastikan Moms selalu disiplin berolahraga minimal 30 menit setiap 1-2 hari sekali.
  • Hindari overthinking atau terlalu banyak pikiran, dan coba kelola emosi dengan bijaksana.
  • Lakukan aktivitas yang membuat rileks dan bahagia, seperti pijat, meditasi, melakukan hobi, beribadah, berkumpul dengan orang yang disayang, dan sebagainya.
  • Jalani gaya hidup sehat, pilih juga lingkungan pergaulan yang baik dan suportif.
  • Jauhi kebiasaan merokok, alkohol, apalagi narkoba.
  • Jangan konsumsi sembarangan obat tanpa saran dokter.

Baca Juga: Adakah Perbedaan Antara Pusing Biasa dengan Vertigo? Begini Menurut Ahli

Namun, jika Moms merasakan keluhan ini terus berulang, segera periksa kembali ke dokter atau dokter penyakit dalam.

Lewat pemeriksaan fisik, bahkan dibantu dengan tes darah, rontgen, rekam jantung, atau tes penunjang lain, dokter bisa mengetahui penyebab gejala kepala pusing badan lemas yang dialami.

  • https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/when-should-you-worry-about-fatigue
  • https://www.nhs.uk/live-well/sleep-and-tiredness/self-help-tips-to-fight-fatigue/
  • https://www.healthline.com/health/how-to-stop-feeling-tired
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait