Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Tanya Pakar | Jul 18, 2018

Keputihan Saat Hamil, Bagaimana Solusinya?

Bagikan


Tanya:

Saya sedang hamil 27 minggu. Saya mengalami keputihan yang membuat risih sekali.

Keputihannya berwarna putih dan sedikit berbau, jadi membuat saya tidak nyaman. Apakah ada solusinya jika keputihan saat hamil?

Jawab:

Hal yang wajar apabila terjadi peningkatan jumlah ataupun frekuensi keputihan saat kondisi hamil.

Peningkatan kadar estrogen dan meningkatkan aliran darah ke vagina membuat frekuensi dan kadar keputihan semakin meningkat di masa kehamilan.

Bila keputihan yang dialami berwarna putih, tidak gatal dan tidak berbau maka hal ini masih tergolong normal.

Namun Anda harus mewaspadai apabila keputihan yang dialami gatal, berbau, terasa seperti terbakar, berbusa dan berubah warna bisa menjadi kuning kehijauan, coklat, abu, atau mengandung darah.

Bisa jadi gejala keputihan tersebut disebabkan karena infeksi oleh organisme tertentu. Bila hal ini terjadi Anda harus konsultasikan segera dengan dokter kandungan.

Meskipun janin sudah memiliki selaput ketuban yang melindungi, tapi tak menutup kemungkinan infeksi itu dapat menyebar ke janin.

Anda bisa melakukan hal ini untuk meminimalisir infeksi. Apabila berhubungan seksual saat hamil, harus gunakan kondom.

Kenakan celana dalam dari bahan katun yang dapat mengurangi kelembapan dan mencegah tumbuhnya bakteri.

Basuh kemaluan dari depan ke belakang setelah buang air kecil untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina.

Konsumsi cukup air mineral untuk mengeluarkan racun dan bakteri dari tubuh. Buang air kecil secara teratur jangan ditahan-tahan. Konsultasi ke dokter jika keluhan masih berlanjut.

Dijawab oleh dr. Ni Putu Tesi Maratni

Sumber: meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.