Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Oct 12, 2018

Kesehatan Tulang Berkurang Setelah Melahirkan, Lakukan Hal Ini untuk Mengatasinya

Bagikan



Saat kehamilan dan menyusui menyebabkan perubahan pada tubuh Moms, karena dituntut untuk melakukan aktivitas ekstra.

Beberapa diantaranya dapat memengaruhi tulang, meski kebanyakan perempuan tidak mengalami masalah tulang selama kehamilan dan menyusui.

Namun demikian, menjaga kesehatan tulang seseorang sangat penting selama kehamilan dan menyusui, untuk kesehatan yang baik dari ibu dan bayinya.

Hubungan Antara Kehamilan dan Kesehatan Tulang

Selama kehamilan, bayi yang tumbuh di rahim ibunya membutuhkan banyak kalsium untuk mengembangkan kerangkanya, terutama selama 3 bulan terakhir kehamilan.

Jika Moms tidak mendapat cukup kalsium, bayi akan menyedot apa yang mereka butuhkan dari tulang ibu.

Untungnya, kehamilan tampaknya membantu melindungi sebagian besar cadangan kalsium perempuan dengan beberapa cara.

Perempuan hamil menyerap kalsium dari makanan dan suplemen lebih baik daripada mereka yang tidak hamil.

Hal ini terjadi pada masa terakhir kehamilan, ketika bayi tumbuh dengan cepat dan memiliki kebutuhan kalsium terbesar.

Selain itu, selama kehamilan perempuan menghasilkan lebih banyak estrogen, hormon yang melindungi tulang.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kehamilan baik untuk kesehatan tulang secara keseluruhan.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa semakin sering seorang perempuan hamil maka semakin besar kepadatan tulangnya dan semakin rendah risiko patah tulangnya.

Namun ada beberapa perempuan yang mengalami osteoporosis selama kehamilan atau menyusui.

Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang cukup serius untuk menghasilkan tulang yang rapuh dan meningkatkan risiko patah tulang.

Baca Juga : 6 Makanan Yang Wajib Dikonsumsi Untuk Perkuat Tulang

Hubungan Antara Menyusui dengan Kesehatan Tulang

Tak hanya setelah hamil, menyusui juga memengaruhi tulang ibu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita sering kehilangan 3 hingga 5 persen dari massa tulang mereka selama menyusui, meskipun mereka segera pulih setelah disapih.

Kehilangan ini disebabkan oleh kebutuhan bayi akan kalsium yang meningkat, yang diambil dari tulang ibu.

Jumlah kalsium yang dibutuhkan ibu tergantung pada jumlah ASI yang diproduksi dan berapa lama menyusui berlanjut.

Perempuan juga dapat kehilangan massa tulang saat menyusui karena mereka memproduksi lebih sedikit estrogen, yang merupakan hormon yang melindungi tulang.

Baca Juga : Kebutuhan Kalsium Ibu Hamil Sesuai Usia dan Makanan yang Disarankan Agar Tulang Kuat

Menjaga Tulang Sehat Selama Kehamilan dan Menyusui

Merawat tulang Moms sangat penting termasuk sebelum, selama, dan setelah kehamilan dan menyusui.

Asupan seimbang dengan kalsium yang cukup, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat sangat baik untuk ibu dan bayi.

Konsumsilah kalsium yang cukup, ingatlah bahwa permintaan tubuh akan kalsium lebih besar selama kehamilan dan menyusui karena Moms dan bayi membutuhkannya.

Direkomendasikan untuk perempuan hamil atau menyusui mengonsumsi 1.000 miligram kalsium setiap hari. Sumber kalsium yang baik ini dapat diperoleh dari:

  • produk susu rendah lemak seperti susu, yogurt, keju, dan es krim
  • sayuran berdaun seperti brokoli,
  • ikan sarden kaleng dan salmon
  • tahu, almond, dan tortilla jagung
  • makanan yang diperkaya dengan kalsium, seperti jus jeruk, sereal, dan roti.

Selain itu, dokter mungkin akan meresepkan suplemen vitamin dan mineral untuk dikonsumsi selama kehamilan dan menyusui untuk memastikan bahwa Moms mendapatkan cukup banyak mineral.

Selain itu ingatlah bahwa olahraga juga penting. Olahraga teratur, terutama latihan beban yang memaksa Moms bekerja melawan gravitasi, membantu membangun dan mempertahankan tulang yang kuat.

Contoh latihan menahan beban termasuk berjalan, menaiki tangga, menari, dan angkat beban. Berolahraga selama kehamilan dapat memberikan manfaat lain seperti:

  • membantu mengurangi sakit punggung, sembelit, kembung, dan bengkak
  • membantu mencegah atau mengobati diabetes gestasional
  • meningkatkan energi dan mood
  • membuat tidur lebih nyenyak
  • serta membantu mendapatkan kembali bentuk tubuh setelah melahirkan

Bagi Moms yang mengalami kesehatan tulang yang menurun setelah kehamilan dan menyusui, tak perlu khawatir karena sebenarnya hal ini mudah diatasi.

Tak hanya itu, bagi yang tak mengalaminya tetap harus mengatisipasi dengan asupan kalsium yang cukup.

(MDP)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.