Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Tanya Pakar | Jul 25, 2018

Ketahui Gejala Bisul yang Perlu Diwaspadai

Bagikan


Tanya : 

Aku punya teman yang awalnya menderita penyakit seperti bisul pada salah satu bagian tubuhnya, pada saat pecah meninggalkan lubang yang selalu bernanah.

Kira-kira kenapa? Dan apa penyebabnya?

Jawab : 

Bisul adalah benjolan kemerahan pada kulit yang berisi nanah. Pada kulit terdapat folikel (akar rambut), bisul muncul akibat infeksi bakteri pada folikel akar rambut ini.

Bagian yang sering tumbuh bisul adalah bagian yang sering terjadi gesekan dan berkeringat, seperti ketiak, bokong, leher, punggung.

Bisul tidaklah berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Oleh sebab itu sangat tidak dianjurkan untuk memencet bisul atau sengaja menusuknya.

Bisul yang perlu diwaspadai dan sebaiknya periksakan pada dokter bila disertai gejala berikut:

1. Disertai demam/meriang.

2. Terus membesar dan sangat nyeri.

3. Berjumlah lebih dari satu buah di lokasi yang sama. Jenis ini dikenal dengan bisul sabut atau karbunkel, dan kondisi ini tergolong infeksi yang lebih serius.

4. Tumbuh di dalam hidung, di wajah, atau tulang belakang.

5. Tidak kunjung sembuh selama lebih dari 14 hari.

6. Sering kambuh.

7. Memiliki masalah dengan sistem imun atau dalam pengobatan yang menganggu sistem imun dan muncul bisul.

Seperti disebutkan diatas dimana adanya bisul dalam jangka waktu lama yang tidak sembuh, menyebar lebih dari satu, dan disertai adanya demam, maka sebaiknya periksakan langsung pada dokter.

Dokter akan memberikan pengobatan antibiotik yang sesuai baik itu melalui obat oles (topikal) ataupun minum.

Beberapa penanganan bisul yang dapat dilakukan antara lain:

1. Kompres hangat tiga kali sehari.

2. Bersihkan bisul yang pecah dengan antiseptik.

3. Gunakan kassa steril bila bisul pecah untuk membersihkan nanah yang keluar.

4. Konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen bila tidak ada kontraindikasi misal alergi obat tersebut.

Dijawab oleh : dr. Ayu Andrian Putri

Sumber : meetdoctor.com

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.