Balita dan Anak

17 Juni 2020

Ketahui Gejala dan Penyebab Balanitis Pada Balita

Jangan remehkan balanitis pada balita. Gatal pada penis balita bisa dikarenakan jamur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dona Handayani
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Menjaga kebersihan diri memang merupakan hal penting bagi orang dewasa hingga anak-anak. Balita sendiri biasanya masih perlu dipantau dan diajarkan untuk menjaga kebersihan dirinya, seperti selalu mencuci tangan sehabis makan atau selalu menggosok gigi setiap pagi dan malam sebelum tidur.

Namun, kebersihan diri lainnya yang patut menjadi perhatian Moms adalah kebersihan pada area genital balita. Khususnya bagi balita laki-laki, kebersihan area genital perlu dijaga agar terhindar dari penyakit balanitis.

Balanitis seperti yang dikutip pada situs Kids Health terjadi akibat adanya iritasi pada bagian kulup/kepala penis. Untuk mendeteksinya, Moms bisa mencari tahu gejala balanitis balita serta penyebab balinitis balita melalui artikel ini.

Baca Juga: Kenali Gejala dan Cara Mencegah Herpes Genital

Penyebab Balanitis Balita

Ketahui Gejala dan Penyebab Balanitis Pada Balita

Foto: verywellfamily.com

Penyebab balanitis balita seperti yang dikutip pada laman Healthline, dijelaskan terjadi karena adanya infeksi atau adanya kondisi kulit penis yang meradang. Penyebab balanitis balita dapat disebabkan oleh kebersihan area genital yang tidak diperhatikan, ataupun bisa terjadi karena terlalu sering mencuci dan membersihkan area genital.

Balanitis terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri dan jamur pada area genital balita laki-laki dan menyebabkan iritasi hingga gatal pada ujung kepala penis.

Beberapa hal bisa menjadi penyebab balanitis balita, seperti tertinggalnya sisa detergen pada celana dalam balita yang tidak terbilas dengan bersih, infeksi jamur akibat cara membersihkan penis yang tidak bersih, terlalu lembabnya diaper balita, atau disebabkan tidak bersihnya tangan balita saat memegang kulup penis.

Balita perlu selalu diajarkan untuk menjaga kebersihan dirinya dan area genitalnya sedini mungkin untuk membentuk kebiasaan yang baik ke depannya.

“Anak perlu diberitahu beberapa kali untuk selalu mencuci tangannya. Terutama sebelum makan, setelah menggunakan kamar mandi, setibanya pulang dari luar rumah, sehabis bersin atau batuk, dan tentunya jika tangan mereka kotor,” tegas Dr. Ebony Parker-Featherstone, assistant professor dari klinik keluarga di University of Michigan - Ann Arbor, seperti yang dikutip pada situs Metro Parent.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Tisu Basah Anti Bakteri untuk Menjaga Kebersihan Kulit Bayi

Gejala Balanitis Balita

Ketahui Gejala dan Penyebab Balanitis Pada Balita

Foto: momjunction.com

Gejala balanitis balita dapat dideteksi dari beberapa gejala yang timbul antara lain adalah penis yang terasa gatal dan panas. Gejala ini akan menimbulkan bengkak pada area kulup penis balita.

Kemudian, Moms dapat memeriksa apakah terdapat cairan berwarna kekuningan dan berbau tidak sedap keluar dari penis balita. Jika iya, maka ini merupakan salah satu gejala balanitis balita.

Penis balita yang mengalami balanitis juga terlihat membengkak dan kemerahan. Pada beberapa kasus, balita akan sulit buang air kecil dan terasa perih saat buang air kecil.

Baca Juga: Tips Efektif Merawat Kulit Bayi yang Sensitif

Itulah penyebab balanitis balita dan gejalanya yang perlu Moms waspadai. Pastikan Moms menjaga kebersihan area genital balita agar terhindar dari penyakit balanitis.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait