Rupa-rupa

1 Agustus 2021

Mengenal Ragam Pakaian Adat Betawi dan Keunikan yang Dimiliki

Simak jenis pakaian adat Betawi yang merupakan hasil akulturasi budaya Arab, Jawa, India, dan Cina!
placeholder

Foto: goodnewsfromindonesia.id

placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Daerah Khusus Ibukota Jakarta adalah kota yang banyak sekali memiliki keunikan. Meski kota ini sudah banyak berubah seiring perkembangan zaman, namun akar budayanya tetap dipelihara.

Salah satunya tercermin dalam pakaian adat Betawi yang hingga kini masih banyak dikenakan.

Apalagi setiap tanggal 22 Juni, DKI Jakarta sebagai ibu kota Republik Indonesia memperingati hari lahirnya. Tak jarang perayaan seperti Pekan Raya Jakarta ini akan menggelar acara meriah dan pakaian adat Betawi pun akan ditampilkan.

Tak jarang presenter televisi hingga petugas pelayanan umum juga akan menggunakan pakaian adat Betawi untuk merayakan pertambahan tahun kota ini.

Pakaian adat sendiri adalah ciri setiap daerah yang mempertunjukan model, warna, hiasan, dan motif yang berbeda-beda. Percampuran budaya asli dan budaya asing seperti India, Arab, dan Cina telah memberi warna tersendiri pada pakaian adat Betawi.

Namun, sudahkah Moms mengenal jenis-jenis pakaian adat Betawi?

Jika belum tahu, maka Moms perlu simak ulasan lengkap mengenai keunikan pakaian adat khas Betawi berikut ini!

Baca Juga: Asal Usul Peringatan Hari Kartini dan Mengapa Harus Pakai Baju Adat

Ragam Keunikan Pakaian Adat Betawi

Mengutip artikel dari Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, pakaian adat Betawi dibagi menjadi 3 macam.

Baju adat betawi tersebut biasanya berupa baju yang biasa dipakai sehari-hari, pakaian resmi, dan juga pakaian khusus pengantin.

Berikut beberapa jenis pakaian adat Betawi dan keunikannya yang patut diketahui, mengutip dari beberapa sumber:

1. Kebaya Encim

Pakaian Adat Betawi - Kebaya Encim

Foto: bisniswisata.co.id

Pakaian adat Betawi yang Moms sudah familiar tentunya adalah kebaya Kerancang atau juga yang sering disebut Kebaya Encim adalah salah satu kebaya Betawi yang hingga kini masih digemari untuk dipakai para wanita.

Umumnya kebaya encim akan dikenakan oleh perempuan setengah baya, perempuan muda, gadis remaja, atau remaja muda.

Menurut sejarahnya, kebaya ini pada masa lalu dikombinasi antara bahan lace atau brokat buatan Eropa yang ditutup dengan bordiran sehingga baju ini tampak seperti langsung dibordir.

Ada banyak variasi bordiran dan jenis yang berlubang banyak itu yang disebut "kerancang".

Selain itu, dahulu kebaya ini sering digunakan oleh masyarakat Tionghoa yang ada di Indonesia sejak zaman dahulu. Biasanya pakaian ini hanya digunakan oleh orang–orang berada.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, kebaya encim ini mulai dipakai juga oleh masyarakat pribumi dan kemudian akhirnya menjadi baju tradisional khas daerah Betawi.

Kebaya ini juga merupakan hasil akulturasi tiga budaya, yakni Tionghoa, Jawa dan Arab. Hal ini dapat dilihat dari motif bunga serta motif burung phoenix yang berasal dari Tionghoa.

Kebaya Kerancang aslinya agak pendek meruncing dibagian muka kebaya antara 12 sampai 30 cm dari dasar. Lazimnya disebut kebaya sonday. Bagian bawah lengan kebaya melebar atau lingkarannya 20 cm sampai 35 cm yang disebut tangan kebaya model goeng.

Sekarang model tangan goeng itu sebetulnya model tempo dulu yang saat ini kembali digemari dan diminati banyak kalangan.

Saat ini Kebaya Kerancang Betawi juga sedang berkembang dan mulai dimodifikasi atau dibuat menjadi lebih modern dengan menggunakan bahan-bahan organdi, silk, brokat, sutra alam, dan lain-lain.

Oleh remaja putri kebaya ini dipakai dengan rok panjang atau celana panjang, tidak dengan kain sarung seperti lazimnya.

Pakaian adata Betawi ini biasanya dipadupadankan dengan kain batik sebagai bawahannya. Serta tatanan rambut konde cepol dan sandal selop untuk menyempurnakannya.

2. Baju Sadaria

pakaian adat betawi - baju sadaria

Foto: setubabakanbetawi.com

Jika wanita Betawi umumnya menggunakan kebaya encim, maka untuk laki-lakinya, mereka kebanyakan menggunakan Baju Sadaria.

Pakaian adat Betawi ini cocoknya atau khasnya digunakan dengan memakai celana panjang batik yang modelnya agak longgar, tetapi dapat juga memakai celana pantalon.

Pakaian ini biasanya dibuat dari bahan katun dan juga sutra yang modelnya berkerah tinggi yang lebarnya 3 atau 4 cm berkancing sampai bawah dan berkantong dua buah di kiri kanan bawah.

Kadang-kadang memakai belahan di sisi kanan kiri bawah supaya agak bebas atau tidak ketat di bagian bawah. Selain itu, biasanya belahan dibuat kurang lebih 15 cm.

Sekarang Sadaria dibuat dengan bermacam-macam variasi yaitu bordiran di kerah, di tengah-tengah atau kanan dan kiri. Bahan yang digunakan bermacam-macam, misalnya dari linen/katun, sutera alam, dan lain-lain.

Untuk menggunakannnya, baju Sadaria dilengkapi dengan kain sarung yang dilipat dan diletakkan di bahu (dinamakan cukin), memakai peci (kopiah) hitam polos, dan memakai alas kaki selop terompah.

Pakaian ini dilengkapi dengan aksesoris seperti cincin batu-batuan dan gelang bahar yang sangat khas Betawi.

Pada awalnya Baju Sadaria dipakai sebagai pakaian sehari-hari, khususnya pada acara keagamaan. Namun kini Baju Sadaria dipakai pada banyak acara. Pakaian ini adalah sebagai identitas lelaki yag rendah hati, sopan, dinamis dan berwibawa.

Baca Juga: 4 Budaya Jakarta yang Wajib Diperkenalkan ke Anak

3. Pangsi Betawi

pakaian adat betawi - pangsi

Foto: jakartakita.com

Pakaian adat Betawi yang bernama Pangsi Betawi memiliki ciri dengan leher baju yang bundar dan menggunakan tangan panjang. Dahulu pakaian ini banyak dipakai oleh kaum kecil, namun sekarang banyak dipakai pesilat atau pendekar Betawi.

4. Celana Kain Dengan Motif Batik

Sesuai dengan namanya, celana ini dikhususkan untuk pria dan memiliki motif batik untuk dipasangkan dengan baju sadariah. Bentuknya seperti celana kolor seperti umumnya, dengan panjang selutut, dan dilengkapi dengan karet di bagian pinggangnya.

Celana ini paling sering digunakan sehari-hari oleh masyarakat pria Betawi hingga kini.

5. Selendang dan Sorban

Selendang dan sorban adalah ciri khas pakaian adat Betawi bagi pria lainnya. Selendang atau sorban tersebut berupa sarung yang sering ditemukan yang kemudian dilipat dan diselempangkan saja di leher atau hanya diletakkan di pundak.

6. Aksesoris Kopiah dan Ikat Pinggang

Sebagai pelengkap, keunikan pakaian adat Betawi untuk pria juga perlu ditambah dengan kopiah dan ikat pinggang, sehingga kesan “Betawi”-nya semakin kuat.

Dalam kesehariannya, para pria Betawi juga memang sering menggunakan peci atau kopiah dan biasanya peci tersebut berbahan beludru dengan warna merah atau hitam.

7. Pakaian Bangsawan Ujung Serong

pakaian adat betawi - pakaian bangsawan ujung serong

Foto: sintesakonveksi.com

Jenis pakaian adat ini paling sering digunakan oleh para bangsawan dan kaum demang. Namun sekarang, pakaian ujung serong biasanya digunakan oleh para Pegawai Negeri Sipil di Provinsi DKI Jakarta dan khusus digunakan untuk acara-acara tertentu.

Pakaian ini terdiri dari kemeja putih, kain batik, jas berwarna gelap, dan celana yang berwarna sama dengan jas.

Baca Juga: Keunikan Pakaian Adat Papua dan Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui

8. Pakaian Pengantin Pria dan Wanita

pakaian adat betawi - baju pernikahan betawi

Foto: mahligai-indonesia.com

Ini adalah pakaian adat Betawi yang tidak bisa dipakai sembarangan. Dalam upacara pernikahan, masyarakat Betawi masih memegang teguh nilai kebudayaan melalui pakaian adatnya sehingga mereka masih memiliki pakaian yang khusus digunakan selama acara pernikahan.

Untuk pria, pakaian pengantin ini disebut juga dengan “dandanan care haji” yang terdiri dari jubah panjang dan penutup kepala berwarna merah.

Sementara untuk pengantin wanita disebut dengan “rias besar dandanan care none pengantin cine”, yang terdiri dari blus model Cina dan dipadukan dengan rok panjang model duyung.

Itulah beberapa jenis pakaian adat Betawi yang perlu Moms, cukup bagus dan menarik bukan?

Jika Moms tetap ingin pakaian-pakaian ini dikenakan oleh anak dan cucu kelak, tetap lestarikan nilai-nilai budaya di Indonesia ini salah satunya dengan mengenakan pakaian adat khas daerah ya Moms!

  • https://genpi.id/mengenal-lebih-jauh-baju-tradisional-cantik-dari-betawi/
  • https://www.cleanipedia.com/id/merawat-pakaian/mengenal-jenis-pakaian-adat-betawi-.html
  • http://www.setubabakanbetawi.com/pakaian-adat-betawi/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait