Pernikahan & Seks

28 Maret 2021

11 Keuntungan Nikah Muda, Salah Satunya Lebih Bahagia!

Kemungkinan untuk bahagia lebih besar jika paham satu sama lain
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dewi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Daftar isi artikel

Banyak yang ikut merasa khawatir saat melihat pasangan memutuskan untuk nikah muda. Orang-orang tua beranggapan bahwa mereka belum cukup umur untuk nantinya menghadapi berbagai masalah dalam rumah tangga.

Menikah bukan soal cinta dan kebahagiaan semata, begitu kira-kira nasihat mereka.

Apakah sebegitu mengerikannya pernikahan, sehingga mereka yang belum memasuki usia seperempat abad dianggap belum layak untuk mengarunginya?

Tentu saja tidak, karena kedewasaan adalah soal pilihan. Bisa saja mereka yang berusia muda justru lebih bisa mengatasi masalah ketimbang yang lebih tua.

Keuntungan Nikah Muda

Setidaknya, ada beberapa keuntungan menikah muda yang bisa dinikmati. Yuk simak keuntungan nikah muda di bawah ini!

Baca Juga: 6 Selebriti Hollywood yang Menikah Muda

1. Lebih Sedikit Kenangan Patah Hati Masa Lalu

Keuntungan Menikah di Usia Muda 1.jpg

Foto: Pixabay

Saat memutuskan untuk nikah muda, sedikit kemungkinan bahwa pasangan itu sudah banyak kali menjalin hubungan yang gagal. Dengan begitu, akan sedikit pula kemungkinan untuk punya masa lalu yang kelam dan patah hati yang bisa menjadi trauma dalam menjalin hubungan dengan pasangan yang baru.

Sedikitnya hubungan yang pernah dijalin sebelumnya, juga bisa membatasi kemungkinan untuk membanding-bandingkan pasangan yang sekarang, dengan mereka dari masa lalu.

Kebanyakan konflik dalam sebuah hubungan dipicu dari kisah masa lalu yang lebih indah, yang lantas dibandingkan dengan yang sedang ada sekarang.

Pasangan yang memutuskan nikah muda akan membawa lebih sedikit kenangan cinta atau sakit hati di masa lalu, sehingga bisa memulai hidup mereka bersama dengan lebih fresh.

Keuntungan menikah muda, tak ada rasa bersalah yang berlebihan terkait masa lalu, dan tentunya ini bisa menekan terjadinya konflik dalam perjalanan awal rumah tangga mereka.

2. Lebih Mudah Menemukan Yin untuk Yang Masing-Masing

Seseorang cenderung merasa lebih nyaman berpasangan dengan orang yang benar-benar mereka sukai dan dianggap cocok untuk menjadi pendamping hidupnya. Namun bukan berarti harus melewati pencarian panjang, sampai benar-benar menemukan pasangan yang disukai untuk akhirnya dinikahi.

Banyak orang menunda pernikahan agar bisa lebih banyak memilih, berpikir bahwa semakin mereka mencari, semakin besar kesempatan untuk mendapatkan sosok yang cocok.

Padahal, dari sebuah penelitian, ditunjukkan bahwa seseorang lebih memungkinkan untuk menikah dengan sosok yang punya banyak kesamaan.

Pasangan yang nikah muda, di kisaran usia 20an awal, seringnya bertemu di jenjang perguruan tinggi, atau bahkan sudah menjalin hubungan sejak sekolah menengah.

Rentang waktu tersebut merupakan momen di mana seseorang dikelilingi banyak teman yang punya usia serta minat yang serupa dengannya. Inilah keuntungan menikah muda lainnya.

Lebih mudah untuk menemukan seseorang yang membawa yin untuk yang satu sama lain, dari kelas, klub di sekolah, atau ekstrakulikuler yang diminati. Dan lebih merepotkan kalau harus memilih dan memilah pasangan dari lingkup yang jauh dengan keseharian seseorang, yang secara random dipertemukan.

"Meskipun pencarian bisa membantumu menemukan pasangan yang lebih baik, tapi jumlah single yang available akan semakin menipis dari waktu ke waktu," kata Dr. Meg Jay, penulis The Defining Decade.

Baca Juga: 4 Hal yang Sering Dialami Oleh Ibu yang Menikah Muda di Zaman Now

3. Lebih Intens Berhubungan Seksual

Keuntungan Menikah di Usia Muda 3.jpg

Foto: Rawpixel.com

Sebuah penelitian membuahkan hasil yang cukup mengejutkan menunjukkan bahwa pria yang nikah muda memiliki hubungan seksual yang lebih sering dan lebih baik ketimbang teman sebaya mereka.

Membawa teman perempuan ke dalam kamar membutuhkan lebih banyak waktu dan effort jika pasangan itu belum menikah.

Ketimbang beredar di klub malam atau berharap lawan jenis yang sedang diincar di Tinder juga bakal swipe kanan, bukan kah lebih baik kalau pulang ke rumah saja bersama pasangan yang sudah dinikahi.

Melewatkan malam di atas ranjang terdengar lebih seru daripada hangout di luaran bukan?

Keuntungan nikah muda, pasangan di usia 20an ini akan lebih intens melakukan hubungan seksual, dibanding dengan mereka yang memilih untuk menikah setelah perjalanan panjang menemukan sosok yang tepat.

Tak ada alasan pasti, tapi kemungkinan karena usia 20an adalah usia yang masih penuh gairah, dalam kehidupan di luaran, maupun di atas ranjang.

Baca Juga: 3 Cara Mudah Agar Suami Tetap Bahagia dengan Kehidupan Seks Setelah 5 Tahun Menikah

4. Tumbuh Bersama Satu Sama Lain

Bagi kebanyakan orang yang nikah muda, mereka mengenal orang itu sebagian besar (atau semua) dalam hidup mereka. Mereka tahu sejarah mereka, karakter mereka, dan cara mereka menanggapi tantangan.

Mereka berkembang bersama dan tumbuh dari masa kanak-kanak hingga dewasa bersama dan secara unik cocok untuk menghadapi rintangan hidup bersama-sama.

5. Lebih Mudah untuk Mengintegrasikan Diri Satu Sama Lain

Keuntungan Menikah di Usia Muda 2.jpg

Foto: Pexels.com/Freestocks.org

Ketika nikah muda, Anda masih memutuskan ingin menjadi orang yang Anda inginkan dan bagaimana Anda ingin menjalani hidup. Oleh karena itu, Anda tidak memiliki banyak kebiasaan, sikap, dan pola yang mengakar kuat yang harus Anda ubah dan sesuaikan untuk memberi ruang bagi satu sama lain.

Sebaliknya, pola dan kebiasaan Anda akan tumbuh seiring waktu Anda berbagi satu sama lain, alih-alih harus diubah untuk orang lain. Dan ikatan yang Anda bentuk hanya akan tumbuh lebih kuat.

6. Mengetahui Hal-hal Sulit sejak Awal

Ketika Anda nikah muda, Anda belum menghabiskan satu atau dua dekade menantikan bagaimana pernikahan yang "sempurna" akan terjadi ketika Anda sampai di sana. Anda mungkin masih memiliki ekspektasi, tetapi mereka tidak memiliki beban harapan bertahun-tahun di belakangnya.

Dengan begitu, lebih mudah untuk memikul ketika kehidupan mengambil harapan Anda, memutarnya terbalik, dan menabraknya ke trotoar. Anda bisa lebih menerima kesulitan dan kenyataan di usia muda.

Itu membuat lebih mudah untuk berguling dengan pukulan kehidupan, dan belajar pelajaran tentang kehidupan, hubungan, dan pernikahan jauh lebih awal daripada kebanyakan orang lain.

Baca Juga: Najwa Shihab Cerita Menikah Umur 19 Tahun, Ini 3 Alasannya Menikah Muda

7. Hemat Biaya

perlukah punya tabungan terpisah dari suami ftr

Foto: Orami Photo Stock

Apa yang diharapkan dari pesta pernikahan dua anak muda? Mungkin tidak banyak orang yang berharap pesta mewah dengan kemeriahan luar biasa, kecuali Anda dan pasangan berasal dari keluarga kaya.

8. Bisa Berbagi Lebih Banyak Prestasi

Seiring bertambahnya usia, kebanyakan orang menjadi lebih aman secara finansial dan mulai membangun kehidupan yang lebih baik untuk diri mereka sendiri. Ketika Anda terlambat menikah, sering kali banyak kerja keras telah dilakukan.

Tetapi ketika Anda nikah muda, Anda harus melalui semua kemajuan, pencapaian, dan pencapaian itu bersama-sama. Anda bisa merasakan bagaimana rasanya hidup tanpa teman sekamar untuk pertama kalinya dengan satu sama lain, seperti Anda melihat bagaimana rasanya mendapatkan promosi, atau tempat yang jauh lebih baik, atau mobil baru bersama.

9. Berbagi Semua Kenangan Paling Gila

Gemini dan Libra adalah pasangan yang cocok

Foto: Orami Photo Stock

Sering kali, pengalaman terliar dan paling luar biasa yang Anda alami saat Anda masih sangat muda, penuh semangat dan energi, dan sangat ingin bertemu dunia. Dan Anda bisa membagikannya satu sama lain.

Baca Juga: 4 Hal yang Sering Dialami Oleh Ibu yang Menikah Muda di Zaman Now

10. Lebih Bahagia dari Orang Lain

Dikutip dari Huffpost.com, menurut laporan "Knot Yet" dari National Marriage Project 2013, persentase tertinggi orang berusia 20 hingga 28 tahun yang menganggap diri mereka "sangat puas" dengan kehidupan mereka sudah menikah, bukan lajang.

Terlebih lagi, jumlah terbesar wanita yang menggambarkan pernikahan mereka sebagai "sangat bahagia" menikah ketika mereka berusia 24 hingga 26 tahun. Sebuah studi tahun 2010 menemukan bahwa "kemungkinan terbesar yang diindikasikan untuk berada dalam pernikahan utuh dengan kualitas terbaik adalah di antara mereka yang menikah pada usia 22–25."

11. Jarak Usia Tidak Terlalu Jauh dengan Anak

bina-keluarga-balita.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Keuntungan nikah muda lainnya adalah jarak usia tidak terlalu jauh dengan anak jika memang langsung dikaruniai momongan. Ini tentu akan sangat berpengaruh pada kondisi finansial Anda nantinya.

Saat Si Kecil berusia remaja atau sedang mempersiapkan diri masuk kuliah atau bahkan menikah, usia Anda juga masih produktif. Itu artinya Anda masih bisa menjaga finansial keluarga. Hal ini terkadang luput dari pertimbangan banyak orang.

Baca Juga: Dinda Hauw dan Rey Mbayang Menikah Muda di Tengah Pandemi

Poin-poin keuntungan nikah muda di atas ini yang akhirnya menjadi penunjang kehidupan pernikahan yang lebih bahagia. Namun, pasangan yang memutuskan untuk menikah muda juga harus sudah belajar banyak hal tentang konflik yang bisa saja mereka hadapi di depan sana.

Kuncinya adalah saling mengalah, karena emosi sesaat hanya akan menghasilkan keputusan yang bakal disesali seumur hidup.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait