Program Hamil

28 September 2017

Kiat Mengurangi Gatal Perut Ibu Hamil

Ikuti tips berikut untuk mengurangi gatal di perut!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (katri.dyah)
Disunting oleh (katri.dyah)

Sebanyak lebih dari 90% wanita memiliki stretch mark ketika masa kehamilan mereka mencapai usia 6 sampai 7 bulan. Stretch mark sendiri terjadi akibat adanya peregangan lapisan dasar kulit selama kehamilan. Biasanya ditandai dengan dengan munculnya garis merah muda atau keunguan pada bagian perut, pinggul, lengan atas, bokong, dada atau paha. Garis-garis ini akan memudar dan berubah warna menjadi perak seiring dengan berjalannya waktu.

Stretch mark muncul karena pengaruh hormon kehamilan dan akibat melarnya kulit mengakomodasi pertumbuhan janin. Atau dengan kata lain stretch mark terbentuk ketika terjadi peregangan kulit secara cepat yang merusak jaringan yang terdapat di dalamnya sehingga kulit mengalami peregangan berlebihan alias over stretched. Menurut riset, stretchmark dapat dicegah dengan cara tidak menggaruknya di saat gatal. Ini mungkin sulit dilakukan mengingat kulit di daerah tersebut biasanya kering dan rasa gatalnya memang tidak tertahankan.

Pada ibu hamil yang memasuki trimester ke tiga sering mangalami gatal bahkan kesemutan pada bagian perut, hingga melakukan gerakan tidak sadar yaitu menggaruk perut. Lalu bagaimana mengatasi gatal pada kulit ini? Berikut adalah tips mengurangi gatal perut saat hamil :

  • Gunakan pakaian yang longgar

Pakaian yang longgar dapat membuat Mama nyaman & membantu Mama mengurangi rasa gatal pada bagian perut. Pilihlah pakaian yang nyaman yang mendukung kegiatan sehari-hari. Pilihlah pakaian berbahan katun sehingga mudah untuk menyerap keringat.

  • Menggunakan minyak lidah buaya atau olive oil

Oleskan lidah buaya atau olive oil untuk mencegah rasa gatal saat hamil terutama ke bagian perut untuk menghilangkan stretch mark. Mama dapat menggoleskan olive oil setelah mandi secara merata.

  • Pelembap

Oleskan pelembab secara teratur pada tubuh untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, khususnya pada bagian yang mengalami peregangan di saat hamil seperti perut, pinggul, bokong dan payudara. Gunakan lotion yang mengandung kolagen yang berfungsi membantu mengembalikan elastisitas kulit di masa hamil. Oleskan krim ini di awal kehamilan untuk mencegah kerusakan kulit.

  • Hindari menggunakan air hangat

Mandi dengan menggunakan air hangat dapat mengurangi efek dari minyak lidah buaya dan olive oil yang Mama oleskan. Air hangat juga dapat membuat kulit menjadi kering dan memperburuk rasa gatal.

  • Hindari pelembab dengan parfum

Penggunaan parfum dapat mengakibatkan ruam dan iritasi.

  • Mengkonsumsi cairan yang dibutuhkan tubuh

Mengkonsumsi cairan yang dikonsumsi tubuh adalah salah satu cara yang terbaik selama kehamilan, selain mencukupi kebutuhan cairan juga dapat melembabkan kulit Mama dan terhindar dari rasa gatal yang berlebih di bagian perut.

  • Jangan gunakan sabun mandi

Menggunakan sabun mandi untuk menghilangkan rasa gatal bukan solusi terbaik untuk Mama, sabun mandi yang tidak disarankan adalah sabun mandi yang menggunakan aroma sehingga menambah rasa gatal dan mengembangkan iritasi pada kulit perut Mama.

  • Mengompres dengan kain

Mama dapat mengompres perut menggunakan kain yang lembab degan air dingin. Meskipun rasa gatal pada bagian perut adalah hal yang umum selama kehamilan Mama akan tetapi tidak ada salahnya Mama berkonsultasi dengan ahli medis untuk mendapatkan penanganan untuk mengurangi rasa gatal pada bagian perut tersebut.

HEI

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait