Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Health | May 30, 2018

Kisah 3 Mantan Pecandu Rokok Yang Inspiratif

Bagikan


Setelah kecanduan rokok, bukanlah hal mudah bagi seseorang untuk berhenti. Selalu saja ada alasan untuk bisa merokok. Padahal, para perokok itu tahu lho dampak buruk dari rokok.

Susah berhenti bukan berarti seseorang tidak bisa berhenti merokok, tiga orang ini buktinya. Dengan berusaha, mereka bisa berhenti merokok. Bukan hanya bebas dari asap rokok, mereka juga dapat bonus dari keputusannya itu.

Seperti apa kisahnya? Simak yuk Moms!

1. Berhenti Merokok dan Bisa Mudik Pakai Motor Baru

Merokok adalah kebiasaan yang paling susah ditinggalkan. Namun, jika ada niat, pastilah ada jalan untuk melakukannya, seperti cerita yang dibagikan di Facebook oleh Dita Sari Wootekh.

Dita lalu membagikan kisah inspiratifnya itu di Facebook. Suaminya yang sebelumnya seorang perokok berkomitmen untuk hidup sehat dan menabung uang yang seharusnya dibelikannya rokok satu bungkus tiap hari.

Dirinya mengisahkan bahwa sang suami secara konsisten menabung uang Rp 20.000 di akuarium bekas yang diberi label ‘THE POWER OF Rp 20.000’. Layaknya peribahasa, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Tabungan pria yang bertekad berhenti merokok ini pun terkumpul hingga jumlahnya mengejutkan.

“Kini saat mudik tiba, saatnya dibongkar. Luar biasa hasilnya fantastis. 1 Tahun kebeli 1 motor. Power of Rp 20.000 emang beda banget gan,” tulis Dita.

Baca Juga : Perokok Pasif Lebih Berbahaya Daripada Perokok Aktif, Ini Cara Menghindari Efek Buruknya

2. Kembali Sehat dan Bersinar setelah Berhenti Merokok

Kisah inspiratif lainnya datang dari Siantita Novaya. Dilansir dari IDNTimes.com, ia mengisahkan pengalamannya berhenti merokok dan dampaknya besarnya pada kehidupan yang dia jalani.

Tita mulai rajin merokok saat kuliah agar dia bisa bergabung dengan anak-anak keren di kampus. Dia mulai merokok agar dianggap mengintimidasi dan fashionable dalam waktu yang bersamaan.

Tita juga merokok agar dianggap serius oleh kakak-kakak tingkat di kampus. Alasan lainnya Tita merokok agar tak merasa terlalu lapar sehingga aku bisa tetap kurus dan memiliki tubuh yang indah.

Menginjak usia 20 tahun, kebiasaannya merokok berubah jadi kecanduan di luar batas. Memasuki usia 22 tahun, dampak rokok ternyata sudah dirasakan Tita.

Wajahnya mulai dipenuhi titik-titik hitam dan lingkaran hitam di bawah mata. Berat badannya di bawah normal dan dia tak mendapatkan menstruasi selama beberapa bulan. Deretan gigi putihnya pun berubah menjadi kuning.

Semenjak itu, dia memutuskan untuk berhenti. Dua minggu pertama memang menyiksa. Tapi tubuhnya menjadi jauh lebih baik. Memang, dampaknya tidak langsung terasa. Tapi, perlahan, gigi mulai cemerlang, mata kembali bersinar, dan deretan jerawat yang biasanya menghiasi tak lagi nampak.

Tita kembali memiliki energi yang melimpah dan mulai mendapatkan menstruasi lagi. Dia juga semakin percaya diri karena tak pernah batuk-batuk lagi di depan umum.

3. Berhenti karena Anak Ikut-Ikutan Merokok

Kisah Thamrin Dahlan yang ia bagikan di Kompasiana ini mungkin terdengat tidak semenguntungkan dua kisah sebelumnya, tapikisah Thamrin ini sangat menyentuh.

Thamrin dulunya adalah seorang perokok berat. Kantor dan rumahnya penuh asap rokok. Protes istrinya tidak pernah dia gubris. Kehadiran seorang anak di tengah keluarga Thamrin pun tidak membuat dia berhenti merokok.

Hingga suatu hari, Thamrin mengobrol sambil merokok dengan seorang sahabat yang berkunjung ke rumahnya. Ketika itu, anaknya yang baru berusia 18 bulan datang menghampiri.

Dia terus memerhatikan ayahnya yang asyik merokok. Rasa penasarannya yang tinggi membuat anak itu mengulurkan tangan dan mengambil puntung rokok di asbak dan kemudian mulai menghisapnya.

Thamrin yang kaget secara refleks menepis tangan anaknya hingga dia menangis histeris dan berlari ke ibunya. Tidak pernah sekalipun Thamrin memarahi apalagi memukul anaknya itu. Reaksi kagetnya itulah yang membuat Thamrin secara refleks memukul anaknya.

Karena kejadian itulah, Thamrin kemudian merenung dan harus membayar kesalahan tersebut. Ia berjanji tidak akan menyentuh lagi rokok meski sebatang. Dan hingga saat ini hampir 35 tahun Thamrin bisa menikmati tubuh sehat tanpa kontaminasi asap rokok di paru-parunya.

Nah, itulah tiga kisah inspiratif dari para perokok yang akhirnya memutuskan untuk berhenti. Kisah mana yang menurut Moms paling menginspirasi?

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.