Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
25 Februari 2021

Bacakan Kisah Nabi Isa dan Mukjizatnya untuk Si Kecil, Moms!

Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah Nabi Isa bagi anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Amelia Puteri

Moms bisa membacakan kisah Nabi Isa yang menginspirasi sebagai dongeng malam.

Tidak dapat dipungkiri, nabi dan rasul adalah orang-orang terpilih. Tentunya Allah SWT memiliki alasan tersendiri mengapa memilih orang-orang tersebut menjadi nabi dan rasul.

Salah satunya bisa jadi karena memiliki karakter yang bisa menjadi contoh untuk umat.

Tentunya Si Kecil memiliki karakter favoritnya ya Moms. Alangkah lebih baiknya untuk mengenalkan cerita para nabi kepada Si Kecil agar bisa mendapat sosok yang sholeh dan menjadi tokoh favoritnya. Banyak cerita yang bisa menarik perhatian anak, misalnya kisah Nabi Isa.

Kisah Nabi Isa penuh dengan mukjizat atau keajaiban bahkan sejak dalam kandungan.

Moms bisa membacakan kisah Nabi Isa sambil membayangkan atau membuat diorama menggunakan mainan Si Kecil untuk membantunya membayangkan cerita yang sedang dibacakan, lho.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih, Perhatikan 7 Hal Ini Saat Mencari Buku Cerita Anak

Kisah Kelahiran Nabi Isa

Kisah Nabi Isa -1.jpg

Foto: Youtube/Ahlulbayt

Kisah Nabi Isa dimulai saat dia dilahirkan dari rahim seorang gadis yang suci, Maryam. Sejak dilahirkan, Maryam tidak memiliki interaksi dengan laki-laki, oleh karena itu berita kehamilannya begitu menggemparkan.

Saat dikunjungi oleh malaikat Jibril, Maryam berkata, “Bagaimana saya akan melahirkan seorang anak? Saya belum pernah disentuh oleh seorang pria, dan saya tidak pernah menjadi pelacur," kata dia sambil merasa kebingungan.

Jibril berkata, “Ini telah ditetapkan oleh Allah, dan ini adalah masalah yang mudah bagi Allah. Anak ini akan menjadi tanda bagi orang-orang dan belas kasihan Allah untuk mereka. Ini adalah sesuatu yang telah ditentukan sebelumnya," tandasnya.

Karena keimanannya, Maryam meyakini hal tersebut dan berpasrah diri menerima dirinya kini tengah mengandung. Ketika mulai merasakan sakit menjelang melahirkan, Maryam pergi ke timur Yerusalem. Dia melahirkan saat berada di bawah cabang pohon palem di Betlehem, Palestina.

Karena merasakan sakit yang belum pernah dirasakan sebelumnya, Maryam pasrah jika harus meninggal saat melahirkan.

Namun, Allah mengirimkan keajaiban. Di padang tandus itu, mengalir sungai kecil di dekat kakinya. Bahkan, pohon palem yang tidak berbuahpun menjadi hijau dan kurma tumbuh di atasnya saat diguncangkan oleh Maryam.

Setelah Nabi Isa lahir dan tenaganya pulih, Maryam pun kembali ke rumahnya. Saat orang-orang melihatnya menggendong bayi, mereka pun berseru, "Oh Maryam, kamu telah melakukan dosa yang sangat besar. Ayahmu bukanlah orang jahat, dan ibumu bukan pelacur. Bagaimana kamu melakukan ini?"

Namun karena diperintahkan tidak berbicara oleh Allah, Maryam menunjuk ke arah bayi yang memberi isyarat kepada mereka untuk berbicara dengannya.

Merekapun marah karena mengira Maryam sedang mengejek mereka, "Bagaimana kita berbicara dengan orang yang masih dalam buaian?"

Pada saat itu, Allah SWT membuat Nabi Isa berbicara: “Aku adalah hamba Allah. Allah akan mengungkapkan sebuah Kitab kepada saya dan menjadikan saya seorang nabi. Ada berkah dimanapun saya berada. Allah akan memerintahkan saya dengan doa dan zakat selama saya masih hidup," katanya.

Pada kisah Nabi Isa, diceritakan dirinya berbicara saat bayi, dan orang-orang menahan diri untuk tidak menghukumnya dan meninggalkan Maryam dan bayinya sendirian.

Setelah peristiwa yang mencengangkan itu, Nabi Isa tidak berbicara sampai mencapai usia saat anak-anak biasanya sudah bisa berbicara.

Baca Juga: 6 Cerita Dongeng yang Bisa Dikenalkan Pada Anak

Kisah Nabi Isa dan Mukjizatnya

Kisah Nabi Isa -2.jpeg

Foto: Netral.news

Allah SWT memberi Nabi Isa banyak mukjizat. Banyak yang akhirnya menjadi pengikutnya akibat hal tersebut, namun ada juga yang malah mengolok-oloknya dan menganggap itu hanyalah sihir dan seseuatu yang tidak masuk akal lainnya.

Beberapa mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT pada kisah Nabi Isa yakni:

  • Menjadi penyembuh. Allah SWT memberikan mukjizat dengan menciptakan kesembuhan bagi banyak penderita penyakit kusta dan penyakit parah lainnya melalui Nabi Isa.
  • Menghidupkan orang mati. Mukjizat ini diberikan kepada Nabi Isa untuk mengalahkan orang-orang yang menentangnya. Sebab pada zaman itu, banyak yang memiliki keterampilan medis. Namun, mereka tidak dapat meniru apa yang dilakukan oleh Nabi Isa.
  • Kisah Nabi Isa mendapatkan hidangan dari langit. Saat meminta pengikutnya berpuasa, mereka bertanya kepada Nabi Isa apakah mereka akan mendapatkan makanan yang turun dari langit sebagai tanda puasanya diterima. Kemudian Nabi Isa pergi ke tempat shalatnya yang biasa dan memohon agar permintaan pengikutnya dikabulkan. Allah menerima permohonan tersebut dan menurunkan makanan dari langit. Selama makanan turun, Nabi Isa terus memohon kepada Allah agar penyebaran makanan ini menjadi rahmat bagi umatnya, membawa kedamaian dan berkah.
  • Kisah Nabi Isa diangkat ke surga. Ketika Nabi Isa berusia tiga puluh tiga tahun, orang-orang Yahudi ingin membunuhnya. Namun, Allah menyelamatkannya dan membuat salah satu muridnya terlihat seperti Nabi Isa hingga akhirnya murid tersebut dibunuh menggantikannya.
  • Kisah Nabi Isa masih hidup dan akan kembali ke bumi. Kini, Nabi Isa masih hidup dan akan turun ke bumi sebelum hari kiamat. Dalah surat An-Nisa ayat 157 secara eksplisit menunjukkan bahwa Nabi Isa tidak disalibkan atau dibunuh.
  • Mengidupkan burung dari tanah liat. “Dan (sebagai) Rasul kepada Bani Israil (yang berkata kepada mereka): "Sesungguhnya aku telah datang kepadamu dengan membawa sesuatu tanda (mukjizat) dari Tuhanmu, Yaitu aku membuat untuk kamu dari tanah berbentuk burung; kemudian aku meniupnya, Maka ia menjadi seekor burung dengan seizin Allah…,” (QS Ali Imran: 49) 3. Menghidupkan orang mati
  • Mengungkap rahasia. Al-Qur'an menceritakan mukjizat Nabi Isa lainnya, yakni mengetahui hal-hal yang dirahasiakan, seperti apa yang mereka makan di rumah dan apa yang mereka sembunyikan di sana.

Baca Juga: 6 Manfaat Dongeng Dalam Membentuk Karakter Anak

Keuntungan Membacakan Cerita

Kisah Nabi Isa -3

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah membacakan kisah Nabi Isa untuk kecil. Tetapi, sebenarnya adakah keuntungan membacakan cerita bagi anak?

Bayi dan anak kecil adalah spons yang menyerap hampir semua hal di lingkungan mereka. Bahkan selama waktu cerita, pikiran mereka sedang bekerja, menyerap semua bahasa yang mereka dengar dan pelajaran yang dipelajari karakter.

Membacakan cerita seperti kisah nabi Isa ini pada usia berapa pun akan meningkatkan perkembangan otak anak, bonding yang baik, dan banyak lagi.

Moms bisa memilih sebuah buku dan duduk bersama Si Kecil. Bacakan buku dengan penuh ekspresi dan buat tu tersebut berjalan semenarik mungkin.

Dengan melakukannya secara rutin, Moms dan Si Kecil akan mendapatkan banyak manfaat. Apa saja?

  • Bonding. Membaca buku bersama adalah cara yang bagus untuk bersantai dan menghabiskan waktu bersama. Penelitian dari Archives of Disease in Childhood menunjukkan bahwa membaca dapat mendukung hubungan orangtua-anak yang kokoh. Anak-anak merasa aman saat mereka membaca.
  • Keterampilan mendengarkan. Para ahli di Scholastic menjelaskan bahwa mendengarkan adalah keterampilan yang harus dimiliki anak-anak sebelum dapat membaca sendiri. Mereka menyarankan untuk membacakan buku dengan ekspresi yang sesuai cerita dan bisa ditambahkan dengan musik atau hal menyenangkan lainnya.
  • Perkembangan kognitif dan bahasa. Bahkan bayi pun mendapatka manfaat saat mendengar ibunya membacakan cerita. Sebuah studi pada 2013 oleh jurnal Child Language Teaching and Therapy menunjukkan bahwa bayi yang banyak dibacakan buku dan diajak berbicara memiliki skor lebih tinggi dalam keterampilan bahasa dan perkembangan kognitif, seperti pemecahan masalah.
  • Kosakata yang luas. Membacakan buku untuk anak-anak juga dapat membantu memperluas jumlah dan variasi kata yang digunakan. Moms bisa membacakan buku yang berisi kata-kata yang mungkin tidak digunakan dalam komunikasi sehari-hari. Journal of Developmental and Behavioral Pediatrics memperkirakan bahwa anak-anak yang secara teratur membaca selama 5 tahun menjelang taman kanak-kanak akan mendapatkan 1,4 juta lebih banyak kata daripada anak-anak yang tidak membaca selama tahun-tahun itu.
  • Kreativitas. Buku dan cerita dapat membuka dunia baru bagi anak. Ada banyak buku nonfiksi tentang dinosaurus, serangga, dan pesawat terbang. Cerita fiksi dapat melampaui dunia nyata dan menggunakan elemen fantasi yang membuat anak-anak berpikir kreatif. Dan para ahli mencatat bahwa kreativitas penting untuk mengembangkan minat dan ide untuk memelihara kesehatan emosional.
  • Pelajaran hidup. Seperti pada kisah nabi Isa, cerita lain pun memiliki pelajaran berharga. Buku memberikan kesempatan untuk berbicara tentang situasi dunia nyata dengan cara yang sesuai dengan usia. Anak-anak akan menyukai buku yang menampilkan anak-anak seusia mereka melakukan hal-hal yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Perkembangan sosial dan emosional. Membacakan buku untuk anak juga dapat mengajari anak cara mengatasi pengalaman yang sulit atau stress yang dialami. Membaca buku yang bercerita tentang situasi yang berpotensi emosional, seperti memulai di sekolah baru, dapat membantu memulai percakapan dan menunjukkan kepada anak-anak bahwa perasaan tersebut adalah normal.

Mengetahui kisah nabi Isa beserta mukhijat yang dimilikinya diharapkan akan membuat anak tertarik untuk membacanya dan menjadi cara agar Si Kecil bisa lebih mencintai nabinya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait