Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Pasca Melahirkan | Nov 15, 2018

Kok Jadi Insomnia Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bagikan



Selain rasa bahagia setelah memiliki buah hati, sebagian Moms justru mengalami insomnia setelah melahirkan.

Bagi para ibu baru, malam hari bukanlah waktu untuk beristirahat. Selain waktu tidur terganggu karena bayi belum punya jadwal tidur teratur, Moms bisa jadi merasa gelisah sehingga jadi susah tidur.

Kira-kira sebenarnya apa ya yang jadi penyebab insomnia setelah melahirkan?

Baca Juga : Susah Tidur? Kenali Penyebab Insomnia dan Cara Mengatasinya!

Insomnia Setelah Melahirkan

Moms yang kerap mengalami susah tidur ini bisa juga disebut insomnia postpartum.

Kondisi ini merupakan ketidakmampuan seorang perempuan setelah melahirkan untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

Perubahan hormonal setelah melahirkan menjadi penyebab insomnia setelah melahirkan.

Sebanyak 15% dari ibu baru mengalami kondisi ini dan bisa saja insomnia menjadi gejala depresi setelah melahirkan.

Charles Samuel, dari Canadian Sleep Society mengungkapkan bahwa insomnia rentan terjadi pada perempuan dibanding pada laki-laki.

Menurutnya, insomnia pada ibu baru terjadi karena peristiwa yang emosional atau stres. Kondisi ini bisa disebabkan Moms memikirkan berbagai masalah yang ditemui saat mengasuh anak.

Akibat Insomnia Setelah Melahirkan

Insomnia setelah melahirkan juga biasanya menimbulkan gejala seperti berkeringat di malam hari, pikiran yang kacau, detak jantung meningkat serta muncul mimpi yang aneh.

Selain Moms jadi tak berenergi keesokan harinya, ada banyak dampak yang tak terduga jika membiarkan kondisi ini terjadi.

Kurangnya istirahat akan menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental misalnya menjadi lebih cepat marah, merasa cemas dan merasa lelah.

Maka, Moms harus mewaspadai gejala insomnia setelah melahirkan sedini mungkin.

Perlu diingat juga bahwa kondisi insomnia setelah melahirkan ini semakin parah ketika Moms mengalihkan perhatian di malam hari dengan menonton televisi, memainkan smartphone atau gadget di tempat tidur.

Samuel mengungkapkan gadget menjadi solusi banyak orang yang mengalami insomnia. Padahal, hal tersebut sebaiknya dihindari.

Baca Juga : Memakai Korset setelah Melahirkan, Pentingkah?

Cara Mengatasi Insomnia Setelah Melahirkan

Nah, ada berbagai cara mengatasi insomnia yang bisa Moms coba. Mandi dengan air hangat adalah salah satu cara yang bisa Moms coba untuk mengatasi insomnia.

Selain itu, Moms harus memilih kegiatan yang dapat membuat tubuh lebih santai misalnya minum teh hangat.

Moms bisa menemui aneka teh dan minuman hangat untuk mengurangi stres, menenangkan pikiran serta merangsang Moms untuk tidur.

Selain aneka bantuan tadi, Moms juga bisa melakukan kebiasaan sederhana seperti mengambil waktu 10 menit sebelum tidur untuk melakukan teknik relaksasi pernapasan atau yoga.

Cobalah duduk tegak dengan badan yang rileks. Ambil napas teratur sembari mendengarkan music yang mendukung.

Jika Moms tak terbiasa dengan relaksasi pernapasan, Moms bisa mencari cara sendiri untuk bisa lebih santai. Ambil waktu 30 menit sampai 1 jam sebelum tidur untuk melakukannya.

Moms yang pernah mengalami insomnia setelah melahirkan apakah punya cara sendiri untuk mengatasinya? Yuk share di kolom komentar.

(GSA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.