Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Kok Payudara Tidak Membesar Saat Hamil, Normalkah?

Bagikan


masalah payudara saat hamil

Untuk sebagian besar perempuan, ada berbagai perubahan kehamilan seperti payudara membengkak.

Hanya dalam beberapa bulan, beberapa perempuan mungkin menemukan payudaranya membengkak bahkan payudara membesar ini bertahan lama setelah bayi lahir.

Kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh hormon kehamilan, terutama estrogen dan progesteron.

Hormon ini bekerja dengan memberikan jaringan lemak ekstra, meningkatkan aliran darah, dan memicu perubahan lain pada dada sebagai persiapan untuk Moms menyusui.

Namun, tidak setiap ibu hamil mengalami perubahan besar di awal kehamilan.

Para ahli tidak sepenuhnya yakin apa yang jadi penyebab hal ini, tetapi mungkin ada hubungannya dengan jumlah hormon.

Lalu, apakah hal ini dapat mengganggu produksi ASI?

Baca Juga: Apa yang Terjadi Pada Tubuh Ibu Selama Masa Nifas?

Tentu saja tak ada hubungannya antara menyusui dengan payudara membesar.

Ada banyak faktor mulai dari hormon, nutrisi dan kondisi tubuh Moms.

Jadi jangan khawatir jika payudara tidak membesar saat hamil.

Perubahan Payudara Saat Hamil

payudara tidak kencang

Foto: medicalnewstoday.com

Tentu saja Moms akan mengalami berbagai perubahan payudara saat hamil, salah satunya payudara Moms kemungkinan akan menjadi lebih lunak dan jadi lebih sensitif.

Moms jadi lebih sering merasa nyeri.

Jauh sebelum Moms sering buang air kecil, payudara yang bengkak dan nyeri adalah salah satu tanda awal kehamilan.

Seperti perubahan saat hamil lainnya, perubahan payudara bisa disebabkan oleh perubahan hormon.

"Kelembutan payudara berhubungan dengan peningkatan hormon dan aliran darah ke jaringan payudara," Leah Millheiser, M.D., seorang obgin dan direktur Program Pengobatan Seksual Wanita di Stanford Health Care.

Secara khusus, selama kehamilan, kadar estrogen dan progesteron Moms sedang meningkat.

Sama seperti hormon dapat menyebabkan sakit payudara selama menstruasi, perubahan hormon juga dapat membawa rasa sakit selama kehamilan.

Baca Juga: Catat, Ini Penyebab Melahirkan Normal Berlangsung Lama

Di luar itu, nyeri payudara selama kehamilan terjadi karena ada lebih banyak jaringan payudara, sehingga berada di bawah tekanan lebih.

Ada peningkatan lemak dan kelenjar mengembang untuk produksi ASI.

Vena kecil di payudara juga berkembang untuk mengakomodasi segala hal lainnya.

Hal ini membuat payudara akan semakin padat.

Kabar baiknya adalah bahwa rasa sakit sering tidak bertahan lama: Kelembutan ini biasanya hilang setelah trimester pertama.

Selain itu, vena payudara juga bisa lebih terlihat.

Kate Frometa, bidan perawat bersertifikat di UCSF Medical Center mengatakan bahwa volume darah meningkat sekitar 50% selama kehamilan.

Baca Juga: Bukan Keputihan, Ini Penyebab Vagina Basah Saat Hamil

Hal ini menyebabkan vena menjadi lebih terlihat terutama pada Moms yang memiliki kulit terang.

Tentu saja perubahan payudara yakni membesarnya payudara akan terjadi.

Itu sebabnya Moms sebaiknya membeli bra baru yang menyesuaikan besaran payudara.

Lalu, seberapa besar payudara akan berubah?

"Jumlah pertumbuhan payudara bervariasi dari wanita ke wanita, sehingga sulit untuk dinormalisasi," kata Dr Millheiser.

Perubahan payudara ini juga memungkinkan Moms mengalami stretch mark di payudara.

Maka, Moms sebaiknya menggunakan pelembap agar mencegah kondisi ini.

Apakah Moms pernah mengalami perubahan payudara yang biasanya dialami ibu hamil?

(GSA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.