Home & Living

9 Agustus 2021

4 Penyebab Kucing Kentut dan Cara Merawatnya

Bisa jadi karena masalah pencernaan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Moms mungkin tidak asing dengan kucing kentut. Tapi jika terlalu sering, bisa jadi karena ada penumpukan gas di usus akibat masalah pencernaan.

Selain itu yang harus kucing juga memiliki parasit di usus lho, Moms. Bisa jadi parasit inilah yang dapat membuat kucing lebih banyak mengeluarkan gas daripada biasanya.

Kucing biasanya mengeluarkan gas dengan tenang dan tidak terlalu berbau.

MelansirThe Spruce Pets, terkadang kucing bisa mengalami kembung berlebihan, rasa tidak nyaman, dan bau gas yang tidak sedap. Dalam hal ini, kucing Moms perlu menemui dokter hewan untuk diagnosa lebih lanjut.

Berikut ini adalah informasi seputar kucing kentut. Semoga dapat membantu ya, Moms!

Baca Juga: Bulu Kucing Berbahaya Bagi Ibu Hamil?

Tanda Penumpukan Gas Pada Perut Kucing

Asal usul kucing oren

Foto: Orami Photo Stock

Sebenarnya agak sulit untuk mendeteksi ketika adanya penumpukan gas pada perut kucing maupun kucing kentut yang tidak berbunyi, ini karena 99% gas usus tidak berbau.

Terkadang gejala kucing kentut atau penumpukan gas sangat mudah untuk dketahui. Moms dapat mendengar atau menciumnya saat kucing mengeluarkan gas.

Tanda-tanda lainnya mungkin tidak ketara. Melansir Medicinet, Moms mungkin bisa memperhatikan bahwa perut kucing terasa kembung saat Moms mengelusnya. Kucing mungkin bahkan tidak ingin disentuh sama sekali. Ini bisa jadi disebabkan karena kondisinya yang tidak nyaman.

Gas terkadang ditutupi oleh gejala sakit perut lainnya pada kucing. Mereka mungkin mengalami diare atau muntah, membuat Moms tidak menyadari bahwa ada gas juga.

Dalam beberapa kasus, ketika memeriksa kotak pasir, Moms juga mungkin menemukan ada darah di kotoran kucing. Seekor kucing dengan sakit perut yang signifikan mungkin menolak untuk makan atau minum.

Dalam kasus yang jarang terjadi, perut kembung kucing dapat disebabkan oleh penyakit serius seperti Tritrichomonasfoetus, parasit usus yang dapat menghasilkan kotoran “berbau busuk” bergas.

Jika kucing Moms menunjukkan tanda-tanda lain dari gangguan pencernaan, termasuk diare dan muntah yang berlebihan, dan kentut mereka mengeluarkan bau yang menyengat, segera bawa kucing ke dokter hewan agar dokter dapat memeriksa masalah kesehatan yang mendasarinya.

Baca Juga: 5 Tips Merawat Bayi Baru Lahir dengan Hewan Peliharaan di Rumah

Penyebab Kucing Kentut

Berikut ini adalah beragam penyebab kucing kentut, dilansir dari WebMD.

Kabar baiknya, kebanyakan kucing kentut tidak perlu dikhawatirkan. Kucing tidak akan sering buang gas, dan ketika mereka melakukannya (sering kentut), mereka akan sama terkejutnya dengan Moms.

Ini karena kucing adalah makhluk yang elegan, sehingga Moms tidak akan selalu mendengar atau mencium kentutnya karena sebagian besar tidak berbau.

1. Makanan Kucing yang Tidak Tepat

Cara Membuat Makanan Kucing agar Cepat Gemuk.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Memilih makanan kucing yang tepat untuk kucing adalah langkah pertama yang bagus untuk mengelola perut kembung dan kucing kentut.

Pilihlah menu makanan yang mencakup vitamin dan mineral yang diperlukan dan sesuai dengan ukuran, usia, dan tingkat aktivitasnya.

Conohnya adalah serat yang bagus untuk sistem pencernaan kucing, tetapi terlalu banyak serat dapat menyebabkan gas berlebihan.

Dalam kasus tertentu, dokter hewan juga dapat merekomendasikan makanan kucing terapeutik yang diformulasikan khusus untuk pencernaan kucing yang tepat.

2. Makanan Sulit Dicerna

Keju Makanan Kucing.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kucing sering mengkonsumsi makanan apa saja yang diinginkan. Kadang, pemilik kucing tak menyadari bahwa kucing telah memakan makanan tak sehat entah rumput, dedaunan, atau tertelan serabut tali yang biasanya digigit yang justru berakibat pada masalah percernaan pada kucing.

Kucing tak bisa asal diberi makanan karena hal ini justru mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatannya, sehingga dapat menyebabkan kucing kentut.

Makanan yang dikonsumsi kucing harus yang mudah dicerna, ya Moms. Jika tidak, bisa menimbulkan penumpukan bakteri pada saluran pencernaan.

Selain itu, kucing yang mengonsumsi banyak makanan dengan sangat cepat mungkin menghirup banyak udara saat makan. Hal ini menyebabkan sakit perut dan perut kembung untuk beberapa kucing.

Baca Juga: Memberikan Peliharaan Untuk Balita, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?

3. Jarang Beraktivitas

Tanda Kucing Sehat.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Kucing terkadang malas bergerak hanya berbaring di lantai, tiduran, dan tak memiliki kemauan untuk makan atau pup.

Hal tersebut justru menyebabkan kucing rentan menelan banyak udara alias masuk angin yang bisa menyebabkan perut kucing kembung dan sering kentut.

Untuk menghindari hal tersebut Moms bisa memberikan stimulus dengan mengajak kucing bermain dan bergerak.

4. Alergi

Makanan Kucing Puding.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Kucing dapat memiliki beragam macam alergi makanan. Mereka bahkan bisa menjadi alergi terhadap makanan yang telah mereka makan selama bertahun-tahun.

Kebanyakan kucing memiliki gejala kulit dengan alergi makanan, tetapi banyak juga yang memiliki masalah perut seperti diare dan kemungkinan gas. Dokter hewan dapat membantu Moms mendiagnosis alergi makanan, bila kucing kentut terlalu sering.

Baca Juga: Cri-du-Chat, Sindrom Langka yang Membuat Suara Anak Seperti Tangisan Kucing

Perawatan Kentut Kucing

Anak kucing perlu diajak bersendawa

Foto: Orami Photo Stock

The Spruce Pets juga membagikan beragam cara dan langkah perawatan jika anabul Moms sering mengalami kentut kucing.

Apa sajakah itu? Berikut ini informasi lengkapnya.

1. Membasmi parasit usus

Jika kucing Moms mengalami kentut kucing karena memiliki parasit usus, maka obat untuk membunuh parasit akan diresepkan oleh dokter hewan.

Beberapa parasit lebih mudah dibasmi daripada yang lain. Obat cacing yang dijual bebas tersedia tetapi karena tidak ada obat yang membunuh semua parasit, sulit untuk mengetahui apakah Moms memilih yang tepat untuk anabul.

2. Mengganti Diet Kucing

Beberapa kucing memiliki lebih sedikit gas pada makanan basah atau kering, sehingga setiap kucing memiliki penanganan berbeda.

Umumnya, kandungan makanan kucing banyak yang menghasilkan gas, seperti kacang-kacangan, atau sayuran silangan, juga dapat menjadi penyebab kucing terlalu banyak kentut. Maka, gantilah makanan dapat membantu mengurangi kentut pada kucing.

3. Mengobati penyakit usus

Banyak gangguan usus yang berbeda dapat menyebabkan kentut kucing.

Disbiosis, atau ketidakseimbangan bakteri di usus, adalah penyebab umum yang sering diobati dengan probiotik.

Penyakit yang lebih serius termasuk kanker dan masalah peradangan. Diare, muntah, dan/atau penurunan berat badan biasanya terlihat bersamaan dengan perut kembung dalam kasus ini, setidaknya seiring perkembangan penyakit.

Obat-obatan dapat diresepkan untuk memerangi penyakit dan gejalanya, pembedahan mungkin direkomendasikan dan diet khusus dapat dirancang untuk meningkatkan kesehatan saluran usus kucing.

Baca Juga: Ngeri! Balita Ini Hampir Meninggal Akibat Terkena Cakaran Kucing

Itu dia Moms serba-serbi mengenai kentut kucing. Semoga bermanfaat untuk anabul kesayangan, ya!

  • https://www.thesprucepets.com/why-do-cats-fart-554763
  • https://pets.webmd.com/cats/cat-flatulence-gas#2
  • https://www.foundanimals.org/how-to-stop-cat-and-dog-farting/
  • https://www.medicinenet.com/pets/cat-health/flatulence_or_gas_in_cats.htm
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait