Kesehatan

21 Mei 2021

Memahami Bahaya dan Cara Menyembuhkan Kulit Terbakar Matahari

Mengetahui hal yang perlu dilakukan ketika kulit terbakar matahari.
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Karla Farhana

Bahaya dan Cara Menyembuhkan Kulit Terbakar Matahari

Ketika kulit terbakar matahari, hal tersebut bisa sangat menyebalkan. Terlebih kulit terbakar matahari bisa membuat risiko terkena kanker kulit jadi lebih tinggi.

Dalam sebuah jurnal yang berjudul Sunscreens in Melanoma and Skin Cancer Prevention, kanker kulit adalah sebuah kondisi yang paling umum dialami orang dengan ras kulit putih di seluruh dunia. Dari seluruh kasus kanker kulit, sebanyak 15% kasus adalah kasus yang fatal.

Kulit terbakar matahari biasanya sering terjadi ketika seseorang berjemur terlalu lama di bawah paparan sinar matahari. Kondisi ini menyebalkan karena bukan hanya bisa mengganggu penampilan dan estetika, namun rasa perih di kulit pun bisa dirasakan.

Kulit terbakar sinar matahari biasanya baru terjadi ketika Moms atau Dads berjemur di bawah sinar matahari untuk waktu yang lumayan panjang. Terlebih jika tidak menggunakan tabir surya dan pakaian yang cukup untuk melindungi kulit.

Apa saja sih bahaya yang mengintai ketika kulit terbakar matahari? Cari tahu di sini yuk!

Bahaya Kulit Terbakar Matahari

kulit terbakar matahari

Foto: Orami Photo Stock

Sinar matahari bisa merusak sel kulit dan meningkatkan risiko terkena kanker kulit. Hal ini bisa berisiko dan mengintai siapapun dengan usia berapapun.

Namun ketika kulit yang lebih muda terkena sinar matahari langsung dalam waktu yang lama, hal ini lebih berbahaya.

Sebagai contoh, sebuah studi yang dipublikasi oleh American Association for Cancer Research menemukan bahwa kulit terbakar matahari dalam kehidupan pada usia dini sangat berhubungan dengan tingginya risiko terkena kanker kulit melanoma.

80% dari perempuan yang pernah setidaknya mengalami 5 kali kulit terbakar matahari di usia 15 hingga 20 tahun berpotensi mendapatkan kondisi kanker kulit melanoma di usia lanjut.

Jadi, sangat penting bagi orang tua untuk melindungi kulit anak-anaknya dari paparan sinar matahari yang berlebihan. Hal tersebut pun berlaku untuk diri sendiri ya, Moms!

Seperti yang sudah sedikit dibahas di awal, saat ini kanker kulit menjadi jenis kanker yang sangat umum di Amerika Serikat.

Biasanya, orang dengan kanker kulit memiliki sel basal atau kanker sel skuamosa yang cenderung bisa disembuhkan namun memakan biaya yang sangat mahal.

Sementara ada pula yang memiliki kanker kulit melanoma. Kanker jenis ini biasanya ganas dan bertanggung jawab atas sebagian besar kematian yang terkait dengan kanker kulit.

Pada tahun 2018 lalu, American Cancer Society mengestimasi terdapat 91.270 orang Amerika yang memiliki kanker kulit melanoma. Sementara itu 9.320 orang meninggal dikarenakan kanker kulit melanoma.

Melakukan pemeriksaan mengenai kanker kulit mungkin menyebalkan. Namun Moms perlu diagnosa dini dan pengobatan secepat mungkin agar terjindar dari kanker kulit ini.

Nah, setelah mengetahui bahaya kulit terbakar matahari, apa yang perlu dilakukan ketika sudah terlanjur? Ini dia pengobatan yang bisa Moms lakukan!

Baca Juga: 4 Masker Alami Untuk Mengencangkan Kulit Wajah

Cara Sembuhkan Kulit Terbakar Matahari

kulit terbakar matahari

Foto: Orami Photo Stock

Ketika kulit terbakar matahari, tentu Moms memerlukan penanganan yang tepat. Terlebih rasa perih bisa menggangu aktivitas bukan?

Penanganan terhadap kulit terbakar matahari sendiri memiliki tujuan untuk meredakan gejala yang muncul. Terdapat beberapa cara yang bisa Moms lakukan agar proses pemulihan kulit lebih cepat terjadi.

Yuk simak cara mengatasi kulit terbakar matahari dengan bahan yang ada di rumah dan bisa dilakukan dengan mudah!

1. Kompres Dingin Kulit Terbakar Matahari

Cara pertama untuk mengatasi rasa perih yang disebabkan oleh kulit terbakar sinar matahari adalah dengan cara kompres dingin bagian kulit yang terbakar.

Peradangan biasanya akan dialami oleh kulit terbakar matahari. Tandanya adalah kulit akan memerah. Namun Moms tidak perlu khawatir, ya!

Salah satu cara ampuh untuk meredakan peradangan kulit tersebut adalah dengan mengompresnya menggunakan handuk dingin selama 10 hingga 15 menit nih, Moms.

Kompres handuk dingin sendiri bisa dibuat dengan dua cara. Moms bisa menyelupkan handuk ke dalam air dingin, atau Moms bisa juga menggunakan es batu. Cobalah lakukan kompres air dingin beberapa kali dalam satu hari untuk membuat gejalanya jadi lebih ringan.

2. Rendam Tubuh dengan Bahan-bahan Alami

Jika Moms mengalami kulit terbakar matahari di berbagai area, berendam bisa menjadi ide yang menarik. Selain dengan mengompres air dingin, Moms bisa berndam atau mandi dengan air dingin selama 15 menit.

Meski demikian, jangan berendam di kolam yang mengandung klorin ya, Moms! Hal tersebut malah bisa membuat kulit Moms semakin parah karena terkena iritasi.

Agar kulit terbakar matahari bisa lebih cepat sembuh, Moms juga bisa memakai beberapa bahan alami ke dalam bak mandi saat berendam, nih! Beberapa bahan alami bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar karena sinar matahari.

Ini dia bahan yang baik untuk kulit terbakar matahari;

  • Cuka apel untuk mengembalikan keseimbangan pH kulit dan mempercepat proses penyembuhan kulit terbakar matahari
  • Gandum utuh agar rasa gatal pada kulit yang terbakar bisa berkurang
  • Minyak esensial dengana roma lavender atau chamomile untuk membantu mengurangi rasa sakit atau perih yang dirasakan oleh kulit
  • Baking soda untuk membantu menghilangkan kemerahan dan bisa bantu redakan iritasi kulit yang terbakar

Ketika Moms mandi atau berendam, hindari menggosok bagian kulit yang mengalami iritasi, ya. Moms cukup keringkan area kulit terbakar matahari dengan cara menepuk lembut menggunakan handuk yang bersih.

Baca Juga: Alergi Tabir Surya, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

3. Manfaatkan Bahan Alami yang Ada di Dapur

Jika gandum utuh terlalu sulit untuk ditemukan demi menyembuhkan kulit terbakar matahari, Moms bisa memanfaatkan bahan alami yang ada di dapur juga, lho!

Ada banyak bahan alami yang bisa Moms manfaatkan untuk atasi rasa perih. Biasanya kulit terbakar matahari akan memberikan efek kulit mengelupas.

Untuk mengatasi kondisi tersebut Moms bisa memanfaatkan mentimun, lidah buaya, madu, minyak zaitun dan juga minyak wijen agar rasa perih bisa teratasi.

Perlu diketahui bahwa barang di atas punya kandungan antioksidan, antinyeri dan antiradang alami yang bisa memulihkan kondisi kulit mengelupas akibat terbakar sinar matahari.

Cara penggunaan atau pengaplikasiannya pun sangat sederhana, Moms. Moms cuma perlu mendinginkan mentimun atau lidah buaya. Jika sudah blender sampai halus dan oleskan langsung ke kulit selama beberapa menit.

Untuk penggunaan madu dan minyak Moms bisa langsung saja mengoleskan di daerah kulit terbakar matahari yang mengelupas atau merah.

Baca Juga: Alergi Tabir Surya, Kenali Gejala dan Cara Penanganannya

4. Jangan Sampai Kurang Minum

Hal yang paling penting dalam mengobati kulit terbakar matahari adalah dengan tidak lupa minum air putih ya, Moms!

Ketika kulit terbakar matahari, ia akan terlihat lebih kering. Bahkan Moms juga bisa berisiko mengalami dehidrasi, lho!

Karenanya, cobalah untuk memperbanyak minum air putih, jus buah, atau air kelapa untuk mengganti cairan tubuh yang sudah hilang.

Dalam keadaan ini Moms perlu memerhatikan kebutuhan cairan tubuh lebih dari biasanya. Karena dengan tercukupinya cairan tubuh, kulit yang terbakar matahari akan kembali terhidrasi dan pulih dengan lebih cepat.

Memiliki kulit terbakar matahari memang tidak nyaman. Agar kejadian ini tak lagi dialami di masa depan, sebaiknya Moms menggunakan tabir surya.

Baca Juga: Jangan Remehkan Tabir Surya, Ini 3 Hal yang Akan Terjadi Saat Sunburn!

Moms perlu rutin menggunakan tabir surya dengan SPF 50 agar kulit terlindungi dengan sempurna. Bahkan ketika Moms berada di dalam ruangan, tabir surya pun masih diperlukan.

Sinar matahari masih bisa tembus melalui jendela. Ketika hal tersebut terjadi maka kulit Moms tak sepenuhnya terlindungi dari radiasi yang dipaparkan oleh sinar matahari.

Agar kulit terbakar matahari tak terjadi lagi, pakailah tabir surya setiap 2 hingga 3 jam sekali ya, Moms!

Jika sudah terlanjur mengalami kulit terbakar matahari, kondisi tersebut biasanya akan sembuh dalam waktu satu minggu.

Luka bakar yang terjadi karena sinar matahari bisa berulang dan menyebabkan kerusakan kulit yang lebih parah. Jadi, lakukanlah perawatan ketika mengalami kulit terbakar matahari dengan segera.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1180647/
  • http://www.aacr.org/Newsroom/Pages/News-Release-Detail.aspx?ItemID=553#.WzRRzqknbu0
  • https://www.cancer.org/cancer/melanoma-skin-cancer/about/key-statistics.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait