Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Fashion & Beauty | Sep 15, 2018

Mengenal Laser Rejuvenation untuk Kulit Mulus dan Kenyal, Tertarik Mencoba?

Bagikan


Apakah tanda-tanda penuaan di wajah mulai timbul? Kulit yang mulai menua memiliki lapisan kulit mati yang tebal, kalau tidak ditangani wajah pun akan tampak kusam.

Penuaan ini bisa disebabkan karena terlalu sering terkena sinar UV dan menjalani gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.

Oleh karena itu, dr. Kardiana Purnama Dewi, Sp. KK, dokter spesialis kulit dan kelamin Skin and Aesthetic Clinic RS Pondok Indah, Puri Indah menyarankan kita melakukan laser rejuvenation untuk mendapatkan kulit yang mulus dan kenyal.

Menurut dokter yang akrab disapa Dewi ini, laser rejuvenation memberikan hasil yang maksimal tanpa merusak kulit.

Sinar laser memang berbeda dari sinar biasa. Jika sinar biasa bersifat polikromatik, yakni berpendar dan banyak arah, sinar laser justru sebaliknya. Sinar laser hanya tertuju pada satu titik, sehingga lebih fokus pada target. Yuk kita simak lebih lanjut manfaat laser rejuvenation!

Apa Itu Laser Rejuvenation?

Laser rejuvenation atau laser peremajaan berguna untuk menyamarkan tanda-tanda penuaan seperti garis dan keriput halus di wajah, serta flek-flek di kulit.

Kulit akan jadi kencang dan kenyal, karena laser peremajaan mampu merangsang produksi kolagen dan elastin di kulit.

“Laser peremajaan dapat membuat wajah yang kendur menjadi kembali elastis. Muka pun jadi lebih padat dan pori-pori mengecil, sehingga kulit jadi terlihat lembut,” ujar dr. Dewi.

Namun, satu hal yang perlu kita ingat bahwa laser peremajaan tidak bisa dilakukan hanya satu kali. Kita perlu melakukan perawatan setiap 2 minggu sekali untuk mendapatkan hasil maksimal.

dr. Dewi mengatakan bahwa kita bisa melakukan laser rejuvenation sejak usia 20 dan seterusnya. Bahkan di usia manula pun kita boleh melakukan laser peremajaan, lho!

Baca Juga: 5 Penyebab Kulit Kering yang Sering Tidak Kita Sadari

Kelebihan Laser Rejuvenation

Dibanding perawatan wajah lainnya, laser rejuvenation memiliki kelebihan sendiri, yakni spesifik hanya ke lapisan yang kita tuju. Sinarnya akan menembak langsung ke lapisan kulit yang bermasalah tanpa membuat bagian kulit lain rusak.

“Laser juga tidak mengelupas seperti chemical peeling. Chemical peeling dioleskan cairan ke seluruh bagian wajah, sehingga perlu waktu untuk cairan meresap, sehingga prosesnya lebih lama. Chemical peeling juga membuat kulit mengelupas,” jelas dr. Dewi.

Baca Juga: Ini Perbedaan Kulit Kering dan Psoriasis, Serta Cara Menanganinya

Tahapan Laser Rejuvenation

Tahap pertama dalam melakukan laser peremajaan adalah membersihkan wajah dari seluruh makeup. Dalam proses laser ini tidak dibutuhkan anestesi karena tidak menimbulkan rasa sakit, tapi ada sensasi hangat ketika wajah sedang di laser.

Pada laser brightening atau pigmentasi juga tidak dilakukan anestesi. Ada sedikit rasa seperti digigit semut, sehingga rasa sakitnya masih bisa diatasi oleh pasien.

Setelah proses laser selesai, dokter akan memberikan pelembap, shooting cream, atau tabir surya di kulit. Tahap akhir ini dilakukan agar kulit tetap lembap dan tidak terkena dampak buruk sinar matahari.

Ternyata kita juga bisa langsung melakukan laser peremajaan dan laser brightening dalam waktu yang sama, lho. Laser peremajaan dilakukan lebih dulu, kemudian baru memulai proses laser brightening untuk mencerahkan kulit.

Ada beberapa efek samping yang biasa timbul, di antaranya kulit kemerahan, iritasi, dan kulit tampak lebih gelap.

Namun, efek samping itu akan terjadi jika kita langsung berada di bawah sinar matahari setelah tindakan laser dan memakai krim yang mengandung bahan pengelupasan. Oleh sebab itu, jangan lakukan dua hal itu seusai proses laser, ya!

“Bila dilakukan oleh dokter berpengalaman dan ahli, laser peremajaan dan pigmentasi bisa dilakukan dalam waktu yang sama. Efek sampingnya juga akan sangat minimal,” kata dr. Dewi.

Menarik sekali ya, Moms? Apa Moms mau mencoba laser rejuvenation untuk mendapatkan kulit yang mulus dan kencang?

(INT)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.