Newborn

11 April 2019

Lidah Bayi Putih, Akibat Susu Atau Sariawan?

Ada cara mudah untuk menentukkan penyebab dari lidah bayi putih
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, coba perhatikan lidah bayi apakah berwarna keputihan? Jika iya, jangan panik. Lidah bayi putih belum tentu menandakan Si Kecil terkena sariawan. Yuk kenali perbedaan sariawan dan lidah bayi putih akibat sisa susu di bawah ini!

Sariawan Bayi

Sariawan bayi merupakan infeksi pada mulut yang disebabkan oleh jamur bernama Candida Albicans.

Sariawan rentan terjadi karena sistem kekebalan tubuh bayi yang belum matang, sehingga kurang mampu melawan infeksi. Sariawan ditandai dengan lidah bayi putih dan juga bisa muncul di pipi serta bagian atas mulut.

“Sariawan bayi biasa ditularkan dari Ibu yang memiliki infeksi jamur atau jika Ibu sedang mengonsumsi antibiotik untuk waktu yang lama. Infeksi ini kemudian dapat ditularkan kepada bayinya selama menyusui, jika puting susu Ibu sudah terkena sariawan,” ungkap konsultan dokter anak di Kinder Clinic, Singapore, Dr. Pratibha Agarwal.

Sama seperti Moms, bayi yang sedang dalam pengobatan antibiotik juga rentan mengalami sariawan. Karena, kadar bakteri baik dalam mulut bayi akan berkurang oleh antibiotik, sehingga memungkinkan pertumbuhan jamur.

Baca Juga: Tak Hanya Gigi, Begini Cara Membersihkan Lidah Bayi dengan Benar

Milk Tongue

Lidah bayi putih juga dapat disebabkan oleh penumpukan sisa susu atau seringkali disebut dengan milk tongue.

“Dalam keadaan normal, kelebihan susu yang menempel pada lidah bayi saat menyusui akan tersapu saat lidah bergesekan dengan langit-langit mulut. Namun pada beberapa kasus, lidah bayi tidak dapat menyentuh langit mulut, sehingga tidak ada gesekan yang dapat menyapu sisa susu,” ungkap Leigh Anne O’Connor, IBCLC, konsultan laktasi bersertifikat.

Ketidakmampuan lidah bayi untuk menyentuh langit mulut hingga menyebabkan lidah bayi putih, bisa disebabkan oleh dua faktor:

1. Tongue tie, kondisi ini terjadi jika frenulum (jaringan yang menghubungkan lidah ke dasar mulut) terlalu pendek.

Hal ini akan mempersulit bayi untuk menggerakkan lidah dan menjangkau langit mulut yang cukup tinggi.

2. Bagian langit-langit mulut yang terlalu tinggi, sehingga lidah bayi sulit menggapainya. Hal ini bisa terjadi karena efek dari tongue tie. Posisi bayi saat masih dalam kandungan juga dapat menjadi penyebab dari kondisi ini.

Misalnya, kepala bayi tertahan di panggul atau dalam posisi sungsang, sedangkan tulang bayi masih sangat mudah dibentuk, sehingga memengaruhi bentuk rongga mulut.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Menyusu Bayi dengan Tongue Tie dan Lip Tie

Membedakan Sariawan dan Milk Tongue

Keduanya memiliki satu gejala yang sama, yaitu membuat lidah bayi putih. Namun, ada satu cara mudah untuk membedakannya, Moms.

“Gunakan kain lembut untuk mengelap bagian lidah bayi putih. Jika bagian lidah bayi putih tidak terangkat, maka kemungkinan besar itu adalah sariawan,” jelas O’Connor.

Gejala lain sariawan adalah jika bagian dalam mulut bayi tampak kemerahan, meradang, hingga kadang berdarah.

Sebaliknya, jika lidah bayi putih mudah dibersihkan dengan usapan kain lembut dan bekas putihnya menempel pada kain, maka dapat dipastikan itu adalah milk tongue.

Jika Moms menemukan bahwa lidah bayi putih disebabkan oleh sariawan, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan pada bayi.

Meski milk tongue mudah dibersihkan dan tidak berbahaya asalkan Moms rajin mengelap bagian lidah bayi putih, namun jika bayi sering mengalami milk tongue, Moms juga dapat berkonsultasi pada dokter mengenai kemungkinan tongue tie. Pada beberapa kasus, tongue tie dapat diperbaiki dengan tindakan operasi ringan.

(GS/INT)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait