Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Makanan | Feb 2, 2018

Selain Kentang, Ini 5 Makanan Pengganti Nasi yang Bisa Kita Coba

Bagikan


Nasi yang dimasak dari beras putih adalah salah satu makanan pokok Indonesia. Tapi tahukah Moms bahwa nasi putih memiliki 89 persen karbohidrat dengan angka glikemik yang tinggi. Hal ini membuat gula dalam darah Moms akan langsung naik dengan cepat setelah makan nasi.

Kadar gula yang tinggi ini tentu saja akan berakibat buruk jika terjadi terus menerus. Salah satu efeknya adalah diabetes melitus. Namun hal ini bisa Moms.hindari dengan cara mengonsumsi menu pengganti nasi.putih dengan karbohidrat selain nasi. Menu-menu tersebut juga sekaligus bisa Moms padukan untuk clean eating.

Salah satu makanan yang sudah kita ketahui bisa menjadi pengganti nasi adalah kentang. Kandungan karbohidrat kentang jauh lebih kecil dibandingkan nasi. Tak hanya itu, banyak nutrisi penting yang ada dalam kentang seperti vitamin B6, B1, B3 dan B5, vitamin C, kalium, fosfor, mangan, magnesium, dan zat besi.

Nah, selain kentang, berikut 5 makanan pengganti nasi yang bisa kita coba.

Baca juga: Makan 6 Makanan Ini Malah Bikin Tambah Lapar, Kok Bisa?

1. Barley

foto: cleanplates.com

Barley atau jelai adalah salah satu jenis biji-bijian yang kaya akan serat, protein dan mineral. Barley cocok untuk penderita diabetes karena barley mengenyangkan namun juga memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak membuat gula dalam darah meroket.

Tak hanya mengenyangkan, jelai juga membuat Moms tidak cepat lapar sehingga cocok untuk diet bahkan clean eating karena barley mengandung beta glucan yang mampu mengurangi kolesterol jahat.

Cara mengolahnya pun mudah, Moms cukup merebus barley hingga empuk dan menjadikannya salah satu bahan dalam sup. Tak hanya itu, barley juga bisa dimakan bersama salad dan sebagai pengganti oatmeal untuk sarapan.

2. Sorgum

foto: today.com

Sorgum juga termasuk dalam biji bijian. Sebenarnya, sorgum sudah banyak digunakan oleh masyarakat NTT. Kandungan sorgum tidak jauh berbeda dengan jelai yakni kaya akan serat dengan nilai glikemik rendah.

Selain itu, sorgum juga mengandung magnesium yang mampu mengontrol kadar gula dalam darah. Moms bisa membuat bubur sorgum atau menjadikannya tepung untuk dibuat berbagai macam panganan.

Baca juga: Kriteria Beras Sehat Layak Konsumsi untuk Si Kecil

3. Talas

foto: quickeasycook.com

Siapa yang tak kenal talas? Umbi-umbian ini ternyata bisa dijadikan menu pengganti nasi karena mengenyangkan dan mengandung 54 persen indeks glikemik.

Talas bahkan sudah menjadi makanan pokok beberapa daerah di Indonesia seperti Papua. Jika Moms ingin mengonsumsi talas, Moms bisa mengukus atau merebus talas hingga empuk.

4. Ubi

foto: parade.com

Kalau menu ini rasanya sudah cukup populer sebagai menu pengganti nasi. Ubi banyak dijadikan panganan dengan direbus atau kukus dan dibakar. Varian ubi pun beragam mulai dari ubi ungu, ubi merah dan ubi cilembu.

Kandungan karbohidrat di ubi termasuk karbohidrat komplek yang lama diproses dalam tubuh sehingga Moms tidak cepat lapar dan kandungan gula darah tidak melonjak secara tiba-tiba. Tak hanya itu ubi juga mengandung serat, vitamin A, vitamin C, kalsium dan zat besi.

Baca juga: Lebih Sehat dan Bergizi, Ikuti Cara Buat Resep Nugget Tahu Berikut

5. Jagung

foto: splendidtable.org

Menu pengganti nasi berikutnya adalah jagung. Jagung juga salah satu menu pengganti nasi yang sudah populer terutama di NTT dan Madura. Kandungannya antara lain 71,3% pati, 3,7% protein, 1,0% lemak, 86,7% serat kasar, dan 0,34 % gula.

Jagung kaya akan kandungan vitamin A, B, serta vitamin E. Sifatnya yang rendah glikemik membuat Moms tak cepat lapar. Jagung biasanya diolah dengan cara direbus atau dibakar.

Ternyata pilihan menu pengganti nasi di Indonesia sangat beragam ya! Selamat mencoba!

(DNY)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.