Balita dan Anak

BALITA DAN ANAK
24 Juli 2020

7 Jenis Makanan untuk Menaikkan Trombosit Anak

Kenali makanan yang boleh dan dilarang untuk tingkatkan trombosit anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Trombosit adalah sel yang membantu untuk pembekuan darah. Jika Si Kecil terlihat mudah lelah, mudah memar, dan gusi berdarah bisa jadi ia menderita trombositopenia atau jumlah trombosit yang rendah.

Jika anak menderita trombositopenia ringan, Moms bisa mengatasinya dengan makanan untuk menaikkan trombosit anak. Tetapi Moms juga harus perhatikan ada beberapa makanan yang boleh dimakan, namun ada pula yang harus jadi pantangan. Untuk itu, mari simak penjelasan di bawah ini.

7 Jenis Makanan yang Boleh Dikonsumsi untuk Menaikkan Trombosit Anak

Makanan yang mengandung tinggi vitamin dan mineral tertentu bisa membantu tubuh Si Kecil untuk menjaga trombosit dalam darah.

Menjaga trombosit dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan-makanan bergizi yang dapat menyehatkan. Berikut adalah beberapa makanan untuk menaikkan trombosit anak yang dapat Moms sediakan di rumah.

1. Makanan yang Mengandung Folat

makanan untuk meningkatkan trombosit anak 1.jpg

Foto: Pixabay.com

Folat adalah vitamin B9 yang membantu pertumbuhan sel termasuk trombosit dan folat baik untuk kesehatan sel darah.

Folat yang ditambahkan ke dalam makanan atau minuman disebut asam folat.

Folat aman dikonsumsi dalam jumlah banyak. Namun, jangan mengonsumsi asam folat secara berlebihan ya, Moms, dikarenakan dapat mengganggu fungsi vitamin B12.

Folat terdapat di dalam banyak makanan, misalnya beragam jenis kacang-kacangan seperti kacang hitam, kacang panjang, bayam, wortel, asparagus, hati sapi, hati ayam, buah jeruk, alpukat, pepaya, pisang, sereal sarapan, dan pada olahan susu yang diperkaya asam folat.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Avokad Untuk Balita, Moms Wajib Tahu!

2. Makanan yang Mengandung B12

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah dan menaikkan trombosit anak. Vitamin B12 dapat ditemukan pada daging dan hati sapi, telur, ikan salmon, dan tuna.

Susu dan keju juga banyak mengandung vitamin B-12. Namun, tetap berhati-hati saat mengonsumsi susu sapi ya, Moms.

Sebab, menurut penelitian berjudul “Thrombocytopenia as an adverse effect of complementary and alternative medicines, herbal remedies, nutritional supplements, foods, and beverages”, mengonsumsi susu sapi berlebihan malah dapat mengganggu produksi trombosit. Untuk itu, konsumsi susu sapi dalam jumlah sewajarnya saja.

3. Makanan yang Mengandung Zat Besi

makanan untuk meningkatkan trombosit anak 2.jpeg

Foto: Pexels.com

Zat besi penting untuk meningkatkan sel darah merah dan trombosit.

Menurut studi pada tahun 2012 terhadap peserta yang mengalami anemia karena kekurangan zat besi, asupan zat besi terbukti dapat menaikkan kadar trombosit.

Penelitian berjudul “Severe Thrombocytopenia with Iron Deficiency Anemia” yang dilakukan pada balita dan remaja menunjukkan bahwa zat besi dapat menaikkan jumlah trombosit secara signifikan.

Zat besi banyak ditemukan pada kerang hijau, kerang tiram, kacang merah, kacang putih, daging sapi, tofu, biji labu kuning, dark chocolate, dan sereal sarapan dengan kandungan zat besi.

Zat besi yang berasa dari sumber hewani akan lebih cepat diserah oleh tubuh. Jadi, sebaiknya berikan anak zat besi dari sumber nabati dengan disertai konsumsi vitamin C. Tujuannya untuk mempercepat penyerapan zat besi di dalam tubuhnya dan mampu menaikkan trombosit.

Baca Juga: Yuk, Berikan 9 Makanan Kaya Zat Besi Ini untuk Anak

4. Makanan yang Mengandung Vitamin D

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Menurut situs Bio Bridge Global, salah satu makanan untuk menaikkan trombosit anak selain di atas ialah makanan laut.

Tak hanya itu, jamur dan telur pun dipercaya banyak mengandung vitamin D yang berguna untuk membentuk sel sumsum yang menghasilkan trombosit dan sel darah lainnya.

5. Makanan yang Mengandung Vitamin C

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Selain dapat meningkatkan kemampuan tubuh dalam penyerapan zat besi, vitamin C mampu membantu trombosit menyatu dan berfungsi dengan efisien.

Menurut buku Vitamin C: Its Chemistry and Biochemistry, terdapat peningkatan jumlah trombosit pada sekelompok kecil pasien yang telah menerima suplemen vitamin C.

Vitamin C untuk Si Kecil bisa Moms didapatkan dari makanan seperti brokoli, jeruk, stroberi, mangga, kiwi, paprika merah dan hijau, tomat, jambu biji, kembang kol, dan nanas.

Sebisa mungkin, berikan Si Kecil sumber vitamin C tersebut dalam bentuk segar dan tanpa diolah, karena panas dapat merusak kandungan vitamin C-nya.

Baca Juga: 6 Vitamin untuk Anak yang Penting Dikonsumsi Sehari-hari

6. Makanan yang Mengandung Vitamin K

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Vitamin K dibutuhkan tubuh untuk menjaga pertumbuhan sel secara optimal.

Sebab, trombosit hanya mempunyai umur 10 hari dan harus terus diproduksi untuk menggantikan trombosit yang berkurang pada tubuh.

Selain itu, vitamin K berperan aktif dalam pembekuan darah.

Moms bisa memberikan makanan untuk menaikkan trombosit anak yang kaya akan vitamin K, seperti telur, sayuran hijau (bayam, dll), kedelai, brokoli, labu kuning, serta minyak kedelai.

7. Daun Pepaya

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Studi yang dilakukan pada tahun 2013, telah membuktikan bahwa ekstrak daun pepaya dapat menaikkan trombosit dan sel darah merah dengan signifikan.

Penelitian lain juga melaporkan bahwa ekstrak daun pepaya mempunyai kaitan erat dengan peningkatan trombosit secara cepat, khususnya pada pasien demam berdarah.

Moms bisa mendapatkan ekstrak daun pepaya untuk Si Kecil dengan cara merebus daun pepaya pada api sedang selama 10-15 menit. Setelah airnya berkurang, minumkanlah pada Si Kecil sebanyak dua sendok makan setiap dua kali sehari.

Baca Juga: Pentingnya Mengonsumsi Vitamin D Bagi Kesehatan

4 Jenis Makanan yang Dilarang Dikonsumsi saat Ingin Menaikkan Trombosit Anak

Moms juga perlu hati-hati selain menyajikan makanan untuk menaikkan trombosit anak seperti di atas, terdapat pula beberapa makanan yang dilarang. Apa saja, ya?

1. Makanan Berlemak

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Makanan berlemak harus dihindari karena dapat menaikkan kadar kolesterol dalam darah.

Tingginya kolesterol dapat memengaruhi pertumbuhan trombosit dalam darah.

Untuk itu, sebaiknya Moms tidak membuatkan Si Kecil makanan yang digoreng atau daging yang terlalu berlemak, ya.

2. Makanan dan Minuman yang Tinggi Gula

makanan untuk meningkatkan trombosit anak 3.jpg

Foto: Pixabay.com

Menurut situs Platelet Disorder Support Association, jika mau menaikkan trombosit anak, Moms perlu mengurangi jumlah asupan gula, fruktosa, madu, dan juga pemanis lainnya.

Pasalnya, gula terbukti dapat mengubah tingkat pH yang menghasilkan tubuh lebih banyak memproduksi zat asam yang diyakini dapat memicu penyakit dan membatasi peran sistem imunitas tubuh.

3. Makanan dan Minuman yang Mengandung Susu

makanan untuk menaikkan trombosit anak

Foto: Orami Stock Photos

Seperti yang telah dijelaskan di atas, susu sebetulnya kurang bagus apabila dikonsumsi berlebihan oleh anak yang memiliki trombosit rendah.

Sebab, susu dipercaya berkontribusi pada pembentukan lendir dan memperburuk beberapa penyakit autoimun.

Makanan yang mengandung susu dan harus dihindari ialah keju, es krim, dan yoghurt.

Baca Juga: Kenali Perbedaan Alergi Susu dan Intoleransi Laktosa

4. Makanan yang Mengganggu Pembekuan Darah

makanan untuk meningkatkan trombosit anak 4.jpeg

Foto: Pexels.com

Bahan-bahan makanan seperti seperti bluberi, anggur merah, bawang putih, bawang merah, jahe, ginseng, dan tomat terbukti dapat mencegah pertumbuhan sel pembekuan darah.

Untuk itu, hindari memberikan bahan-bahan makanan ini apabila Moms mau menaikkan trombosit anak, ya.

Baca Juga: Anak Mudah Memar? Mungkin Ia Mengalami Trombositopenia

Itulah beberapa makanan untuk menaikkan trombosit anak yang boleh dikonsumsi dan yang dilarang.

Apabila Si Kecil masih memiliki sel trombosit rendah dalam jangka waktu lama, sebaiknya segera membawanya ke dokter untuk melakukan tes darah dan mendapatkan pengobatan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait