Kesehatan

24 Januari 2021

9 Manfaat Akar Kuning yang Semakin Langka di Indonesia

Juga dikenal dengan beberapa nama lain, akar kuning begitu besar manfaatnya untuk kesehatan.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Indonesia kaya akan berbagai spesies tumbuhan yang bermanfaat untuk kesehatan dan sering dijadikan pilihan obat tradisional untuk mengobati berbagai penyakit. Akar kuning salah satunya. Tumbuhan yang mulai langka ini ternyata menyimpan khasiat yang bermanfaat untuk tubuh ketika dikonsumsi dalam dosis yang tepat.

Manfaat Akar Kuning

Dikutip dari Pusat Studi Bioteknologi dan Biodiversitas LPPM UNS, ada tiga spesies akar kuning di Indonesia yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional, yaitu Arcangelisia flava, Coscinium fenestratum dan Fibraurea tinctoria dari familia Menispermaceae. Beberapa daerah di Indonesia mungkin menyebut tanaman-tanaman ini dengan sebutan yang berbeda, misalnya Sirawan Kunyit atau Peron Sapi (Jawa), Ki Koneng (Sunda), Gumi Modoka (Halmahera), serta Kayu Kuning (Sulawesi).

Ketiga spesies ini mengandung senyawa golongan alkaloid dan flavonoid, antara lain berberine, columbamine, jatrorrhizine, dan palmatine. Kandungan-kandungan inilah yang memberikan manfaat akar kuning untuk kesehatan manusia, terutama kandungan berberine yang berperan sebagai antibakteri, antikanker, dan hepatoprotektor.

Akar kuning sudah sejak lama digunakan masyarakat lokal untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Inilah beberapa manfaat akar kuning sebagai obat tradisional.

Baca Juga: 7 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

1. Membunuh Sel Kanker

Akar kuning telah diakui pemerintah daerah sebagai alternatif anti-kanker

Foto: tokopedia.com/linggaborneo

Manfaat akar kuning yang menjadi perhatian banyak penelitian adalah kemampuannya untuk menghambat perkembangan hingga membunuh sel kanker.

Kandungan berberin yang tergolong dalam senyawa alkaloid diduga menjadi pembawa manfaat akar kuning untuk menghambat perkembangan sel kanker. Berberin tidak sendirian, beberapa kandungan lain dalam akar kuning juga menunjukkan potensi antiproliferasi atau aktivitas menghambat perkembangan sel kanker.

2. Membantu Mengobati Masalah Liver

Organ hati atau liver memiliki peranan penting yang cukup vital untuk keberlangsungan hidup manusia. Beberapa fungsi liver misalnya menyaring racun, memproduksi empedu, membantu metabolisme, menyimpan gizi untuk dipakai tubuh, dan beberapa fungsi vital lainnya yang penting untuk kesehatan.

Karena beberapa faktor seperti obat-obatan, infeksi, virus, alkohol, autoimun, dan lain-lain, kesehatan organ ini dapat terganggu. Salah satu manfaat akar kuning adalah menjaga kesehatan liver hingga membantu mengobati penyakit pada organ ini.

Manfaat akar kuning untuk kesehatan liver karena adanya kandungan antioksidan yang berasal dari golongan flavonoid, seperti alkaloid, berberin, tanin, dan lain-lain. Untuk mendapatkan efek hepatoprotektor, ekstrak akar kuning perlu dikonsumsi paling tidak sebanyak 150 mg/kg berat badan.

Dari hasil penelitian lainnya juga menunjukkan ekstrak akar kuning bermanfaat memperbaiki fungsi hati dengan cara menurunkan kadar serum transaminase dan bilirubin. Selain itu, akar kuning juga mendukung pertumbuhan sel-sel hati.

Hingga kini, akar kuning masih dijadikan alternatif obat yang alami untuk membantu mengatasi gangguan pada liver, terutama bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses ke fasilitas kesehatan modern.

Baca Juga: Depkes Laporkan 1,5 Juta Ibu Hamil Dideteksi Hepatitis B

3. Menurunkan Kolesterol

Akar kuning dapat membantu menurunkan kolestrol

Foto: Freepik.com

Salah satu manfaat akar kuning bagi kesehatan adalah kemampuannya untuk membantu menurunkan kolesterol. Dalam Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry, percobaan pada tikus yang diet tinggi lemak dan fruktosa selama 45 hari, kemudian diberikan ekstrak methanol dari akar kuning menunjukkan kemampuan menurunkan kolesterol dan meningkatkan level HDL atau dikenal sebagai kolesterol baik dalam darah.

4. Penawar Racun

Manfaat akar kuning sebagai obat anti racun atau penawar racun alami telah digunakan oleh masyarakat Suku Dayak yang tinggal dekat dengan alam. Akar kuning sering digunakan untuk membantu menghilangkan racun ular, racun tanaman, gigitan lipan atau kalajengking, dan lain-lain.

Caranya, akar kuning direbus dan airnya diminum, kemudian air rebusannya dioleskan ke bagian yang terkena racun.

5. Obat Malaria

Akar kuning membantu menyembuhkan malaria

Foto: Freepik.com

Selain sebagai penawar racun, rupanya manfaat akar kuning juga dapat mengobati malaria oleh Suku Dayak di Kalimantan.

Manfaat akar kuning yang membantu menyembuhkan malaria ini juga diteliti oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), yang menduga bahwa kandungan senyawa aktif alkaloid untuk melawan malaria.

Dalam beberapa penelitian lain juga disebutkan kandungan berberin dalam akar kuning bertanggung jawab atas efek antimalaria, hepatoprotektor, antibakteri, dan antikanker.

Baca Juga: 6 Jenis Makanan yang Perlu Dihindari Saat Terkena Malaria

6. Antibakteri

Manfaat akar kuning untuk kesehatan tubuh juga menunjukkan kemampuan antibakteri dan mikroba lainnya. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan akar kuning menghambat atau membunuh bakteri karena adanya senyawa kimia seperti alkaloid, tanin, flavonoid, dan lain-lain.

Efek antibakteri akar kuning ini sedang diteliti agar semakin efektif untuk dijadikan alternatif pengobatan bagi infeksi bakteri yang telah resisten terhadap antibiotik.

Walaupun masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, penelitian terbaru menunjukkan ekstrak akar kuning mampu menghambat pertumbuhan bakteri E. coli, S. aureus dan Streptococcus pyogenes.

7. Antiparasit

Beberapa penyakit akibat parasit dapat diobati dengan akar kuning

Foto: Freepik.com

Suku Dayak di Kalimantan juga mengenal manfaat akar kuning sebagai obat cacing. Manfaat akar kuning juga karena kandungan alkaloid-nya yang mampu bertindak sebagai antiparasit, termasuk membunuh cacing parasit yang menginfeksi tubuh manusia.

Dalam penelitian, tumbuhan dengan alkaloid telah dikenal memiliki efek antiparasit, antimikroba, serta antivirus. Senyawa alkaloid ini dapat menghambat target pusat parasit, seperti DNA, integritas membran, mikrotubulus, dan sinyal saraf, sehingga dapat menghambat infeksi lebih jauh atau membunuh parasit itu sendiri.

Baca Juga: Cara Alami Mengobati Cacingan, Gunakan 8 Bahan Ini

Manfaat Akar Kuning untuk Diabetes

Akar kuning dapat bermanfaat bagi penderita diabetes

Foto: Freepik.com

Selain disebut-sebut sebagai obat tradisional untuk berbagai masalah liver, manfaat akar kuning untuk diabetes juga telah dipercaya masyarakat Indonesia selama turun temurun.

Untuk penderita diabetes, akar kuning bekerja dengan memperbaiki sel-sel pankreas yang bermasalah. Pankreas yang terletak di dalam organ hati ini memiliki peran memproduksi insulin dalam tubuh, sehingga kadar gula dalam darah dapat terkontrol dengan seimbang.

Salah satu akibat kinerja pankreas yang terganggu ini adalah produksi insulin yang terhambat, sehingga menimbulkan kadar gula berlebih dalam darah, kondisi inilah yang dikenal sebagai diabetes.

Manfaat akar kuning untuk diabetes ini diteliti dalam Jurnal Farmasi Indonesia dengan pengujian pada hewan. Ditemukan pemberian ekstrak etanol dari akar dan batang Fibraurea tinctoria Lour selama 15 hari dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus secara signifikan, serta tidak ditemukan dampak negatif pada jantung, hati, dan ginjal.

Manfaat Akar Kuning untuk Sendi

Salah satu penelitian pada hewan juga menemukan manfaat akar kuning untuk sendi yang sakit karena memiliki efek analgesik. Ekstrak metanol dari tumbuhan akar kuning jenis C. fenestratum menunjukkan efek analgesik (penghilang rasa sakit) pada dosis 8 mg/kg berat badan.

Manfaat akar kuning untuk sendi yang sakit juga untuk mengurangi peradangan pada penderita arthritis. Akar kuning memiliki beberapa senyawa anti-inflamasi yang membantu mencegah atau menghambat peradangan dalam tubuh, termasuk peradangan sendi.

Baca Juga: 5 Cara Mencegah Osteoarthritis sejak Dini

Nah, itulah beberapa manfaat akar kuning untuk berbagai masalah kesehatan. Sebagian dari manfaat ini memang masih memerlukan penelitian lebih lanjut dan lebih besar lagi untuk mengetahui lebih dalam khasiatnya, namun tidak ada salahnya mencoba pengobatan alternatif yang alami di samping terapi dari dokter disertai gaya hidup sehat.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait