Newborn

25 Juli 2021

25 Manfaat ASI bagi Bayi dan Moms, Luar Biasa!

Apa saja ya manfaatnya? Yuk kita cari tahu!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Defara Millenia
Disunting oleh Adeline Wahyu

Manfaat ASI bagi bayi memang tidak perlu diragukan lagi. Nutrisi yang terkandung pada air susu ibu dapat membentuk imunitas tubuh bayi, sehingga Si Kecil lebih kuat melawan kuman dan virus penyebab penyakit.

Air Susu Ibu atau disingkat ASI memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi. Ia memiliki jumlah nutrisi yang tepat, mudah dicerna, dan mudah didapat.

American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan terus berlanjut bahkan setelah makanan padat diperkenalkan, sampai setidaknya usia 1 tahun atau sampai ibu dan bayi setuju untuk berhenti.

Tak hanya itu, World Health Organization (WHO) pun merekomendasikan pemberian ASI sampai usia 2 tahun atau lebih karena manfaatnya terus berlanjut selama itu.

Organisasi kesehatan ini merekomendasikan mulai sedini mungkin satu jam setelah kelahiran untuk mendapatkan manfaat terbesar.

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu sudah dibuktikan oleh beberapa jurnal dan penelitian. Lantas, apa saja manfaat asi bagi ibu dan bayi? Yuk kita simak di bawah ini.

Baca Juga: 10 Penyebab Mual Saat Menyusui Bayi yang Harus Moms Ketahui

Kandungan ASI

menyusui

Foto: Orami Photo Stock

ASI terdiri dari ratusan molekul bioaktif yang berbeda, beberapa di antaranya belum sepenuhnya dipahami oleh para ilmuwan.

dr. Meutia Ayuputeri, MRes, IBCLC, CIMI, Dokter Umum Konsultan Laktasi, RS Pondok Indah–Pondok Indah dan RS Pondok Indah–Bintaro Jaya, mengatakan bahwa ASI mengandung makronutrien berupa karbohidrat (laktosa), protein, dan lemak, serta berbagai mikronutrien berupa vitamin A, B1, B2, B6, B12, D, K, dan iodine.

Di samping itu, ASI juga mengandung zat hidup (komponen bioaktif) berupa berbagai zat-zat pertumbuhan khususnya untuk pertumbuhan saraf, saluran cerna, kulit, dan pembuluh darah.

"Nutrisi ASI yang tidak kalah penting adalah kandungan imunologinya untuk dasar daya tahan tubuh bayi, seperti sitokin, kemokin, antibodi, dan sel darah putih atau leukosit." Jelas dr. Meutia

Baca Juga: Bayi Bingung Puting? Jangan Sedih, Gunakan Cup Feeder!

Manfaat ASI bagi Bayi

manfaat asi bagi bayi: mencegah sids

Foto: Orami Photo Stock

Moms, ASI adalah makanan yang ideal untuk Si Kecil. Aman, bersih, dan mengandung antibodi yang membantu melindungi dari banyak penyakit umum pada masa anak-anak.

Lalu apa saja manfaat ASI bagi bayi dan ibu? Berikut ulasannya.

1. Nutrisi Ideal

Manfaat ASI bagi bayi yang pertama adalah nutrisi ideal. Sebagian besar profesional perawatan kesehatan merekomendasikan pemberian ASI eksklusif setidaknya selama 6 bulan atau lebih.

ASI mengandung semua yang dibutuhkan bayi untuk 6 bulan pertama kehidupannya, dalam proporsi yang tepat. Komposisinya bahkan berubah sesuai dengan perubahan kebutuhan bayi, terutama selama bulan pertama kehidupannya.

2. Sumber Makanan Ideal

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah sumber makanan ideal.

Moms, selama hari-hari pertama setelah lahir, payudara menghasilkan cairan kental dan kekuningan yang disebut dengan kolostrum.

Kolostrum sangat tinggi protein, rendah gula, dan sarat dengan senyawa bermanfaat. Benar-benar makanan yang luar biasa dan tidak dapat digantikan oleh formula.

Kolostrum adalah ASI pertama yang ideal dan membantu perkembangan saluran pencernaan bayi yang belum matang.

Setelah beberapa hari pertama, payudara mulai memproduksi ASI dalam jumlah yang lebih banyak seiring dengan pertumbuhan perut bayi.

3. Miliki Antibodi Penting

Manfaat ASI bagi bayi yaitu sarat dengan antibodi yang membantu Si Kecil melawan virus dan bakteri yang sangat penting pada bulan-bulan awal.

Ini terutama berlaku untuk kolostrum, susu pertama. Kolostrum menyediakan imunoglobulin A (IgA) dalam jumlah tinggi, serta beberapa antibodi lainnya.

Sebuah penelitian dalam Journal of Human Lactation menunjukkan bahwa bayi yang tidak disusui lebih rentan terhadap masalah kesehatan seperti pneumonia, diare, dan infeksi.

Baca Juga: Ibu Demam Bolehkah Menyusui? Ini Jawabannya Menurut Ahli

4. Kurangi Risiko Infeksi Telinga Tengah

Manfaat ASI bagi bayi selanjutnya adalah mengurangi risiko infeksi telinga tengah.

Menyusui terutama ekslusif dan selama mungkin, dapat melindungi dari infeksi telinga tengah, tenggorokan, dan sinus jauh melebihi masa bayi.

5. Penurunan Risiko SIDS

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah menurunkan risiko SIDS. Sudden infant death syndrome atau sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) diyakini akan terhindar apabila Moms menyusui secara ekslusif.

Sementara alasan mengapa tidak sepenuhnya dipahami, diperkirakan bayi yang disusui lebih mudah bangun dari tidur. Perlindungan kekebalan tambahan juga dapat berperan.

6. Hindari Pilek dan Infeksi

Manfaat ASI bagi bayi yang mendapat secara ekslusif selama 6 bulan yaitu memiliki risiko lebih rendah terkena pilek dan infeksi telinga atau tenggorokan.

Baca Juga: Antibodi COVID-19 Ada di Air Susu Ibu, Ini Penjelasannya

7. Melindungi dari Infeksi Saluran Pernapasan

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah melindungi dari infeksi saluran pernapasan. Menyusui dapat melindungi dari berbagai penyakit akut pernafasan dan gastrointestinal.

8. Turunkan Risiko Alergi

Moms, menurut jurnal berjudul Human Milk and Allergic Diseases: An Unsolved Puzzle, manfaat ASI bagi bayi juga dikaitkan dengan penurunan risiko alergi seperti asma, dermatitis atopik, dan eksim

9. Minim Kembangkan Penyakit Usus

Bayi yang diberikan ASI kemungkinan kecil untuk mengembangkan penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Selain itu, Manfaat ASI bagi bayi juga dikaitkan dengan penurunan 31 persen dalam risiko penyakit radang usus pada masa kanak-kanak.

Efek perlindungan dihipotesiskan sebagai hasil dari interaksi efek imunomodulasi ASI dan kerentanan genetik yang mendasari bayi.

Pola kolonisasi usus yang berbeda pada bayi yang diberi ASI versus bayi yang diberi susu formula komersial dapat menambah efek pencegahan ASI.

Baca Juga: Mandi ASI Untuk Bayi, Ketahui 5 Manfaat Ini

10. Penyakit Celiac

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah menurunkan risiko penyakit celiac. Ada penurunan 52 persen dalam risiko pengembangan penyakit celiac pada bayi yang disusui.

Secara keseluruhan, ada hubungan antara peningkatan durasi menyusui dan penurunan risiko penyakit celiac bila diukur dengan adanya antibodi celiac.

Faktor perlindungan penting tampaknya bukan waktu paparan gluten tetapi tumpang tindih menyusui pada saat konsumsi gluten awal.

Oleh karena itu, makanan yang mengandung gluten harus diberikan saat bayi hanya menerima ASI dan bukan susu formula bayi atau produk susu sapi lainnya.

11. Terhindar Diabetes

Penurunan risiko diabetes tipe 1 dan diabetes non-insulin-dependent juga menjadi salah satu manfaat ASI bagi bayi.

Satu studi dari PLOS ONE menunjukkan bahwa menyusui lebih dari 4 bulan memiliki penurunan yang signifikan dalam kemungkinan bayi mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Ini mungkin karena perkembangan bakteri usus yang berbeda. Bayi yang disusui memiliki jumlah yang lebih tinggi dari bakteri usus menguntungkan yang dapat memengaruhi penyimpanan lemak.

12. Berat Badan Bayi Terkendali

Selain mencegah diabetes, manfaat ASI bagi bayi juga meningkatkan berat badan yang sehat dan mencegah obesitas pada masa anak-anak.

Bayi yang diberi ASI juga memiliki lebih banyak leptin dalam sistemnya daripada bayi yang diberi susu formula. Leptin adalah hormon kunci untuk mengatur nafsu makan dan penyimpanan lemak.

Bayi yang mendapat ASI juga mengatur sendiri asupan susunya. Mereka lebih baik dalam makan hanya sampai mereka puas dengan rasa lapar, yang membantu mereka mengembangkan pola makan yang sehat.

Baca Juga: Mengenali Tahap Perkembangan Attachment Si Kecil Saat Masih Bayi dan Manfaatnya

13. Makanan yang Aman

Manfaat ASI bagi bayi yang selanjutnya adalah sebagai sumber makanan yang aman.

Moms tidak perlu khawatir tentang kontaminasi atau penarikan kembali ASI segar dan selalu steril. Dan pembusukan hanya merupakan faktor potensial untuk ASI yang dipompa yang didiamkan atau didinginkan terlalu lama.

14. Membuat Anak Pintar

Manfaat ASI bagi bayi mendapat membantu ia menjadi pintar. Jurnal Breastfeeding Medicine mengemukakan bahwa, mungkin ada perbedaan dalam perkembangan otak antara bayi yang diberi ASI dan yang diberi susu formula.

Perbedaan ini mungkin disebabkan oleh keintiman fisik, sentuhan, dan kontak mata yang terkait dengan menyusui serta kandungan gizinya.

Studi dari Archive of General Psychiatry menunjukkan bahwa bayi yang disusui memiliki skor kecerdasan yang lebih tinggi dan lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan masalah perilaku mengalami kesulitan belajar seiring bertambahnya usia.

Namun, efek yang paling menonjol terlihat pada bayi prematur, yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah perkembangan.

15. Mengurangi Risiko Terkena Leukemia

Leukemia adalah kanker yang paling umum pada anak-anak dan remaja, terhitung hampir 1 dari 3 kanker.

Sebagian besar leukemia anak adalah leukemia limfositik akut (ALL). Sebagian besar kasus yang tersisa adalah leukemia myeloid akut (AML).

Melansir The American Journal of Epidemiology, Menyusui dikaitkan dengan pengurangan risiko leukemia pada masa kanak-kanak.

Baca Juga: Bayi Sering Menangis? Redakan dengan Teknik 5S

16. Meningkatkan Kesehatan Bayi Perematur

Bayi prematur adalah bayi yang lahir terlalu dini, sebelum usia kehamilan 37 minggu. Bayi prematur mungkin tidak sepenuhnya berkembang saat lahir dan perlu membutuhkan perawatan.

Jika Moms melahirkan bayi prematur, sangat dianjurkan untuk memberikan ASI.

Sebuah penelitian telah membuktikan, manfaat ASI bagi bayi prematur dapat melindungi mereka dari necrotising enterocolitis (NEC), sepsis, penyakit paru-paru kronis, dan kondisi fatal lainnya.

17. Membangun Kedekatan Antara Ibu dan Bayi

Moms, ketika menyusui secara tidak langsung terjadi skin-to-skin antara ibu dan bayi. Proses tersebut membentuk ikatan dan kedekatan yang sangat penting.

Proses ini juga memiliki banyak manfaat lain untuk bayi, seperti mengatur detak jantung dan pernapasannya, serta menjaga suhu tubuhnya tetap sempurna dan membantu menjaga kadar gula darah yang sehat.

Baca Juga: Mengenal Tes Apgar Score untuk Bayi Baru Lahir

Manfaat ASI bagi Ibu

manfaat asi bagi ibu

Foto: Orami Photo Stock

Moms, manfaat ASI tidak hanya untuk Si Kecil saja, ternyata juga untuk kesehatan ibu. Berikut ini manfaat ASI bagi ibu, mulai dari turunkan berat badan hingga mencegah depresi.

18. Turunkan Berat Badan Moms

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menurunkan berat badan Moms.

Tentunya, Moms sering mengar tentang hal ini. Sementara beberapa Moms tampaknya menambah berat badan selama menyusui, yang mudah menurunkan berat badan.

Manfaat ASI bagi ibu memang membakar lebih banyak kalori, dan setelah tiga bulan menyusui, kemungkinan besar Moms akan mengalami peningkatan pembakaran lemak dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui. Padahal, perbedaannya tidak signifikan.

19. Membantu Rahim Berkontraksi

Selama kehamilan, rahim Moms tumbuh sangat pesat, berkembang dari seukuran buah pir hingga memenuhi hampir seluruh ruang perut.

Setelah melahirkan, rahim Moms mengalami proses yang disebut involusi, yang membantunya kembali ke ukuran semula. Oksitosin, hormon yang meningkat selama kehamilan, membantu mendorong proses ini.

Tubuh Moms mengeluarkan oksitosin dalam jumlah tinggi selama persalinan untuk membantu melahirkan bayi dan mengurangi pendarahan. Ini juga dapat menjadi salah satu manfaat ASI bagi bayi dan ibu.

Oksitosin juga meningkat selama menyusui. Ini mendorong kontraksi rahim dan mengurangi pendarahan, membantu rahim kembali ke ukuran sebelumnya.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ibu yang menyusui pada umumnya mengalami lebih sedikit kehilangan darah setelah melahirkan dan involusi rahim yang lebih cepat.

20. Minimalisir Depresi Pascapersalinan

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah mengurangi risiko depresi pascamelahirkan.

Depresi pascapersalinan (PPD) adalah jenis depresi yang dapat berkembang tidak lama setelah melahirkan.

Wanita yang menyusui tampaknya lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi pasca melahirkan, dibandingkan dengan ibu yang menyapih lebih awal atau tidak menyusui, menurut sebuah studi tahun 2012 yaitu International Journal of Psychiatry in Medicine.

Namun, mereka yang mengalami depresi pascapartum lebih awal setelah melahirkan juga lebih mungkin mengalami kesulitan menyusui dan melakukannya untuk durasi yang lebih singkat. Jika Moms memiliki gejala PPD, beri tahu dokter sesegera mungkin.

Baca Juga: Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu dan Bayi

21. Cegah Menstruasi

Pemberian ASI berkelanjutan juga menghentikan ovulasi dan menstruasi. Penangguhan siklus menstruasi sebenarnya merupakan cara alami untuk memastikan adanya waktu di antara kehamilan.

Moms dapat menganggap perubahan ini sebagai manfaat ASI bagi bayi dan Ibu. Hal ini dapat membuat hubungan Moms dan Si Kecil semakin intens.

22. Hindari Komplikasi Kesehatan

Womenshealth.gov menjelaskan manfaat ASI bagi bayi dan ibu yaitu membantu penyembuhan Moms setelah melahirkan. Seperti:

23. Turunkan Risiko Osteoporosis

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menurunkan risiko osteoporosis.

Menurut ahli gizi bayi Ruth A. Lawrence, M.D., seorang profesor pediatri dan OB-GYN di Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi Universitas Rochester di Rochester, Moms yang menyusui memiliki risiko lebih rendah terkena osteoporosis pascamenopause.

"Ketika seorang wanita hamil dan menyusui, tubuhnya menyerap kalsium dengan lebih efisien," jelas Lawrence. "Jadi sementara beberapa tulang, terutama di tulang belakang dan pinggul, mungkin sedikit kurang padat saat disapih, enam bulan kemudian, mereka lebih padat daripada sebelum kehamilan."

Baca Juga: Jangan Panik, Ini 15 Tanda-tanda Mau Melahirkan yang Wajib Diketahui!

24. Menghemat Waktu dan Uang

Daftar teratas manfaat ASI bagi bayi dan ibu yaitu menghemat waktu dan uang. Sebagian besar kegiatan menyusui gratis, kecuali biaya untuk konsultasi laktasi dan pompa ASI. Dengan memilih untuk menyusui, Moms tidak perlu:

  • menghabiskan uang untuk formula
  • hitung berapa banyak Si Kecil perlu minum setiap hari
  • luangkan waktu untuk membersihkan dan mensterilkan botol
  • campur dan hangatkan botol di tengah malam (atau siang hari)
  • mencari cara untuk menghangatkan botol saat dalam perjalanan
  • ASI selalu dalam suhu yang tepat dan siap untuk diminum.

25. Solusi Keadaan Darurat

Manfaat ASI bagi bayi dan ibu yang selanjutnya adalah menjadi solusi keadaan darurat. Dalam keadaan darurat, seperti bencana alam, pemberian ASI dapat menyelamatkan nyawa Si Kecil:

  • Menyusui melindungi bayi dari risiko pasokan air yang tidak bersih.
  • Menyusui dapat membantu melindungi bayi dari penyakit pernapasan dan diare.
  • ASI Moms selalu pada suhu yang tepat untuk Si Kecil. Ini membantu menjaga suhu tubuh bayi agar tidak turun terlalu rendah.
  • ASI Moms selalu tersedia tanpa membutuhkan persediaan lain.

Baca Juga: Tak Sekadar untuk Bayi, Ini Dia 6 Manfaat ASI untuk Ibu

Itu dia Moms manfaat ASI bagi bayi dan ibu. Saat memeberi ASI, Moms juga harus menjaga pola makan sehat agar memberikan ASI yang baik dan bernutrisi untuk Si Kecil.

"Kualitas dan kandungan ASI sangat bergantung pada status nutrisi dan diet atau pola makan ibu. Karenanya, penting sekali ibu dan calon ibu untuk memiliki dan menjaga pola makan yang sehat untuk kualitas dan kandungan ASI yang optimal." Ucap dr. Meutia.

ASI mengandung antibodi dan elemen lain yang melindungi Si kecil dari penyakit dan penyakit kronis. Itu awal terbaik yang bisa Moms berikan, jika mampu.

Apapun pilihan yang Moms buat, tim perawatan kesehatan dapat memandu ke metode dan pilihan yang tepat.

  • https://pediatrics.aappublications.org/content/129/3/e827.full#content-block
  • https://www.who.int/health-topics/breastfeeding#tab=tab_1
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19759351/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5579687/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5651963/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20807738/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22978082/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait