Kesehatan

KESEHATAN
27 Desember 2020

13+ Manfaat Bawang Bombay, Ternyata Menyehatkan!

Walau membuat berurai air mata, bawang bombay ternyata punya banyak manfaat!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Intan Aprilia

Terkenal karena aromanya yang menyengat dan sebagai bahan masakan yang dapat menambah cita rasa, bawang bombay juga kerap kali membuat siapapun yang mengirisnya menangis.

Ternyata bawang bombay memiliki banyak manfaat yang belum banyak orang ketahui. Yuk simak!

Manfaat Bawang Bombay untuk Rambut

Bawang bombay menyimpan banyak antioksidan

Foto: freepik.com

Bawang bombay merupakan jenis bawang yang paling luas dibudidayakan. Tidak hanya di Indonesia, keberadaan bawang bombay di luar negeri pun sangat banyak.

Saus tomat dari Italia, saus bulgogi dari Korea, teriyaki dari Jepang, dan masih banyak kuliner khas mancanegara lainnya yang membutuhkan bawang bombay sebagai salah satu bahannya yang krusial.

Selain aromanya yang menyengat dan rasanya yang cenderung manis, bawang bombay juga terkenal memiliki beragam manfaat untuk rambut dan kesehatan kulit kepala.

Baca Juga: 9 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Para peneliti telah menemukan bahwa sifat antiinflamasi dan antimikroba bawang bombay dapat membantu menumbuhkan rambut atau meningkatkan kesehatan rambut.

Apa saja manfaat bawang bombay untuk rambut?

1. Mendorong Pertumbuhan Rambut

Manfaat bawang bombay untuk rambut yang pertama adalah dapat mendorong pertumbuhan rambut.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Drug Delivery and Therapeutics tahun 2018 menyebutkan bahwa bawang mampu meningkatkan pertumbuhan rambut.

Penelitian ini membuat sampo bawang bombay dengan mengumpulkan 100 gram bawang segar dan memotongnya menjadi potongan kecil, kemudian diambil ekstraknya dan dicampur dengan minyak kelapa. Campuran ini dioleskan ke kulit kepala selama 5 menit.

Dari penelitian ini, mereka menemukan bahwa sampo bawang bombay memberikan lebih banyak nutrisi yang lebih baik untuk folikel rambut, melembabkan rambut dan kulit kepala, serta dapat mendorong pertumbuhan rambut.

Bawang bombay kaya akan sulfur yang merupakan salah satu komponen utama protein keratin yang diperlukan dalam proses pertumbuhan rambut.

Sulfur dapat meningkatkan kekuatan rambut dan mencegahnya dari kerusakan.

Sulfur pada folikel rambut meningkatkan sintesis kolagen dan nantinya akan membantu dalam proses pembentukan sel rambut baru.

Bawang bombay juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah atau memperlambat perubahan pada rambut terkait usia, seperti rambut beruban.

Bawang bombay juga memiliki sifat antibakteri yang menjaga kulit kepala tetap bersih dan bebas dari bakteri dan jamur, sehingga dapat mencegah masalah kulit kepala seperti ketombe.

2. Mengurangi Uban

Manfaat bawang bombay untuk rambut yang tidak kalah menarik adalah dapat mengurangi uban.

Meskipun belum ada hasil penelitian lebih lanjut bahwa bawang bombay dapat mengurangi uban, namun klaim ekstrak bawang bombay dapat mengurangi permasalahan rambut yang satu ini cukup dipercaya.

Diduga karena bawang bombay mengandung senyawa antioksidan yang disebut katalase, dapat membantu mengurangi kandungan hidrogen peroksida pada akar rambut.

Jika Moms dan Dads tertarik mencoba untuk mengurangi uban, caranya adalah dengan mencampurkan 3 sendok teh jus bawang bombay dengan 2 sendok teh jus lemon. Lalu oleskan pada rambut dan kulit kepala secara merata dan bilas dengan air bersih.

Baca Juga: Benarkah Jus Bawang Bombay Bisa Mengatasi Rambut Rontok?

Moms dan Dads dapat melanjutkan dengan keramas menggunakan sampo untuk mengurangi bau bawang. Lakukan hal ini secara rutin selama tiga sampai empat kali seminggu.

3. Merevitalisasi Rambut Kering & Rusak

Manfaat bawang bombay untuk rambut ini didukung oleh kandungan senyawa flavonoid seperti kaempferol dan quercetin yang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan vasodilatasi (melebarkan pembuluh darah) yang membantu meningkatkan aliran darah ke kulit kepala.

Bawang bombay juga banyak mengandung banyak senyawa yang dapat bermanfaat untuk merevitalisasi rambut yang kering dan rusak. Kandungan-kandungan pada bawang bombay ini juga dapat melembabkan rambut.

4. Menyehatkan Kulit Kepala

Manfaat bawang bombay untuk rambut selanjutnya adalah dapat menyehatkan kulit kepala.

Bawang bombay memiliki sifat antiinflamasi yang dapat menenangkan kulit kepala yang kering dan gatal.

Selain itu bawang bombay juga memiliki sifat antimikroba yang mampu melawan bakteri dan jamur yang menyebabkan infeksi kulit kepala.

Dalam beberapa kasus, infeksi kulit kepala dapat menyebabkan kerontokan rambut karena lemahnya folikel rambut.

Kulit kepala yang sehat cenderung memiliki folikel rambut yang kuat sehingga dapat memperkuat rambut dan mencegah kerontokan.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Munculnya Jerawat di Kulit Kepala

5. Mengobati Alopecia Areata

Mengutip dari Medicinenet.com, Alopecia Areata merupakan kebotakan yang terjadi tidak merata.

Biasanya dimulai dengan rambut rontok yang cepat pada area tertentu di kulit kepala dan terkadang berkembang menjadi kebotakan total.

Alopecia areata disebabkan oleh mekanisme autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang folikel rambut dan mengganggu pembentukan rambut normal.

Dalam sebuah studi pada tahun 2014 yang dilakukan terhadap 38 orang, menguji efektivitas penggunaan jus bawang bombay untuk mengobati Alopecia Areata.

Para peneliti meminta satu kelompok orang mengoleskan jus bawang ke kulit kepala mereka dua kali sehari, sementara kelompok kontrol hanya mengoleskan air saja.

Setelah 6 minggu, sebanyak 86,9% peserta yang mengoleskan jus bawang mengalami pertumbuhan rambut. Sedangkan hanya 13% dari kelompok air yang mencatat adanya pertumbuhan rambut.

Para peneliti menyimpulkan jus bawang bombay bisa menjadi pengobatan Alopecia Areata yang patut dipertimbangkan.

6. Mengatasi Ketombe

Sifat antimikroba dan antijamur pada bawang bombay inilah yang membuat beberapa ahli kesehatan menganjurkan bawang bombay sebagai pengobatan infeksi.

Ketombe disebabkan oleh jamur yang disebut Malassezia Furfur, sehingga khasiat antijamur pada bawang bombay dapat berguna sebagai pembasmi ketombe.

Namun, tidak banyak penelitian tentang bawang bombay yang dapat bermanfaat sebagai pembasmi ketombe.

Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Ketombe dengan Garam, Gampang Banget!

Jika Moms atau Dads mengalami masalah ketombe yang membandel dan mencoba menghilangkannya, mengoleskan jus bawang bombay ke kulit kepala bisa menjadi salah satu pengobatan alternatif alami.

Manfaat Bawang Bombay untuk Kesehatan

Manfaat Bawang Bombay untuk Kesehatan.jpg

Foto: freepik.com

Terkenal karena aromanya yang cukup menyengat, bawang bombay sudah digunakan dalam dunia kuliner dan kesehatan selama berabad-abad lamanya.

Bawang bombay mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa tanaman lainnya yang telah terbukti bermanfaat dalam berbagai hal.

Pada zaman Romawi, bawang bombay digunakan untuk mengobati sakit gigi hingga luka akibat gigitan anjing.

Selain itu, di zaman kuno bawang bombay telah sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit seperti sakit kepala, penyakit jantung dan sariawan.

Ada beberapa manfaat bawang bombay untuk kesehatan yang belum banyak disadari, yaitu:

7. Sumber Nutrisi

Bawang bombay kaya akan nutrisi, vitamin dan mineral, serta rendah kalori. Satu bawang bombay ukuran sedang hanya memiliki sekitar 44 kalori.

Bawang bombay juga memiliki kandungan vitamin C, yang berperan dalam mengatur kesehatan dan kekebalan tubuh, memproduksi kolagen untuk perbaikan jaringan, dan membantu penyerapan zat besi.

Vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Baca Juga: 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kesuburan Pria, Dads Wajib Tahu!

Selain vitamin C, bawang bombay juga kaya akan vitamin B, termasuk asam folat (B9) dan piridoksin (B6), yang berperan untuk menjaga metabolisme, produksi sel darah merah, dan mendukung fungsi saraf.

8. Menyehatkan Jantung

Bawang bombay mengandung antioksidan dan memiliki sifat antiinflamasi atau anti peradangan yang dapat menurunkan trigliserida dan menurunkan kolesterol, sehingga manfaat bawang bombay untuk kesehatan jantung patut menjadi perhatian.

Mengutip dari Medlineplus, trigliserida adalah sejenis lemak paling umum di tubuh yang berasal dari makanan, terutama mentega, minyak, dan lemak lainnya.

Salah satu senyawa yang terdapat pada bawang bombay adalah quercetin yang merupakan antioksidan flavonoid, memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu menurunkan faktor risiko tekanan darah tinggi serta melindungi tubuh dari pembekuan darah.

Sebuah studi yang mempelajari efek quercetin yang dipublikasikan oleh National Library of Medicine menemukan bahwa dosis 162 mg ekstrak bawang per hari secara signifikan mengurangi tekanan darah sistolik 3-6 mmHg dibandingkan dengan plasebo.

Dalam studi lainnya pada 54 wanita dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS), mengonsumsi bawang bombay mentah dalam jumlah besar (40-50 gram/hari jika kelebihan berat badan dan 50-60 gram/hari jika obesitas) selama 8 minggu mengurangi total lemak jahat dibandingkan dengan kelompok kontrol.

9. Melindungi dari Radikal Bebas

Siapa sangka kalau bawang bombay merupakan sayuran yang juga kaya akan antioksidan?

Bawang bombay merupakan salah satu sumber antioksidan yang sangat baik dan mudah ditambahkan dalam berbagai masakan.

Faktanya, bawang bombay mengandung lebih dari 25 jenis antioksidan flavonoid yang berbeda.

Antioksidan adalah zat yang dapat melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas, yang dapat menimbulkan berbagai macam risiko penyakit seperti penyakit jantung, kanker, dan penyakit lainnya.

Baca Juga: 11 Manfaat Bawang Merah yang Perlu Diketahui

10. Mencegah Kanker

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan tubuh juga sebagai penangkal kanker.

Mengonsumsi bawang bombay dikaitkan dengan turunnya risiko penyakit kanker tertentu, termasuk kanker perut dan kanker kolorektal.

Bawang bombay mengandung onionin A, senyawa yang mengandung sulfur yang telah terbukti mengurangi perkembangan tumor dan memperlambat penyebaran kanker ovarium dan paru-paru dalam penelitian tabung reaksi.

Dalam sebuah tinjauan terhadap 16 studi pada 13.333 orang menunjukkan bahwa partisipan dengan asupan bawang bombay tertinggi memiliki 15% penurunan risiko kanker kolorektal dibandingkan dengan mereka yang memiliki asupan terendah.

11. Mengontrol Gula Darah

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan gula darah didukung oleh senyawa quercetin dan sulfur dalam bawang bombay, yang sekaligus memiliki efek anti diabetes. Hal ini tentu sangat membantu bagi penderita diabetes atau pradiabetes.

Sebuah penelitian pada 42 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa mengonsumsi 3,5 ons (100 gram) bawang segar mengurangi kadar gula darah sekitar 40 mg/dl setelah empat jam.

Baca Juga: 12 Makanan Penurun Gula Darah dan Paling Ampuh Cegah Diabetes

12. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Bawang bombay memiliki manfaat dapat membantu mendukung tulang yang kuat sama seperti susu.

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan tulang ini berkat kandungan antioksidan di dalamnya.

Antioksidan ini membantu mengurangi stres oksidatif dan mengurangi keropos tulang, yang kemudian dapat mencegah osteoporosis serta meningkatkan kepadatan tulang.

13. Anti Bakteri

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan dengan membantu tubuh melawan bakteri.

Bawang bombay memiliki potensi melawan bakteri berbahaya untuk tubuh seperti Escherichia coli (E. coli), Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus (S. aureus) dan Bacillus cereus.

Ekstrak bawang bombay dapat dipertimbangkan dalam menu sehari-hari untuk menjaga tubuh lebih sehat dan mencegah infeksi bakteri.

14. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Manfaat bawang bombay untuk kesehatan pencernaan ini mungkin belum banyak disorot.

Ternyata, bawang bombay kaya akan serat dan prebiotik yang sangat diperlukan untuk kesehatan usus manusia.

Bawang bombay sarat akan prebiotik inulin yang dapat membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus dan dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Baca Juga: 5 Jenis Pose Yoga Ini Bisa Bantu Atasi Sembelit

Bawang bombay yang selama ini dianggap sebagai penambah aroma dan cita rasa yang ringan, ternyata juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan. Coba berbagai resep dengan bawang bombay yuk, Moms!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait