Kesehatan

KESEHATAN
21 Desember 2020

Dibalik Rasa Pahitnya, Berikut Ini Segudang Manfaat Buah Pare untuk Kesehatan

Meski pahit, ternyata ada banyak manfaat buah pare berikut ini!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Mungkin banyak orang yang tak menyukai pare karena rasanya yang sangat pahit. Semakin matang buahnya, maka rasa dari pare pun akan semakin pahit.

Pare atau Momordica charantia adalah tanaman merambat tropis yang termasuk dalam keluarga labu dan terkait erat dengan zucchini, labu, dan mentimun. Meski pahit, namun tanaman ini dibudidayakan di seluruh dunia karena buahnya yang dapat dimakan. Pare pun menjadi salah satu makanan pokok dalam banyak jenis masakan Asia.

Pare yang tumbuh di Cina biasanya panjang, hijau pucat, dan ditutupi dengan benjolan seperti kutil. Sementara itu, pare yang tumbuh di India lebih kecil; dan memiliki ujung runcing dengan paku yang kasar dan bergerigi di kulitnya.

Namun, meski rasanya yang pahit dan penampilannya yang khas, manfaat buah pare untuk kesehatan ternyata tidak main-main dan sehingga sayang jika dilewatkan.

Mengutip U.S. Department of Agriculture, dalam satu cangkir (94 gram) pare mentah terkandung beberapa nutrisi seperti:

  • Kalori: 20
  • Karbohidrat: 4 gram
  • Serat: 2 gram
  • Vitamin C: 93 persen dari Reference Daily Intake (RDI) atau rekomendasi harian
  • Vitamin A: 44 persen dari RDI
  • Folat: 17 persen dari RDI
  • Kalium: 8 persen dari RDI
  • Seng: 5 persen dari RDI
  • Besi: 4 persen dari RDI

Pare juga kaya akan vitamin C, yakni mikronutrien penting yang terlibat dalam pencegahan penyakit, pembentukan tulang, dan penyembuhan luka. Ia juga tinggi vitamin A, vitamin yang larut dalam lemak yang meningkatkan kesehatan kulit dan penglihatan.

Dalam pare juga tersedia folat, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, serta jumlah yang lebih kecil dari kalium, seng, dan besi. Pare juga merupakan sumber katekin, asam galat, epikatekin, dan asam klorogenat yang baik, mereka adalah senyawa antioksidan kuat yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan. Pare juga rendah kalori namun tinggi serat.

Baca Juga: 6 Manfaat Pare untuk Kecantikan, Luar Biasa

Manfaat Buah Pare untuk Kesehatan

Manfaat Buah Pare untuk Kesehatan

Foto: Orami Photo Stock

Penasaran apa saja manfaat buah pare untuk kesehatan, berikut ulasannya:

1. Buah Pare Bisa Menurunkan Gula Darah

Pare telah dikaitkan dengan penurunan gula darah tubuh. Ini karena pare memiliki sifat yang bertindak seperti insulin, yang membantu membawa glukosa ke dalam sel untuk energi.

Konsumsi pare dapat membantu sel tubuh memanfaatkan glukosa dan memindahkannya ke hati, otot, dan lemak. Pare juga dapat membantu tubuh mempertahankan nutrisi dengan memblokir konversi mereka menjadi glukosa yang berakhir di aliran darah.

Meksi pare bukanlah pengobatan yang disetujui untuk atasi pra diabetes atau diabetes, namun ia terbukti dapat mengelola gula darah. Beberapa penelitian telah meneliti pare dan diabetes.

Namun sebagian besar merekomendasikan melakukan lebih banyak penelitian sebelum menggunakan bentuk olahan pare apa pun untuk dijadikan obat diabetes.

Ada beberapa penelitian yang membahas pare untuk diabetes antara lain:

  • Sebuah laporan di Cochrane Database of Systematic Reviews menyimpulkan bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk mengukur efek pare pada diabetes tipe 2. Ia juga menyebutkan perlunya penelitian lebih lanjut tentang bagaimana pare dapat digunakan untuk terapi nutrisi.
  • Sebuah studi di Journal of Ethnopharmacology membandingkan efektivitas pare dengan obat diabetes saat ini. Studi tersebut menyimpulkan bahwa pare memang mengurangi kadar fruktosamin dengan peserta diabetes tipe 2. Namun, itu kurang efektif dibandingkan dengan dosis yang lebih rendah dari obat yang telah disetujui.

Meskipun tidak ada suplemen makanan yang boleh digunakan sebagai pengganti perawatan standar diabetes, termasuk faktor diet dan gaya hidup, ada beberapa bukti bahwa pengobatan alami tertentu dapat membantu mengatur gula darah dan membantu dalam manajemen diabetes. Pengobatan ini termasuk herbal seperti kayu manis, ginseng, dan kunyit.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti minum teh secara teratur dan mempertahankan tingkat vitamin D yang optimal mungkin bermanfaat untuk melindungi dari diabetes

2. Melawan Kanker

Penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa tertentu dengan sifat melawan kanker. Misalnya, satu penelitian dari U.S. National Library of Medicine, menunjukkan bahwa ekstrak pare efektif membunuh sel kanker perut, usus besar, paru-paru, dan nasofaring, yakni area yang terletak di belakang hidung di belakang tenggorokan.

Studi lain juga memiliki temuan serupa, mereka melaporkan bahwa ekstrak pare mampu memblokir pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara sekaligus mendorong kematian sel kanker.

Perlu diingat bahwa penelitian ini dilakukan dengan menggunakan ekstrak pare dalam jumlah terkonsentrasi pada sel individu di laboratorium, jadi makan satu atau dua buah pare tidak akan efektif untuk merasakan manfaat buah pare untuk kesehatan.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan bagaimana pare dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker pada manusia bila dikonsumsi dalam jumlah normal yang ditemukan dalam makanan.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol

Tak hanya bisa menurunkan kadar gula darah, manfaat buah pare untuk kesehatan selanjutnya adalah menurunkan kadar kolesterol. Kondisi kolesterol tinggi biasanya dapat menyebabkan penumpukan plak lemak di arteri, sehingga memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian pada hewan menemukan bahwa pare dapat menurunkan kadar kolesterol untuk mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan. Misalnya satu studi pada tikus dengan diet tinggi kolesterol yang dipublikasikan Institute for Quality and Efficiency in Health Care mengamati bahwa pemberian ekstrak pare menyebabkan penurunan yang signifikan dalam kadar kolesterol total, kolesterol LDL "jahat", dan trigliserida.

Namun, penelitian terkini tentang potensi penurun kolesterol dari pare sebagian besar terbatas pada penelitian pada hewan yang menggunakan ekstrak pare dosis besar. Studi tambahan diperlukan untuk menentukan apakah efek yang sama berlaku untuk manusia yang memakan pare sebagai bagian dari diet seimbang.

Baca Juga: Jus Seledri untuk Diet, Mitos atau Fakta?

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Apakah Moms sedang dalam rencana penurunan berat badan? Mungkin Moms bisa mendapatkannya jika rutin makan buah pare. Sayuran ini bisa menjadi tambahan yang bagus untuk diet penurunan berat badan, karena rendah kalori namun tinggi serat.

Serat di dalam pare akan melewati saluran pencernaan dengan sangat lambat, membantu Moms kenyang lebih lama dan mengurangi rasa lapar dan nafsu makan. Oleh karena itu, menukar bahan berkalori tinggi dengan pare dapat membantu meningkatkan asupan serat dan mengurangi kalori untuk menurunkan berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pare dapat memiliki efek menguntungkan pada pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Satu studi misalnya yang dipublikasikan Nutrition Journal menemukan bahwa mengonsumsi kapsul yang mengandung 4,8 gram ekstrak pare setiap hari menyebabkan penurunan lemak perut yang signifikan.

Namun penelitian ini dilakukan dengan menggunakan suplemen pare dosis tinggi. Masih belum jelas apakah makan pare sebagai bagian dari diet rutin akan memiliki efek menguntungkan yang sama pada kesehatan atau tidak.

5. Mengatasi Batu Ginjal

Batu ginjal adalah kondisi medis yang sangat menyakitkan. Pare dapat membantu membersihkan tubuh dari batu ginjal melalui sifat pemecahannya secara alami.

Pare mengurangi asam tinggi yang membantu menghasilkan batu ginjal yang menyakitkan. Moms bisa memasukkan bubuk pare dengan air untuk membuat teh yang menyehatkan. Teh ini memiliki rasa yang mungkin mengejutkan namun kaya manfaat.

6. Menjaga Kesehatan Kulit

Makanan atau minuman yang diambil dari buah pare ini juga bermanfaat bagi kulit. Jika diminum secara teratur, pare diyakini akan memberikan efek glowing pada kulit.

Ia juga akan membantu dalam mengobati jerawat, psoriasis, dan eksim. Moms bisa cobalah sup pare untuk menghilangkan salah satu kondisi kulit ini atau untuk mendapatkan kulit yang lebih cantik.

7. Sumber Vitamin-K

Vitamin-K berkontribusi pada kesehatan tulang, pembekuan darah, dan anti-inflamasi. Mereka yang mengidap artritis dapat mengalami nyeri yang lebih rendah dan peradangan pada persendian melalui peningkatan Vitamin-K yang ada di dalam pare.

8. Meningkatkan Imunitas

Sistem kekebalan yang sehat sangat penting untuk menangkis potensi infeksi dan penyakit. Tambahkan pare yang lezat dan mudah disiapkan ini untuk manfaat kesehatan tambahan ini.

Hentikan atau cegah pilek secara instan sambil tetap bermanfaat bagi sistem pencernaan. Pare akan membantu mencegah atau mengurangi alergi makanan, dan menyingkirkan infeksi jamur secara alami. Bonus tambahan dari pare adalah meredakan refluks asam dan gangguan pencernaan.

9. Membersihkan Liver

Pare juga diduga bisa memberi manfaat seperti membersihkan organ hati seperti tonik. Sebuah tonik membantu pencernaan, meningkatkan fungsi kandung empedu, dan menurunkan retensi cairan.

Sirosis hati, hepatitis, dan sembelit juga dapat diredakan dengan konsumsi pare. Cobalah minum jus pare setidaknya sekali sehari untuk menikmati manfaatnya. Tonik ini juga membantu menurunkan berat badan, dan dapat meredakan gejala sistem usus yang mudah terganggu.

Baca Juga: Sayuran untuk Ibu Hamil yang Baik Dikonsumsi

Berapa Banyak Pare Perlu Dikonsumsi untuk Bisa Mendapatkan Manfaatnya?

Berapa Banyak Pare Perlu Dikonsumsi untuk Bisa Mendapatkan Manfaatnya?

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Very Well Health, sayangnya tidak ada cukup bukti untuk menentukan dosis atau kisaran dosis yang tepat untuk pare. Dosis yang tepat untuk Moms mungkin tergantung pada faktor-faktor termasuk usia, jenis kelamin, dan riwayat kesehatan. Pakar kesehatan menyarankan konsumen bahwa suplemen berlabel alami tidak selalu aman atau efektif. Penting untuk memeriksa dengan dokter untuk menentukan dosis yang tepat.

Banyak toko grosir menjual pare sebagai makanan utuh. Selain itu, suplemen makanan yang mengandung ekstrak pare juga dapat ditemukan secara online dan di toko makanan alami, toko obat, dan toko yang mengkhususkan diri pada produk herbal.

Baca Juga: 6 Sayuran Rebus untuk Balita, Enak!

Namun Pare Juga Bisa Sebabkan Efek Samping

Namun Pare Juga Bisa Sebabkan Efek Samping

Foto: Orami Photo Stock

Ketika dinikmati dalam jumlah sedang, pare bisa menjadi tambahan yang sehat dan bergizi. Namun, mengonsumsi pare dalam jumlah tinggi atau mengonsumsi suplemen pare dapat dikaitkan dengan beberapa efek samping. Secara khusus, pare telah dikaitkan dengan diare, muntah, dan sakit perut.

Beberapa risiko dan komplikasi pare antara lain:

  • Diare, muntah, dan masalah usus lainnya.
  • Menurunkan gula darah yang berbahaya jika diambil dengan insulin.
  • Kerusakan hati.
  • Anemia.
  • Masalah dalam kontrol gula darah pada mereka yang baru saja mengalami lonjakan gula darah.

Pare juga tidak disarankan untuk wanita yang sedang hamil, karena efek jangka panjangnya terhadap kesehatan belum dipelajari secara ekstensif. Pare diketahui bisa menyebabkan perdarahan vagina, kontraksi, dan sebabkan keguguran.

Karena pengaruhnya terhadap gula darah, Moms harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memakannya jika sedang mengonsumsi obat penurun gula darah. Selain itu, diskusikan juga dengan dokter sebelum menjadikannya suplemen jika Moms memiliki kondisi kesehatan yang mendasarinya atau sedang mengonsumsi obat apa pun, dan pastikan untuk menggunakannya sesuai petunjuk.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait