Kesehatan

6 Mei 2021

Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan, Tak Disangka!

Banyak manfaat bunga melati yang diberikan untuk tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Bunga melati adalah tanaman yang seringkali dikatakan sebagai saudaranya bunga mawar. Apakah Moms tahu ragam manfaat bunga melati?

Tidak hanya rupanya yang cantik dan baunya yang khas, bunga yang dijuluki sebagai 'puspa bangsa' ini ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan dari kandungan-kandungan di dalamnya.

Bunga melati juga banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik, hingga makanan. Jadi, jangan dulu berburuk sangka jika melihat ada campuran bunga melati dalam sebuah produk.

Berdasarkan Indian Journal of Pharmaceutical Sciences, bunga melati memiliki sifat antibakterial yang sangat bermanfaat.

Bahkan manfaat kesehatan yang diberikan oleh bunga melati di antaranya dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan membantu menurunkan berat badan.

Apa saja manfaat lain dari bunga melati? Simak, yuk!

Baca Juga: Tak Hanya Mawar Melati, 6 Bunga Indah Ini Bisa Jadi Pilihan Untuk Ditanam di Rumah

Bentuk Olahan Bunga Melati

manfaat bunga melati

Foto: womensalphabet.com

Manfaat bunga melati bukan hanya digunakan dalam acara adat maupun campuran dalam kembang tujuh rupa.

Lebih dari itu, bunga melati dapat diolah menjadi berbagai produk kecantikan maupun kesehatan dengan khasiatnya masing-masing.

1. Teh Melati

Teh melati biasanya merupakan campuran teh hijau dengan daun melati.

Kedua bahan ini dapat dicampur saat pembuatan bubuk teh di pabrik maupun kita campur sendiri ketika menyeduh daun teh dengan beberapa helai bunga melati langsung di cangkir.

Manfaat bunga melati yang dijadikan campuran teh ini, di antaranya adalah menangkal radikal bebas yang dapat mengakibatkan penyakit jantung maupun beberapa tipe kanker.

Khasiat itu disebabkan kandungan polifenol yang tinggi pada teh bunga melati sehingga memiliki sifat antioksidan.

Dikutip dari Healthline, teh melati dapat membantu menurunkan berat badan dengan mempercepat metabolisme, polifenol teh melati dapat membantu melindungi terhadap penyakit jantung dengan mencegah kolesterol LDL (jahat) mengoksidasi dan berpotensi menyumbat arteri, polifenol dalam teh melati juga dapat membantu menetralkan bakteri pembentuk plak seperti Streptococcus mutans, dan melawan bau mulut.

Selain itu, teh melati mengandung kafein dan L-theanine, yang dapat membantu seseorang lebih fokus sehingga dapat meningkatkan memori jangka pendek, juga telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit Alzheimer, dan Parkinson.

Mengonsumsi teh melati pun memungkinkan tubuh terhindar dari penyakit idabetes tipe dua dan kanker.

Baca Juga: 6 Jenis Teh untuk Mengurangi Mual Ibu Hamil, Bikin Segar!

2. Diolah Menjadi Losion

lotion

Foto: Orami Photo Stock

Wangi bunga melati yang khas kerap dijadikan sebagai campuran dalam berbagai produk kecantikan, seperti sabun, losion, dan sebagainya.

Namun, manfaat bunga melati di sini bukan hanya sebagai parfum alami, melainkan juga mengatasi masalah kulit, seperti terbakar sinar matahari dan biang keringat.

Penggunaan losion yang mengandung bunga melati juga dipercaya dapat mengembalikan kelembapan dan elastisitas kulit.

Bunga melati juga diyakini dapat mengurangi kerutan halus pada wajah serta membuat kulit terlihat lebih muda dan sehat.

Tak hanya sampai disitu, ada manfaat bunga melati yang juga bagus untuk kecantikan. Mulai dari deodoran alami untuk mencegah bau badan tidak sedap, hingga sebagai kondisioner rambut karena senyawa di dalamnya mampu membersihkan dan menjaga kesehatan rambut serta kulit kepala.

3. Aromaterapi

Pemanfaatan bunga melati yang paling sering ditemui ialah dalam bentuk aromaterapi.

Dikutip dari Very Well Health, menghirup molekul minyak melati (atau menyerap minyak melati melalui kulit) disebut dapat mengirimkan pesan ke sistem limbik, wilayah otak yang terlibat dalam mengendalikan emosi dan memengaruhi sistem saraf sehingga tubuh merasa lebih rileks dan dapat beristirahat dengan lebih berkualitas.

Aromaterapi bunga melati bahkan diklaim bisa membantu meringankan gejala depresi karena bunga melati dipercaya memiliki sifat antidepresan, tetapi belum banyak bukti penelitian yang bisa meyakinkan hal ini.

Namun, Moms tetap boleh menggunakannya. Cukup encerkan aromaterapi bunga melati menggunakan diffuser dan nikmati aromanya untuk mendapatkan manfaat bunga melati.

4. Minyak Esensial

Minyak Esensial Bunga Melati

Foto: Orami Photo Stock

Minyak esensial yang mengandung bunga melati disebut-sebut memiliki sifat afrodisiak alias membangkitkan gairah seksual. Hal ini karena minyak melati memengaruhi keseimbangan emosional dan sistem hormonal.

Inilah sebabnya bunga melati kerap digunakan sebagai bagian dari dekorasi kamar pengantin di malam pertama.

Ada beberapa uji klinis juga yang menyelidiki manfaat minyak bunga melati secara umum. Hasilnya beragam, dengan beberapa penelitian menunjukkan perbaikan suasana hati, kecemasan, tidur, mual, dan nyeri.

Namun, penelitian lain melaporkan bahwa aromaterapi tidak menunjukkan perubahan gejala apa pun. Jadi, sebaiknya minyak dari bunga melati digunakan secara hati-hati, dengan tidak mengonsumsinya.

Hal ini karena minyak melati tidak boleh dikonsumsi secara internal tanpa pengawasan profesional kesehatan.

Berikut cara menggunakan minyak melati:

  • Menggunakan diffuser dengan cara diencerkan
  • Dihirup langsung dari botol
  • Ditambahkan ke semangkuk air panas untuk membuat uap aromatik
  • Diencerkan dalam minyak pembawa dan ditambahkan ke bak mandi air hangat
  • Dicampur dengan minyak pembawa, seperti minyak almond, dan dioleskan secara topikal atau sebagai minyak pijat

Jangan lupa untuk melakukan tes alergi sebelum menggunakan minyak melati pada kulit sebelum mengoleskannya langsung secara keseluruhan.

Hal ini karena beberapa orang masih mengalami reaksi iritasi, meskipun minyak diencerkan. Jika ingin mencoba minyak melati, pertimbangkan untuk mengujinya di area kecil kulit sebelum mengaplikasikannya secara lebih bebas.

Apabila tidak ada reaksi dalam 24 jam, seharusnya aman digunakan. Namun, pada ibu hamil, ibu menyusui, atau seseorang yang memiliki riwayat reaksi alergi parah, bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan minyak esensial apa pun.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Minyak Esensial saat Hamil?

Manfaat Bunga Melati untuk Kesehatan

bunga valentine melati.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Bunga melati sendiri memiliki manfaat yang tidak sedikit bagi kesehatan. Dari beberapa manfaat bunga melati yang pernah diteliti, beberapa di antaranya adalah:

  • Meringankan gejala hepatitis, sirosis, dan penyakit pada hati lainnya
  • Mengatasi sakit perut dan diare parah (disentri)
  • Mencegah stroke
  • Mengurangi keluarnya air susu ibu (ASI) yang berlebihan
  • Mengobati penyakit kulit dan mempercepat proses penyembuhannya
  • Meningkatkan mood, mengurangi stres, dan meredam nafsu makan
  • Penguat rasa dan aroma pada makanan dan minuman.

Di Indonesia, manfaat bunga melati yang terkenal adalah menyembuhkan jerawat, flu, radang mata merah, dan bengkak akibat gigitan serangga.

Khasiat ini datang dari kandungan flavonoid, saponin, tanin, indol, dan benzil alkohol dalam daun melati yang diduga memiliki aktivitas antibakteri.

Meski demikian, manfaat bunga melati di atas baru sebatas penelitian awal maupun testimoni penggunanya. Bila Moms memiliki masalah kesehatan terkait, sebaiknya tetap periksakan diri ke dokter.

Hal ini karena bunga melati mungkin saja memiliki efek samping yang berbahaya. Hingga saat ini, belum ada cara yang benar-benar menunjukkan bagaimana mengonsumsi bunga melati sebagai obat.

Jadi, sebaiknya tidak digunakan secara sembarangan, ya. Selain itu, ibu hamil dan menyusui juga sebaiknya lebih berhati-hati karena belum ada bukti yang mengatakan bahwa bunga melati aman digunakan.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait