Kesehatan

KESEHATAN
4 Januari 2021

Ketahui Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan dan Tips Mengolahnya!

Daging kambing punya banyak manfaat kesehatan, dan ada tips khusus saat mengolahnya berikut!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Amelia Puteri

Di Indonesia, daging kambing adalah salah satu jenis daging yang juga cukup umum diolah menjadi santapan lezat.

Ada banyak masakan khas Indonesia yang menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya, seperti sop, gulai, semur, sate, tongseng, dan masih banyak lagi.

Tak hanya memiliki rasa yang lezat dan khas, manfaat daging kambing untuk kesehatan juga cukup banyak. Ini karena daging kambing memiliki banyak kandungan gizi.

Selain itu, daging kambing juga semakin populer saat perayaan Idul Adha, karena biasanya umat Islam akan mengorbankan kambing atau sapi untuk disembelih dan dagingnya akan diberikan ke masyarakat luas.

Meski mengonsumsi daging merah seperti daging kambing menjadi pantangan bagi sebagian orang, namun makan daging tidak selamanya buruk.

Manfaat daging kambing ini bisa Moms peroleh asalkan Moms mengolahnya dengan benar.

Berdasarkan data U.S. Department of Agriculture, dalam 100 gram daging kambing, terdapat kalori paling sedikit 143 kkal kalori dibandingkan daging ayam, sapi, babi dan domba.

Daging kambing juga mengandung 27 gram protein, lemak cukup rendah sebesar 3 gram. Namun, kandungan kolesterol di dalam daging kambing cukup tinggi, yakni sebesar 75 mg.

Seperti hal nya daging sapi, daging kambing juga mengandung zat besi, vitamin B12, fosfor dan selenium, magnesium, kalium,hingga omega-3.

Cari tahu lebih lanjut tentang manfaat daging kambing berikut ini.

Baca Juga: Ini 4 Mitos tentang Daging yang Ternyata Salah

Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan

Manfaat Daging Kambing untuk Kesehatan

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa manfaat daging kambing yang perlu Moms ketahui, antara lain:

1. Memelihara Massa Otot

Salah satu manfaat daging kambing untuk pria yang sedang menginginkan tubuh yang atletis adalah membangun massa otot.

Ini karena daging kambing adalah salah satu sumber protein atau asam amino yang sangat baik.

Mengutip Harvard TH Chan School of Public Health, nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh agar massa otot terjaga, dan kemudian ini bisa meningkatkan stamina dan kekuatan otot.

Manfaat daging kambing pun bisa memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Setiap hari, orang dewasa perlu mencukupi asupan protein mereka sebanyak 50 hingga 70 gram, dan jika tidak tercukupi, maka ia bisa alami kekurangan protein.

Jika dibiarkan, maka ini akan mempercepat penyusutan massa otot seiring bertambahnya usia seseorang.

Parahnya, jika dibiarkan, hal tersebut akan meningkatkan seseorang mengalami sarcopenia, yakni kondisi saat seseorang alami penipisan massa otot.

2. Mencegah Anemia

Dalam 100 gram daging kambing, ada sekitar 3,5-4 miligram zat besi yang sangat dibutuhkan tubuh untuk mencegah terjadinya anemia.

Seseorang bisa alami anemia saat sel darah merah atau hemoglobin berkurang karena kekurangan zat besi.

Jika dibiarkan, maka kondisi ini bisa menyebabkan organ dan jaringan tubuh kekurangan oksigen, yang kemudian akan mengganggu fungsinya.

Wanita nyatanya lebih rentan alami anemia, karena mereka mengalami menstruasi dan kehamilan.

Alhasil, manfaat daging kambing untuk wanita bisa membuat mereka terhindar dari anemia yang bisa memunculkan gejala seperti lemah, letih, dan lesu, yang cukup mengganggu aktivitas harian.

3. Menjaga Tekanan Darah

Manfaat daging kambing juga merupakan salah satu sumber kalium yang baik.

Dalam 100 gram daging kambing, Moms bisa mendapatkan sekitar 400 mg kalium, yang mana setiap hari Moms membutuhkan asupan kalium sebanyak 4500-4700 gram.

Mengutip American Heart Association, kalium ini sangat dibutuhkan tubuh untuk banyak hal, seperti misalnya mengatur detak jantung dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Namun, daging kambing juga merupakan sumber lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi, sehingga Moms perlu mengonsumsi makanan lain untuk memperoleh asupan kalium.

Jadi daging kambing perlu dibatasi, dan dikonsumsi dengan makanan lain yang tinggi kalium, seperti dalam sayur dan buah.

4. Mengandung Zat Anti Kanker

Manfaat daging kambing untuk pria yang lainnya adalah mencegah mereka alami kanker prostat. Kanker ini terbilang cukup berbahaya, dan cukup umum menyerang pria.

Oleh karenanya, Moms disarankan untuk menyajikan olahan daging kambing untuk suami.

Daging kambing dikenal mengandung asam linoleat dan selenium maupun kolin, asam linoleat ini seperti yang disebutkan Memorial Sloan Kettering Cancer Center sangat bermanfaat untuk mencegah terbentuknya kanker dan peradangan lainnya.

Jika Dads mengonsumsi daging kambing dalam jumlah yang tepat, maka gangguan kesehatan seperti kanker prostat tidak akan mudah terjadi. Ini menjadi manfaat daging kambing lain yang tak kalah penting.

5. Sumber Energi

Apakah Moms atau Dads gemar konsumsi sate kambing? Maka konsumsilah dengan porsi yang pas.

Jika Moms ingin melakukan aktivitas sehari-hari dengan lancar, tubuh pasti akan membutuhkan energi dan daging kambing ini bisa menjadi pilihan sumber energi yang baik untuk tubuh dan bisa dimakan saat makan siang.

Tak hanya itu, kandungan lemak, protein, dan kalorinya bisa memberi Moms energi yang cukup, sehingga manfaat daging kambing bisa membuat tubuh tetap sehat.

6. Mencegah Disfungsi Ereksi

Jika Moms sekali lagi melihat nilai gizi daging kambing, nyatanya ada ragam manfaat daging kambing yang cukup baik untuk tubuh.

Terutama untuk suami dan Moms bisa menyajikannya untuk suami dalam porsi yang tepat supaya manfaatnya bisa didapatkan.

Salah satu manfaat daging kambing untuk pria adalah membantu mengatasi gangguan inflamasi pada pembuluh darahnya.

Jika inflamasi pada pembuluh darah, tepatnya pada penis teratasi, maka ini mampu membuat Dads ereksi dengan sempurna sehingga mencegah disfungsi ereksi, yang bisa memicu ketidakharmonisan rumah tangga.

Namun Dads tetap perlu ingat, daging kambing ini harus dikonsumsi sesuai takaran supaya khasiatnya bisa didapatkan dan tidak menimbulkan efek samping.

Baca Juga: 3 Olahan Kambing untuk Idul Adha, Moms Wajib Tahu Resepnya!

Efek Samping Konsumsi Daging Kambing

Efek Samping Konsumsi Daging Kambing

Foto: Orami Photo Stock

Meskipun manfaat daging kambing untuk kesehatan cukup banyak, namun ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan jika makan daging kambing berlebihan, misalnya:

1. Mengganggu Pencernaan

Daging kambing sama sekali tidak mengandung serat, sehingga jika dikonsumsi tanpa dibarengi makanan yang mengandung serat, ia bisa mengganggu pencernaan seperti menyebabkan sembelit.

Serat sangat berperan dalam tubuh karena ia membantu sistem pencernaan. Kurangnya konsumsi serat juga bisa menempatkan Moms berisiko tinggi terhadap penyakit kanker dan masalah jantung.

2. Tingginya Lemak Jenuh

Sayangnya, tingginya lemak jenuh dalam daging kambing tentu saja tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan. Ia bisa menjadi musuh utama bagi pembuluh darah dan jantung jika dikonsumsi berlebihan.

Alhasil, terlepas banyak manfaat daging kambing, banyak orang dewasa yang mengalami penyakit kardiovaskuler karena kebiasaan makan daging tanpa dibarengi dengan konsumsi makanan sehat lainnya.

Selain itu, kebanyakan memakan daging kambing juga mampu meningkatkan kegemukan karena lemak tubuh bertambah.

3. Tinggi Nitrat dan Garam

Jika membeli daging kambing, usahakan tidak memilih daging yang diawetkan. Pasalnya, daging olahan seperti hot dog, bacon, ham, dan lainnya tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Jenis daging kambing yang diolah bisa mengandung nitrat dan garam tinggi sebagai pengawet. Jika dikonsumsi berlebihan, maka Moms akan mendapatkan efek negatif jangka panjang, seperti penyakit stroke dan jantung.

Baca Juga: Benarkah Daging Kambing Bisa Jadi Obat Darah Rendah?

Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Tidak Prengus

Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Tidak Prengus

Foto: Orami Photo Stock

Terlepas dari manfaat daging kambing untuk kesehatan dan efek sampingnya, bukan berarti daging kambing harus dihindari sama sekali.

Sesekali Moms juga pasti ingin menyajikan olahan daging kambing yang nikmat, seperti misalnya untuk disajikan sebagai menu istimewa di Hari Raya Idul Adha.

Meskipun berbau apak atau prengus dalam bahasa Jawa, daging kambing tetap menjadi menu utama yang ditunggu saat perayaan Idul Adha.

Moms juga bisa mencegah bau prengus pada kambing apabila mengolahnya dengan benar. Terkait hal ini, ada beberapa cara yang bisa Moms pilih untuk mencegah bau prengus pada daging kambing, misalnya:

1. Langsung Direbus Tanpa Dicuci

Salah satu cara untuk mencegah bau prengus pada daging kambing adalah dengan menghindari mencuci daging sebelum ia dimasak.

Pasalnya, mencuci daging akan berpotensi menimbulkan bakteri yang menyebabkan keluarnya bau tak sedap dari dalam daging. Jadi sebaiknya Moms langsung merebus daging hingga mendidih.

2. Cuci dan Baluri Rempah

Bau prengus juga bisa Moms kurangi pada daging kambing meski sudah dicuci. Sebab Moms mungkin meragukan kebersihan dari daging ini sehingga mencuci adalah pilihan tepat agar terhindar dari infeksi bakteri yang mungkin saja terjadi.

Usai dicuci, daging kambing perlu dibaluri dengan campuran rempah yang telah dihaluskan. Rempah ini berisi jahe, kunyit, kapulaga, kayu manis, cengkeh dan bawang putih.

Setelah itu, diamkan selama setengah jam, lalu daging ini bisa direbus dan diolah untuk berbagai masakan. Tak hanya bisa menghilangkan bau tak sedap, rempah-rempah ini juga bisa membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat.

3. Dimasak dengan Nanas

Ada cara lain yang bisa dilakukan untuk atasi bau prengus pada daging kambing, yakni menggunakan buah nanas. Tak hanya bisa membuat daging terasa lebih empuk, aroma yang kuat dari nanas bisa mengatasi bau amis pada daging.

ampurkan saja daging kambing ke dalam buah nanas yang sudah Moms parut, dan kemudian remas perlahan lalu diamkan beberapa saat.

Selain itu, Moms juga bisa menggunakan perasaan jeruk nipis atau jeruk limau juga disebut dapat menghilangkan bau prengus pada daging kambing.

Baca juga: MPASI Daging Sapi Untuk Bayi, Apa Manfaatnya?

Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Empuk

Tips Mengolah Daging Kambing Supaya Empuk

Foto: Orami Photo Stock

Agar lebih merasakan manfaat daging kambing, mengolah daging menjadi empuk membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya 2 hingga 3 jam.

Oleh karena itu, teknik yang tepat sangat dibutuhkan untuk mengolahnya. Berikut ini beberapa bahan alami yang bisa Moms gunakan untuk membuat daging lebih empuk sebelum dimasak:

1. Daun Pepaya

Daun pepaya memiliki enzim yang disebut enzim papain yang bisa bermanfaat untuk membuat daging kambing menjadi empuk.

Caranya cukup mudah, Moms bisa meremas-remas daun pepaya muda hingga getahnya benar-benar keluar.

Moms bisa gunakan daun pepaya untuk membungkus daging lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit. Cara ini paling cocok untuk daging kambing yang hendak dijadikan sate atau steak.

2. Rendam dengan Teh

Cara membuat daging kambing empuk selanjutnya adakah menggunakan rendaman teh. Ini karena teh mengandung tanin yang berfungsi sebagai pengempuk alami.

Teh juga memiliki warna yang sangat pekat, warna pekat dari teh ini bisa digunakan sebagai bahan perendam daging. Moms bisa merendam daging bersamaan dengan teh sekitar 30 menit.

3. Kulit Pisang

Jika Moms punya sisa kulit pisang, maka jangan dibuang ya. Bahan ini mampu membantu mengurangi protein di dalam daging sehingga daging akan lebih cepat empuk saat dimasak.

Selain itu, kulit pisang juga bisa membuat daging yang diolah tidak mudah kering.

4. Daun Nangka

Daun nangka juga bisa menjadi cara ampuh membuat daging lebih empuk.

Saat merebus daging tambahkan 3 sampai 7 lembar daun nangka ke dalam rebusan dan rebus daging dan daun nangka secara bersamaan hingga daging terasa lebih empuk.

Itulah beberapa manfaat daging kambing untuk wanita, untuk pria, dan untuk kesehatan secara keseluruhan serta cara mengolah daging kambing.

Ingat, konsumsi daging kambing secukupnya saja ya Moms supaya tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait