Kesehatan

KESEHATAN
31 Januari 2021

Manfaat Gelatin untuk Kesehatan dan Cara Mudah Membuatnya di Rumah

Ternyata gelatin banyak manfaatnya dan Moms bisa membuatnya sendiri di rumah lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Rizky
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms pasti pernah melihat di iklan yang beredar di internet tentang minuman yang mengandung gelatin. Biasanya produk-produk yang diiklankan tersebut mengklaim bahwa mereka memiliki banyak manfaat, terutama untuk kecantikan. Namun, apa sih sebenarnya gelatin itu? Apakah aman untuk mengonsumsinya?

Mengutip Medical News Today, gelatin adalah produk protein yang berasal dari kolagen. Manfaat gelatin untuk kesehatan juga cukup banyak karena ia adalah kombinasi yang unik dari asam amino. Gelatin telah terbukti berperan dalam kesehatan sendi dan fungsi otak, serta dapat memperbaiki penampilan kulit dan rambut.

Gelatin adalah produk yang dibuat dengan memasak kolagen. Kolagen ini adalah protein yang paling banyak ditemukan pada manusia dan hewan. Ia ditemukan hampir di mana-mana di tubuh, tetapi paling melimpah ada di kulit, tulang, tendon, dan ligamen. Kolagen akan memberikan kekuatan dan struktur untuk jaringan. Misalnya, kolagen meningkatkan fleksibilitas kulit dan kekuatan tendon. Namun, sulit untuk makan kolagen karena umumnya kolagen banyak terkandung dalam makanan yang kurang enak.

Namun untungnya kini kolagen dapat diekstraksi dan Moms bisa merebusnya dalam air. Banyak orang yang kini menambahkan kolagen untuk membuat kaldu sup untuk menambah rasa dan nutrisi. Gelatin yang diekstrak selama proses memasak juga umumnya tidak berasa dan tidak berwarna. Ia larut dalam air hangat, dan memiliki tekstur seperti jeli saat mendingin.

Terkadang, gelatin bisa diolah lebih lanjut untuk menghasilkan zat yang disebut kolagen hidrolisat, yang mengandung asam amino yang sama dengan gelatin dan memiliki manfaat kesehatan yang sama. Baik gelatin dan kolagen hidrolisat tersedia sebagai suplemen dalam bentuk bubuk atau butiran. Gelatin juga bisa dibeli dalam bentuk lembaran. Namun jika kamu menganut pola makan vegan, gelatin tidak cocok karena umumnya gelatin terbuat dari bagian tubuh hewan.

Lantas, apa saja sih manfaat dari gelatin? Simak ulasannya berikut ini!

Baca Juga: Mengenal Kolagen dan Manfaatnya untuk Kecantikan

Manfaat Gelatin untuk Kesehatan

Manfaat Gelatin untuk Kesehatan

Foto: kompas.com

Gelatin mengandung 98 hingga 99 persen protein. Namun, ia adalah protein yang tidak lengkap karena tidak mengandung semua asam amino esensial. Secara khusus, gelatin tidak mengandung asam amino esensial triptofan. Namun ini bukan masalah, karena Moms tidak mungkin makan gelatin sebagai satu-satunya sumber protein. Berikut ini manfaat gelatin yang wajib Moms ketahui:

1. Meningkatkan Kesehatan Sendi dan Tulang

Banyak penelitian telah menyelidiki keefektifan gelatin sebagai pengobatan untuk masalah sendi dan tulang, seperti osteoartritis. Ini adalah bentuk radang sendi yang paling umum yang terjadi ketika tulang rawan bantalan antara sendi rusak, sehingga menyebabkan rasa sakit dan kekakuan.

Dalam sebuah penelitian yang dimuat di Journal of Agricultural and Food Chemistry, 80 orang dengan osteoartritis diberi suplemen gelatin atau plasebo selama 70 hari. Mereka yang menggunakan gelatin melaporkan pengurangan rasa sakit dan kekakuan sendi yang signifikan.

Gelatin juga lebih unggul untuk mengobati rasa sakit. Namun, tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan agar orang menggunakannya untuk mengobati osteoarthritis.

Namun, satu-satunya efek samping yang dilaporkan dengan suplemen gelatin adalah rasa tidak enak, dan membuat seseorang jadi cepat kenyang. Namun pada saat yang sama, terdapat beberapa bukti untuk efek positifnya pada masalah sendi dan tulang. Karena alasan ini, suplemen gelatin mungkin layak dicoba jika Moms mengalami masalah terkait sendi dan tulang.

2. Manfaat Gelatin untuk Wajah

Studi yang dilakukan pada suplemen gelatin menunjukkan hasil yang positif untuk memperbaiki penampilan kulit. Satu studi dari Journal of Cosmetics and Dermatology menunjukkan bahwa wanita makan sekitar 10 gram daging babi atau kolagen ikan mengalami 28 persen peningkatan kelembaban kulit setelah delapan minggu mengkonsumsi kolagen babi, dan peningkatan kelembaban sebesar 12 persen setelah mengkonsumsi kolagen ikan.

3. Manfaat Gelatin untuk Rambut

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi gelatin juga dapat meningkatkan ketebalan dan pertumbuhan rambut. Satu studi dari Journal of Applied Cosmetology, melakukan percobaan dengan memberikan suplemen gelatin selama 50 minggu kepada 24 orang dengan alopecia (sejenis rambut rontok). Jumlah rambut meningkat 29 persen pada kelompok yang diberi gelatin dibandingkan dengan yang tidak. Massa rambut juga meningkat 40 persen saat konsumsi gelatin. Studi lain melaporkan temuan serupa. Peserta diberi 14 gram gelatin per hari, kemudian mengalami peningkatan rata-rata ketebalan rambut individu sekitar 11 persen.

Baca Juga: 10 Sumber Protein Alami yang Bikin Tubuh Lebih Kuat

4. Meningkatkan Fungsi Otak dan Kesehatan Mental

Gelatin sangat kaya glisin, yang dikaitkan dengan fungsi otak. Satu studi dari Journal of Clinical Psychopharmacol, menemukan bahwa mengonsumsi glisin secara signifikan meningkatkan memori dan aspek perhatian tertentu. Konsumsi glisin juga dikaitkan dengan peningkatan beberapa gangguan kesehatan mental, seperti skizofrenia.

Meskipun tidak sepenuhnya jelas apa yang menyebabkan skizofrenia, para peneliti percaya ketidakseimbangan asam amino mungkin berperan. Glisin adalah salah satu asam amino yang telah dipelajari pada orang dengan skizofrenia, dan suplemen glisin telah terbukti mengurangi beberapa gejalanya.

Glisin juga telah ditemukan untuk mengurangi gejala gangguan obsesif-kompulsif (OCD) dan gangguan tubuh dysmorphic (BDD).

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

Gelatin pada dasarnya adalah makanan yang bebas lemak dan karbohidrat. Namun ia bisa berubah tergantung pada cara pembuatannya. Namun secara umum ia memiliki kalori cukup rendah.

Penelitian menunjukkan bahwa gelatin bisa membantu menurunkan berat badan. Dalam sebuah penelitian dari Journal of Eat and Weight Disorder, sebanyak 22 orang masing-masing diberi 20 gram gelatin. Mereka kemudian mengalami peningkatan hormon yang diketahui bisa mengurangi nafsu makan, dan melaporkan bahwa gelatin membantu mereka merasa kenyang lebih lama.

Banyak penelitian juga menemukan bahwa diet tinggi protein dapat membantu Moms untuk merasa lebih kenyang. Namun, jenis protein yang dimakan tampaknya memainkan peran penting. Satu studi juga menemukan bahwa gelatin mengurangi rasa lapar 44 persen lebih banyak daripada kasein (protein dalam susu).

6. Membantu Tingkatkan Kualitas Tidur

Glisin asam amino, yang berlimpah dalam gelatin, telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian bisa membantu meningkatkan kualitas tidur. Dalam penelitian, dtemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi 3 gram glisin sebelum tidur secara signifikan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik. Mereka lebih mudah tertidur dan tidak terlalu lelah pada hari berikutnya.

Baca Juga: 4 Penyebab Insomnia karena Faktor Psikologis dan Cara Mengatasinya

Cara Membuat Gelatin Sendiri di Rumah

Cara Membuat Gelatin Sendiri di Rumah

Foto: Orami Photo Stock

Moms sebetulnya bisa membeli gelatin di sebagian besar toko, atau menyiapkannya di rumah dari bagian tubuh hewan. Moms dapat menggunakan bagian dari hewan apapun, tetapi sumber yang populer adalah daging sapi, babi, domba, ayam, dan ikan. Jika Moms ingin mencoba membuatnya sendiri, berikut caranya:

Bahan

  • 1,5 kg tulang hewan dan jaringan ikat
  • Air yang cukup untuk menutupi tulang
  • 1 sendok makan (18 gram) garam (opsional)

Cara Membuat:

  1. Masukkan tulang ke dalam panci atau slow cooker. Jika Moms menggunakan garam, tambahkan pada proses ini.
  2. Tuangkan air secukupnya untuk menutupi isinya.
  3. Didihkan dan kemudian kecilkan api hingga mendidih.
  4. Didihkan dengan api kecil hingga 48 jam. Semakin lama dimasak, semakin banyak gelatin yang akan diekstrak.
  5. Saring cairannya, lalu biarkan dingin dan mengeras.
  6. Kikis lemak dari permukaan dan buang.

Ini sangat mirip dengan cara pembuatan kaldu tulang, yang juga merupakan sumber gelatin yang luar biasa.

Gelatin bisa disimpan selama seminggu di lemari es, atau satu tahun di freezer. Gunakan gelatin untuk diaduk menjadi kuah dan saus, atau tambahkan ke makanan penutup.

Namun Jika Moms tidak punya waktu untuk membuatnya sendiri, maka bisa juga dibeli dalam bentuk lembaran, butiran atau bubuk. Gelatin yang telah disiapkan sebelumnya dapat diaduk menjadi makanan atau cairan panas, seperti semur atau kaldu.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait