Kesehatan Umum

28 Juni 2021

7 Manfaat Jalan Kaki, Aktivitas Sederhana yang Baik untuk Kesehatan

Selain bisa meningkatkan mood sampai menurunkan risiko penyakit jantung!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Adeline Wahyu

Belakangan ini, jalan kaki menjadi salah satu tren olahraga di masyarakat. Selain menjadi aktivitas fisik yang paling sederhana, manfaat jalan kaki bagi kesehatan juga sangat luar biasa.

Namun perlu Moms ketahui bahwa, "Rutinitas berjalan kaki ini akan lebih bermanfaat apabila dilakukan teratur 3-7 kali dalam seminggu," jelas dr. Grace Joselini Corlesa, Sp.KO, MMRS, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Lalu, apa saja kah manfaat jalan kaki yang akan tubuh Moms dapatkan jika melakukannya secara rutin? simak selengkapnya.

Baca Juga: Jalan Kaki vs Jogging, Mana Paling Bermanfaat untuk Kesehatan?

Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan

Siapa sangka, jalan kaki memiliki beragam manfaat yang luar biasa.

Berikut manfaat jalan kaki yang bisa Moms rasakan kalau melakukannya secara rutin.

1. Meningkatkan Mood

jalan kaki meningkatkan mood

Foto: Orami Photo Stock

Apa yang terlintas dalam benak Moms saat sedang dilanda stres?

Rasanya pasti ingin mengkonsumsi sebatang coklat atau mencicipi makanan manis yang bisa memperbaiki dan meningkatkan mood. Tapi, kebiasaan ini bisa menumpuk kalori dalam tubuh. Bagaimana kalau kebiasaan tersebut digantikan dengan berjalan kaki di pagi atau sore hari? Moms akan mendapatkan efek yang sama dengan 0 kalori.

Menurut laman Arthritis Foundation, berjalan kaki mampu melepaskan endorfin, penghilang rasa sakit alami ke tubuh dimana ini adalah salah satu manfaat emosional dari olahraga.

Sebuah penelitian di California State University, Long Beach, menunjukkan bahwa semakin banyak langkah yang diambil orang di siang hari, semakin baik suasana hati mereka.

Moms juga bisa mengajak pasangan atau kerabat untuk berjalan kaki bersama sehingga lebih bahagia.

Baca Juga: 7 Manfaat Jalan Kaki untuk Ibu Hamil, Luar Biasa!

2. Menurunkan Risiko Alzheimer

jalan kaki mengurangi risiko alzheimer

Foto: Orami Photo Stock

Alzheimer adalah penyakit penurunan daya ingat yang kebanyakan kasusnya dialami pada usia 50 tahunan. Kabar buruknya, wanita jauh lebih berisiko dari pada pria.

Untuk menghindari terkena Alzheimer di kemudian hari, Moms harus aktif dalam aktivitas fisik dan pikiran. Seperti berjalan kaki setiap pagi, bermain game, atau menonton tayangan yang bisa mengasah logika.

Berjalan kaki dapat membantu menjernihkan pikiran dan membantu Moms berpikir kreatif.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Psychology Association melakukan empat eksperimen membandingkan orang yang mencoba memikirkan ide-ide baru saat mereka berjalan atau duduk. Para peneliti menemukan peserta melakukan lebih baik saat berjalan, terutama saat berjalan di luar ruangan.

Para peneliti menyimpulkan bahwa jalan kaki membuka aliran ide yang bebas dan merupakan cara sederhana untuk meningkatkan kreativitas dan sekaligus mendapatkan aktivitas fisik.

Baca Juga: 7 Olahraga Ringan yang Berguna untuk Stimulasi Otak Anak

3. Mengobati Gangguan Tidur

manfaat jalan kaki untuk mengatasi gangguan tidur

Foto: Orami Photo Stock

Bagi Moms yang sering sulit tidur di malam hari, pasti kondisi ini sangat mengganggu aktivitas di siang harinya. Minum obat tidur atau sejenis penenang juga sangat tidak dianjurkan karena bisa membahayakan sistem syaraf.

Untuk mengatasinya, Moms bisa memanfaatkan berjalan kaki sebagai terapi untuk mengatasi gangguan tidur. Setidaknya 30 menit setiap hari sudah cukup.

Ketika Moms berolahraga secara teratur, Moms akan tidur lebih nyenyak di malam hari karena tidur secara alami meningkatkan efek melatonin, hormon tidur.

Sebuah studi tahun 2019 dari Sleep menemukan bahwa wanita pascamenopause yang melakukan aktivitas fisik intensitas ringan hingga sedang tidur lebih baik di malam hari daripada mereka yang tidak banyak bergerak.

Berjalan juga membantu mengurangi rasa sakit dan stres, yang dapat menyebabkan gangguan tidur.

Baca Juga: Gangguan Tidur karena Stres, Apa Penyebabnya?

4. Menurunkan Berat Badan

manfaat jalan kaki untuk menurunkan berat badan

Foto: Orami Photo Stock

Wanita mana yang tidak mau selalu langsing dan bugar? Pasti Moms juga sangat ingin tampil cantik di hadapan suami dong.

Nah! Kalau Moms sedang merencanakan program penurunan berat badan, dan masih bingung olahraga jenis apa yang bisa dipilih, berjalan kaki saja!

Selain gratis ternyata 30 menit berjalan kaki bisa membakar sampai 200 kalori. Semakin lama, maka kalori yang terbakar juga semakin banyak.

"Pada saat berjalan kaki dengan target nadi yang sesuai, yaitu di intensitas sedang dengan durasi 30-60 menit, maka terjadi penggunaan energi dengan menggunakan lemak tubuh. Pengukuran intensitas sedang dapat dilakukan dengan tes bicara, yaitu kita sudah cukup terengah-engah tetapi masih bisa diajak berbicara saat berjalan, namun sudah tidak dapat bernyanyi," jelas dr. Grace.

Rutinitas berjalan kaki ini akan lebih bermanfaat apabila dilakukan teratur 3-7 kali dalam seminggu.

dr. Grace menambahkan, "Tetapi yang perlu diingat juga, untuk menjaga atau menurunkan berat badan, tentunya tidak hanya mengandalkan dari aktivitas atau olahraga saja, namun asupan kalori juga harus diperhatikan demi mendapatkan keseimbangan ataupun defisit kalori."

Baca Juga: 5 Pekerjaan Rumah Tangga yang Bisa Bikin Langsing, Yuk Gerak!

5. Melancarkan Peredaran Darah

manfaat jalan kaki untuk melancarkan peredaran darah

Foto: Orami Photo Stock

Saat berjalan kaki, detak jantung akan lebih cepat dari biasanya. Proses pemompaan darah di dalam jantung lebih maksimal sehingga sirkulasi darah menjadi lancar.

Seperti diketahui, jika peredaran darah terganggu atau terjadi penggumpalan darah akan ada banyak penyakit yang bisa muncul seperti hipertensi, gagal jantung, sampai penyakit jantung koroner.

American Diabetes Association pun merekomendasikan berjalan kaki untuk menurunkan kadar gula darah dan risiko diabetes secara keseluruhan. Para peneliti di University of Boulder Colorado dan University of Tennessee yang dikutip dari Prevention juga menemukan bahwa jalan kaki secara teratur menurunkan tekanan darah sebanyak 11 poin dan dapat mengurangi risiko stroke hingga 40 persen.

Salah satu studi lain tentang berjalan dan kesehatan yang paling banyak dikutip, yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine, menemukan bahwa mereka yang berjalan cukup untuk memenuhi pedoman aktivitas fisik memiliki risiko penyakit kardiovaskular 30% lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang tidak berjalan secara teratur.

Untuk pencegahan penyakit, berjalan lebih lama adalah kuncinya.

Baca Juga: 9 Olahraga Kardio yang Mudah Dilakukan di Rumah

6. Menguatkan Tulang dan Otot

manfaat jalan kaki untuk menguatkan tulang.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Seiring bertambahnya usia, biasanya kemampuan tulang akan menurun sehingga tidak jarang terserang penyakit yang berhubungan dengan sistem kerja tulang seperti osteoporosis. Dengan berjalan kaki, tulang akan menjadi kuat dan bisa memperbaiki postur tubuh.

Tak hanya itu, berjalan kaki dapat memperkuat otot-otot di kaki. Berjalanlah di daerah berbukit, di atas treadmill dengan kemiringan, rute dengan tangga, atau tukar jalan kaki dengan aktivitas lintas pelatihan lainnya seperti bersepeda atau joging untuk membangun lebih banyak kekuatan pada kaki.

Moms juga dapat melakukan latihan ketahanan seperti squat, lunges, dan leg curl untuk lebih mengencangkan dan memperkuat otot-otot kaki.

Baca Juga: Sakit Tulang Belakang, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

7. Meningkatkan Kapasitas Paru-paru

manfaat jalan kaki untuk meningkatkan kapasitas paru-paru

Foto: Orami Photo Stock

Saat berjalan, Moms akan menghirup oksigen lebih banyak dibandingkan saat duduk di meja kerja setiap hari. Pertukaran oksigen dan karbondioksida lebih cepat dan lebih besar.

Ini akan meningkatkan kapasitas udara sehat di paru-paru sehingga tidak mudah lelah saat berolahraga, dan bisa menambah stamina lebih bugar. Tidak perlu berlari, berjalan kaki 1 jam setiap hari secara rutin sangat bagus untuk membiasakan mulai saat ini.

Nah, banyak sekali, kan, manfaat jalan kaki.

Daripada kemana-mana terus mengandalkan kendaraan, membiasakan diri berjalan kaki bisa jadi alternatif pencegahan penyakit juga, bukan?

  • https://www.arthritis.org/health-wellness/healthy-living/physical-activity/walking/12-benefits-of-walking
  • https://psycnet.apa.org/record/2014-14435-001
  • https://www.prevention.com/fitness/a20485587/benefits-from-walking-every-day/
  • https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMoa021067
  • https://www.diabetes.org/healthy-living/fitness/getting-started-safely/exercising-diabetes-complications
  • https://academic.oup.com/sleep/article/42/7/zsz093/5473522
  • https://www.healthline.com/health/benefits-of-walking#joint-pain
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait