Kesehatan

KESEHATAN
7 November 2020

7+ Manfaat Kayu Secang untuk Kesehatan, Ternyata Baik untuk Jantung!

Bisa juga membantu melawan kejang dan menurunkan gula darah
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Nama kayu secang mungin sudah tidak asing. Tapi, bagaimana dengan manfaat kayu secang? Moms mungkin belum mengetahuinya. Simak ulasan tentang manfaat kayu secang di bawah ini.

Apakah Moms pernah mendengar Caesalpinia sappan atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan kayu secang? Tanaman herbal yang kerap digunakan sebagai obat dan bahan pewarna ini sudah dikenal secara luas sejak lama dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Dalam beberapa tahun terakhir, kayu secang ini semakin populer karena sejumah manfaat yang ditawarkan.

Banyak bahan herbal yang biasa digunakan sebagai ramuan untuk menjaga kesehatan, hingga kecantikan. Salah satunya adalah dari kayu secang.

Bahan herbal yang biasa disebut juga dengan nama kayu sappan ini berasal dari pohon yang memiliki khasiat hiasan dan obat, dikutip Acupuncture Today.

Pohonnya kecil berduri, tingginya bisa mencapai lebih dari 30 kaki. Bagian dalam atau ‘jantung’ kayu secang dipanen dengan cara digergaji menjadi potongan-potongan besar, kemudian dipotong menjadi irisan-irisan kecil.

Biasanya, kayu secang dikonsumsi dengan cara direbus dan menghasilkan air berwarna merah jambu dengan rasa kayu yang kental. Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, kayu secang memiliki sifat manis, asin, dan netral, dan dikaitkan dengan manfaat untuk perawatan jantung, hati, dan limpa.

Manfaat kayu secang yang utama adalah menyegarkan darah, memperbaiki menstruasi, dan mengurangi rasa sakit dan bengkak.

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Manfaat Rempah-rempah untuk Tubuh

Seperti Apa Kayu Secang Itu?

Menurut Flowers of India, kayu secang adalah pohon berduri kecil setinggi 6-9 m dan diameter batang 15-25 cm dengan beberapa cabang yang berduri.

Kayu secang sering digunakan dalam pengobatan berwarna kuning muda saat baru dipotong, tetapi dengan cepat berubah menjadi merah. Warnanya mudah menyebar di air panas. Dalam waktu sekitar 7-10 jam, ekstraknya menjadi berwarna oranye tua.

Kayu secang adalah barang perdagangan utama selama abad ke-17, ketika diekspor dari negara-negara Asia Tenggara dengan kapal segel merah ke Jepang.

Tumbuhan ini memiliki nama latin Caesalpinia Sappan atau Biancaea Sappan dan tumbuh subur di Indonesia, India dan Malaysia. Bagian tanaman ini yang paling umum dimanfaatkan adalah empulurnya yang merupakan bagian dalam batang kayu.

Irisan kayu secang utuh dapat ditemukan di beberapa toko herbal dan pasar di Asia. Selain itu, banyak toko yang menjual kayu secang dalam bentuk bubuk, pil, dan ekstrak.

Namun harus hati-hati. Sebab, kayu secang tidak boleh diberikan kepada pasien yang didiagnosis dengan kekurangan darah. Selain itu, sebaiknya juga tidak diberikan kepada perempuan yang sedang hamil atau menyusui.

Kandungan dan Kegunaan Kayu Secang

8 Manfaat Kayu Secang -4.jpg

Foto: Indiamart.com

Manfaat kayu secang yang beragam tentunya didukung oleh kandungan yang dimilikinya. Kayu secang mengandung beberapa senyawa penting bagi tubuh, di antaranya brazilin, brasilein, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, terpenoid, kardenolin, fenil, propana, dan antrakinon.

Selain itu, kayu secang juga mengandung asam galat, delta-a phellandrene, oscimene, resin, resorsin, dan minyak atsiri yang ada di dalamnya. Kayu secang juga memiliki kandungan zat khas yang sesuai dengan namanya, yaitu sappanchalcone dan Caesalpin P.

Ada dua kegunaan utama dari kayu secang, yaitu sebagai pewarna dan juga sebagai obat. Apabila kayu secang dicampurkan dengan kandungan lain, seperti besi, aluminium, tembaga, atau timah, pewarna merah yang diekstraksi dapat digunakan dalam proporsi yang tepat dengan pewarna nabati lain seperti nila, untuk menghasilkan berbagai warna, seperti kuning, merah, ungu, cokelat, hijau, merah keunguan, merah tua, merah muda, dan sejenisnya.

Kedua, manfaat kesehatan utama dari kayu secang adalah melancarkan sirkulasi darah untuk menghilangkan statis darah. Manfaat inilah yang menjadikan kayu secang sebagai ramuan yang efektif untuk mengatasi gangguan ginekologis dan masalah lain.

Dalam pengobatan di kedokteran barat, kayu secang juga dapat digunakan sebagai obat antibakteri dan antioksidan.

Manfaat Kayu Secang

8 Manfaat Kayu Secang -2.jpg

Foto: Wikipedia.org

Banyak yang menambahkan beberapa bahan lain saat akan menyeduh kayu secang. Padahal sebenarnya air seduhan kayu secang sudah enak tanpa ditambahkan apapun.

Meski begitu, kayu secang mampu mengubah air biasa menjadi minuman obat yang penuh dengan manfaat kesehatan, dikutip The Health Site. Apalagi manfaat kayu secang lainnya? Simak ulasan manfaat kayu secang di bawah ini.

Baca Juga: Tak Hanya Untuk Makanan, Ini 5 Manfaat Kayu Manis Untuk Kesehatan!

1. Memiliki Sifat Antimikroba dan Antibakteri

Air yang direbus dengan serutan kayu secang memiliki sifat antimikroba. Itu karena bahan dalam kayu tersebut memiliki metanol yang dapat menghambat bakteri Staphylococcus aureus resisten methicillin, yang menyebabkan infeksi kulit, keracunan makanan dan infeksi sendi.

Infeksi bakteri adalah salah satu penyebab paling umum dari penyakit menular. Salah satu manfaat kayu secang menurut beberapa penelitian adalah meningkatkan kerja sistem imun tubuh untuk melawan berbagai jenis bakteri.

Misalnya Basil subtilis (penyebab muntah/gastroenteritis), Staphylococcus aureus (penyebab bakteremia, endokarditis, osteomielitis dan penyakit kulit), Salmonella typhi (penyebab tifus), dan E. coli (penyebab diare dan gangguan pencernaan umum).

Manfaat potensial dari kayu secang terhadap bakteri diketahui muncul ketika seduhan kayu secang ditambahkan dengan etanol 95 persen sebagai pelarut minyak esensial.

2. Antiinflamasi dan Merangsang Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat kayu secang yang selanjutnya adalah sebagai antiinflamasi dan merangsang kekebalan tubuh. Mencuci wajah dengan air dari kayu secang bisa menjadi pengobatan jerawat yang efektif.

Brazilein, pigmen merah yang ditemukan dalam ekstrak kayu secang telah terbukti melawan Propionibacterium acnes yang menyebabkan jerawat dan peradangan pada kelopak mata.

Journal Pharmaceutical Biology mencatat, aktivitas antioksidan, antibakteri, dan anti-inflamasi dari ekstrak Caesalpinia Sappan atau kayu Secang kaya akan Brazilein. Hasil dari penelitian ini mendukung potensi penggunaan BRE sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri dalam aplikasi makanan dan nutraceutical.

Kayu Secang juga bisa menjadi antiinflamasi. Di antara 130 obat herbal yang diuji, kayu Secang merupakan obat herbal yang bermanfaat untuk mencegah terhambatnya aktivitas hyaluronidase, protein yang secara genetik dirancang untuk menyebabkan peradangan.

Baca Juga: Minuman Herbal Pencegah Kanker Terpopuler

3. Kaya dengan Antioksidan

Manfaat kayu secang yang selanjutnya adalah kaya antioksidan. Pecinta teh tahu bahwa mereka mendapatkan dosis antioksidan harian dari teh. Tapi teh juga bisa menyebabkan keasaman parah dan kecanduan kafein.

Jika Moms menginginkan pengganti teh yang bagus yang dan memberi semua antioksidan tanpa kekurangannya, cobalah teh kayu Secang sebagai gantinya.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kayu secang memberikan lebih banyak antioksidan dan perlindungan yang lebih baik dari radikal bebas daripada quercetin, yang ditemukan dalam makanan kaya antioksidan seperti blueberry.

Antioksidan adalah zat yang dapat mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, molekul tidak stabil yang diproduksi tubuh sebagai reaksi terhadap tekanan lingkungan dan lainnya, dikutip Medical News Today .

Menurut sebuah penelitian oleh Pharmacognosy Review, antioksidan bertindak sebagai pemulung radikal, donor hidrogen, donor elektron, pengurai peroksida, pemadam oksigen singlet, penghambat enzim, sinergis, dan agen pengkelat logam.

4. Memiliki Sifat Anti Alergi

Manfaat kayu secang lainnya adalah dapat mengatasi alergi. Moms yang memiliki masalah alergi harus mengkonsumsi banyak air kayu Secang, sebab sebuah penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam kayu Secang terutama Cappan Chalcone memiliki sifat anti alergi yang kuat.

Ekstrak diklorometana dari akar dan kayu dari kayu Secang menunjukkan aktivitas penghambatan yang kuat terhadap pelepasan heksosaminidase sebagai penanda degranulasi pada sel leukemia basofilik tikus. Safanchalcone memiliki efek paling ampuh terhadap reaksi alergi pada sel leukemia, seperti yang dilakukan dalam sebuah percobaan kepada tikus.

5. Membantu Melawan Kejang

Manfaat kayu secang yang selanjutnya adalah membantu melawan kejang. Ini juga baik bagi Moms yang memiliki anak yang menderita kejang-kejang akibat epilepsi dan kelainan lainnya.

Ekstrak pathimugam dalam kayu secang bermanfaat untuk membantu melawan kejang karena adanya telah menunjukkan aktivitas antikonvulsan atau anti-kejang.

Antikonvulsan secara medis berarti jenis obat-obatan yang dapat membantu menormalkan stabilitas rangsangan sel saraf agar tak mengalami kejang-kejang. Selain itu, antikonvulsan juga memiliki fungsi untuk meredakan nyeri karena gangguan saraf (neuropati) serta mengobati penyakit bipolar.

6. Baik untuk Jantung

Manfaat kayu secang yang selanjutnya adalah baik untuk jantung. Minumlah secangkir air kayu sappan untuk kesehatan jantung yang baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa Brazilein, pigmen merah pada kayu memiliki efek positif pada kesehatan jantung.

Ekstrak etanol yang didapatkan dari daun kayu Secang Safan menghasilkan zatbrazilein. Dalam jaringan jantung yang terisolasi, brazilein menunjukkan aksi inotropik dengan cara yang bergantung pada konsentrat dengan sedikit efek pada detak jantung dan perfusi koroner.

Tingkat penghambatan maksimum yang dilakukan zat ini untuk kinerja jantung sekitar 50 persen. Mengkonsumsi kayu secang dengan rutin bisa membantu dalam mendapatkan kondisi jantung yang sehat.

Baca Juga: Mengenal Sandalwood Alias Kayu Cendana yang Bisa Mengatasi Rambut Rontok

7. Memiliki Sifat Antitumor

Salah satu khasiat dan manfaat kayu secang yang sudah banyak diteliti adalah khasiat anti tumornya. Ekstrak air dari kayu secang dengan tambahan etanol sebanyak 50 persen dilaporkan dapat menghambat perkembangan sel tumor pada tikus dalam sebuah percobaan.

Tumor adalah perkembangan jaringan sel yang tidak normal. Ada tumor yang jinak, tapi ada juga yang ganas dan bersifat kanker. Rutin mengkonsumi kayu secang diklaim dapat menghambat hingga menghilangkan tumor.

Research Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry mencatat , aktivitas anti kanker brazilein, senyawa yang diisolasi dari kayu Sapan dapat menginduksi penghambatan pertumbuhan sel kanker payudara dan penurunan regulasi jalur yang terlibat dalam mekanismenya.

Kayu secang berperan sebagai agen anti tumor dalam pengobatan oriental. Ekstrak metanol dan air menunjukkan aktivitas sitotoksik yang ditandai terhadap sel kanker manusia. Ekstrak air yang diperoleh dari inti kayu Secang menunjukkan potensi sitotoksik dan apoptosis yang menjanjikan.

8. Menurunkan Gula Darah dan Menjaga Kesehatan Hati

Manfaat kayu secang yang selanjutnya adalah menurunkan gula darah dan menjaga kesehatan hati. Dalam sebuah penelitian, ekstrak kayu secang dapat meningkatkan metabolisme glukosa pada tikus penderita hipoglikemia.

Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula dalam tubuh di bawah normal. Selain itu, senyawa brazilin juga dipercaya dapat melindungi dan menjaga kesehatan fungsi hati.

Brazilin, komponen utama dalam kayu secang telah ditemukan dapat menunjukkan sifat hipoglikemik dan meningkatkan metabolisme glukosa pada tikus penderita diabetes.

Ini meningkatkan metabolisme glukosa dalam hepatosit tikus dan juga meningkatkan transportasi glukosa basal yang efektif menurunkan kadar gula darah.

Cara Mengolah Kayu Secang

8 Manfaat Kayu Secang -6.jpg

Foto: Etnis.id

Setelah mengetahui besarnya manfaat kayu secang untuk kesehatan, mungkin ada beberapa Moms yang mulai penasaran bagaimana cara mengolahnya. Sebenarnya, mengolah kayu secang untuk kesehatan sangat mudah, kok!

Sebagai campuran minuman, seduhan kayu secang biasa ditambahkan dengan jahe dan kayu manis. Kayu secang juga sering dijadikan campuran untuk berbagai jenis minuman tradisional. Cara ini dinilai sebagai cara mengolah kayu secang untuk kesehatan yang paling mudah.

Cukup campurkan potongan-potongan kecil kayu secang ke dalam minuman ringan seperti wedang secang, wedang uwuh, hingga bandrek .

Cara lain untuk mengolah kayu secang agar bermanfaat untuk kesehatan adalah dalam bentuk olahan mentah sebagai obat. Salah satu cara mengolah kayu secang yang paling mudah yaitu dengan merebus potongan kayu secang sebanyak 3-10 gram dalam air.

Selain itu, Moms juga bisa mengonsumsi racikan obat yang dibuat dari bubuk kayu secang kering. Manfaat kesehatan dari kayu secang untuk kesehatan akan terasa saat dikonsumsi secara rutin.

Nikmati manfaat kayu secang yang direbus dan ditambahkan sedikit perasan jeruk nipis dengan madu untuk membuat limun yang menyegarkan. Panas atau dingin, minumlah secangkir air kayu secang dan nikmati setiap hari.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait