Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
11 Januari 2022

7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan, Ternyata Bisa Mengatasi Kanker lho Moms!

Rutin meminum kombucha juga dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
7 Manfaat Kombucha untuk Kesehatan, Ternyata Bisa Mengatasi Kanker lho Moms!

Ada cukup banyak minuman kesehatan yang bisa jadi pilihan, salah satunya kombucha. Kombucha adalah minuman yang terbuat dari teh dengan cita rasa manis dan asam.

Belakangan kombucha kembali marak setelah Jungkook BTS (Bangtan Sonyeondan) terlihat meminum kombucha di salah satu siaran live-nya. Bahkan, stok kombucha di Korea Selatan sempat habis setelah para penggemar BTS memborong untuk ikut mencicipi kombucha.

Meski belakangan kombucha sedang jadi salah satu minuman yang sedang naik daun, tetapi faktanya kombucha merupakan minuman kuno, lho Moms. Sebenarnya, sejarah kombucha masih diselimuti misteri.

Ada yang percaya, kombucha dibawa seorang dokter asal Korea bernama Dr. Kombu kepada Kaisar Jepang pada tahun 414 M. Konon, para samurai, membawa kombucha dalam kantong anggur mereka karena memberi mereka energi dalam pertempuran dan minuman yang banyak diidamkan.

Sejarah lainnya menyebutkan bahwa tonik kuno ini berasal dari Tiongkok kuno lebih dari 2000 tahun yang lalu pada Dinasti Qin (220 SM). Orang-orang Cina menamakannya “Ramuan Kehidupan”, dengan khasiat penyembuhan luar biasa yang diketahui dimiliki kombucha.

Tidak mengherankan jika orang biasa meminumnya agar tetap sehat dan melindungi sistem kekebalan tubuh mereka. Beberapa kata kunci kombucha yang mungkin Moms dengar adalah “Teh Keabadian” & “Teh Ajaib”.

Pada 1960-an, kombucha adalah makanan pokok di banyak rumah Cina dan sering disebut sebagai "weibao" atau "weipao" (harta karun perut).

Baca Juga: 10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan dan Wajah, Yuk Simak!

Kombucha sebagai Minuman Fermentasi

kombucha

Foto: kombucha (healthline.com)

Foto: healthline.com

Mungkin Moms masih bertanya-tanya, apa itu kombucha? Apa bahan dasar kombucha? Bagaimana keamanan? Sebelum mencobanya, ada baiknya Moms mengenali dulu minuman berbau asam yang satu ini.

Dikutip dari Mayo Clinic, dikatakan bahwa kombucha adalah minuman fermentasi yang dibuat dengan bahan dasar teh, gula, bakteri, dan ragi. Meskipun kadang-kadang disebut sebagai teh jamur kombucha, tetapi kombucha bukanlah jamur, melainkan koloni bakteri dan ragi.

Campurannya didiamkan selama seminggu atau lebih. Selama waktu itu, bakteri dan asam terbentuk dalam minuman, serta sejumlah kecil alkohol. Proses ini dikenal sebagai fermentasi, dan mirip dengan bagaimana kubis diawetkan sebagai asinan kubis atau kimchi, atau bagaimana susu diubah menjadi yogurt.

Bakteri dan asam ini membentuk lapisan di atas cairan yang disebut SCOBY (koloni simbiosis bakteri dan ragi). Moms dapat menggunakan SCOBY untuk memfermentasi lebih banyak kombucha.

Bakteri kombucha termasuk bakteri asam laktat yang dapat bekerja sebagai probiotik. Kombucha juga mengandung dosis vitamin B yang sehat.

Para pendukung kombucha mengatakan, minuman tersebut dapat membantu pencernaan, membersihkan tubuh dari racun, dan meningkatkan energi.

Selain itu, rutin meminum kombucha juga dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu menurunkan berat badan, menangkal tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, dan mencegah kanker.

Sayangnya, klaim itu tidak didukung dengan bukti ilmiah. Klaim tentang kekuatan kombucha untuk membantu pencernaan berasal dari fakta bahwa fermentasi menghasilkan probiotik.

Probiotik membantu mengatasi diare dan sindrom iritasi usus besar (IBS), dan bahkan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh. Ketika kombucha dibuat dari teh hijau, Moms juga bisa mendapatkan manfaatnya.

Kandungan teh hijau kombucha termasuk senyawa bioaktif, seperti polifenol, yang bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan melindungi sel Anda dari kerusakan.

Teh hijau kombucha ini juga dapat membantu Moms membakar lemak dan melindungi dari penyakit jantung. Studi pada hewan menunjukkan bahwa minuman tersebut antara lain menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Tetapi penelitian belum menunjukkan bahwa itu memiliki efek yang sama pada manusia.

Baca Juga: Minuman Jahe Hangat Pengusir Masuk Angin

Manfaat Kombucha untuk Kesehatan

kombucha

Foto: kombucha (cookist.com)

Foto: cookist.com

Meski begitu, ahli diet asal Australia yang juga master di bidang nutrisi dan dietetika, Joe Leech mengatakan, kombucha sehat jika dibuat dengan benar. Artinya, Moms bisa mendapatkannya dengan membeli di toko atau membuatnya sendiri.

Jika Moms memutuskan untuk membuat sendiri, pastikan mempersiapkan bahan-bahannya dengan benar. Bagaimanapun juga, kombucha yang terkontaminasi atau difermentasi berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan bahkan kematian.

Kombucha buatan sendiri juga dapat mengandung alkohol hingga 3 persen. Menurut Joe Leech, paling tidak ada tujuh manfaat kombucha yang dia sebutkan di laman Healthline.

1. Kombucha adalah Sumber Potensi Probiotik

Kombucha dibuat dengan menambahkan strain bakteri, ragi, dan gula tertentu ke teh hitam atau hijau, lalu membiarkannya berfermentasi selama seminggu atau lebih. Selama proses ini, bakteri dan ragi membentuk lapisan seperti jamur di permukaan cairan. Inilah sebabnya mengapa kombucha juga dikenal sebagai “teh jamur”.

Gumpalan ini adalah koloni bakteri dan ragi hidup yang bersimbiosis atau SCOBY dan dapat digunakan untuk memfermentasi kombucha baru. Proses fermentasi menghasilkan asam asetat (juga ditemukan dalam cuka) dan beberapa senyawa asam lainnya, kadar alkohol dan gas yang membuatnya berkarbonasi.

Sejumlah besar bakteri juga tumbuh dalam campuran. Meskipun masih belum ada bukti manfaat probiotik dari kombucha, kombucha mengandung beberapa spesies bakteri asam laktat yang mungkin memiliki fungsi probiotik.

Probiotik memberi usus Moms bakteri sehat. Bakteri ini dapat meningkatkan banyak aspek kesehatan, termasuk pencernaan, peradangan, dan bahkan penurunan berat badan. Untuk alasan ini, menambahkan minuman seperti kombucha ke dalam diet dapat meningkatkan kesehatan Moms dalam banyak hal.

Baca Juga: Temukan 10 Manfaat Kesehatan dari Teh Hitam di Sini

2. Manfaat Kombucha Didapat Teh Hijau

teh hijau

Foto: teh hijau (Lifehack.org)

Foto: lifehack.org

Teh hijau adalah salah satu minuman paling sehat di planet ini. Hal itu karena teh hijau mengandung banyak senyawa bioaktif, seperti polifenol, yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dalam tubuh.

Kombucha yang terbuat dari teh hijau mengandung banyak senyawa tanaman yang sama dan mungkin menawarkan beberapa manfaat yang sama. Studi menunjukkan bahwa minum teh hijau secara teratur dapat meningkatkan jumlah kalori yang Moms bakar, mengurangi lemak perut, meningkatkan kadar kolesterol, membantu mengontrol gula darah dan banyak lagi. Studi juga menunjukkan bahwa peminum teh hijau memiliki penurunan risiko kanker prostat, payudara, dan usus besar.

3. Kombucha Mengandung Antioksidan

Antioksidan adalah zat yang melawan radikal bebas, molekul reaktif yang dapat merusak sel.

Banyak ilmuwan percaya bahwa antioksidan dari makanan dan minuman lebih baik untuk kesehatan Moms daripada suplemen antioksidan.

Kombucha, terutama jika dibuat dengan teh hijau, tampaknya memiliki efek antioksidan pada hati.

Dalam studi yang menggunakan tikus sebagai objek, menemukan bahwa minum kombucha secara teratur mengurangi toksisitas hati yang disebabkan oleh bahan kimia beracun, dalam beberapa kasus setidaknya 70 persen.

Meskipun tidak ada penelitian pada manusia tentang topik ini, tampaknya ini merupakan bidang penelitian yang menjanjikan bagi orang-orang dengan penyakit hati.

Baca Juga: 10 Minuman Penurun Kolesterol, Enak dan Sehat!

4. Kombucha Dapat Membunuh Bakteri

kombucha

Foto: kombucha (cedars-sinai.org)

Foto: cedars-sinai.org

Salah satu zat utama yang dihasilkan selama fermentasi kombucha adalah asam asetat, yang juga berlimpah dalam cuka. Seperti polifenol dalam teh, asam asetat mampu membunuh banyak mikroorganisme yang berpotensi berbahaya.

Kombucha yang terbuat dari teh hitam atau hijau tampaknya memiliki sifat antibakteri yang kuat, terutama terhadap bakteri penyebab infeksi dan ragi Candida.

Efek antimikroba ini menekan pertumbuhan bakteri dan ragi yang tidak diinginkan, tetapi tidak mempengaruhi bakteri probiotik dan ragi menguntungkan yang terlibat dalam fermentasi kombucha. Relevansi kesehatan dari sifat antimikroba ini tidak jelas.

5. Kombucha Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Sudah jadi rahasia umum bahwa penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di dunia. Dari sebuah studi yang menggunakan tikus sebagai objek penelitian menunjukkan kombucha dapat sangat meningkatkan dua penanda penyakit jantung, LDL "jahat" dan kolesterol HDL "baik", hanya dalam 30 hari.

Yang lebih penting lagi, teh (terutama teh hijau) melindungi partikel kolesterol LDL dari oksidasi, yang diduga berkontribusi terhadap penyakit jantung. Faktanya, peminum teh hijau memiliki risiko 31 persen lebih rendah terkena penyakit jantung, manfaat yang mungkin juga berlaku untuk kombucha.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Makan Makanan Fermentasi?

6. Kombucha Dapat Membantu Mengelola Diabetes Tipe 2

kombucha

Foto: kombucha (medicalnewstoday.com)

Foto: medicalnewstoday.com

Diabetes tipe 2 mempengaruhi lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia. Hal ini ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dan resistensi insulin.

Masih dari studi yang sama dengan menggunakan tikus sebagai objek penelitian, menemukan bahwa kombucha memperlambat pencernaan karbohidrat, yang mengurangi kadar gula darah. Ini juga meningkatkan fungsi hati dan ginjal.

Kombucha yang terbuat dari teh hijau kemungkinan akan lebih bermanfaat, karena teh hijau itu sendiri telah terbukti mengurangi kadar gula darah.

Faktanya, sebuah studi tinjauan terhadap hampir 300.000 orang menemukan bahwa peminum teh hijau memiliki risiko 18 persen lebih rendah terkena diabetes. Meski begitu, dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengetahui manfaat kombucha dalam mengontrol gula darah pada manusia.

7. Kombucha Dapat Membantu Melindungi Terhadap Kanker

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia. Hal ini ditandai dengan mutasi sel dan pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Dalam penelitian tabung reaksi, kombucha membantu mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker karena kandungan polifenol dan antioksidan teh yang tinggi.

Bagaimana sifat anti-kanker polifenol teh bekerja tidak dipahami dengan baik. Namun, diperkirakan polifenol memblokir mutasi gen dan pertumbuhan sel kanker sambil juga membunuh sel kanker.

Untuk alasan ini, tidak mengherankan bahwa peminum teh jauh lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan berbagai jenis kanker.

Baca Juga: Minuman Herbal Pencegah Kanker Terpopuler

Meski begitu, sampai saat ini, studi medis yang valid tentang peran teh kombucha dalam kesehatan manusia sangat terbatas, dan ada risiko yang perlu dipertimbangkan.

Itulah beberapa hal penting tentang kombucha yang belakangan sedang naik daun. Kombucha adalah minuman berenergi dengan segala manfaat yang bisa dirasakan siapa saja.  

  • https://equinoxkombucha.com/blog/lifestyle/history-of-kombucha/
  • https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/consumer-health/expert-answers/kombucha-tea/faq-20058126
  • https://www.healthline.com/nutrition/8-benefits-of-kombucha-tea
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19420997/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22591682/
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20008687/