Kesehatan

KESEHATAN
1 Desember 2020

7 Manfaat Kopi untuk Tubuh, Simak di Sini!

Kopi bisa menurunkan risiko kematian pada penderita penyakit ginjal
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah benar ada manfaat kopi untuk penderita penyakit ginjal? Sebab, mitos yang beredar, kopi justru buruk untuk ginjal.

Ketika orang mengetahui bahwa mereka memiliki penyakit ginjal dan harus melakukan perubahan pola makan, salah satu pertanyaan pertama yang mereka tanyakan adalah, "apakah saya harus berhenti minum kopi?"

Jawaban utamanya adalah tidak. Kopi tidak membawa efek buruk untuk para pecinta kopi yang menderita penyakit ginjal. Mengapa? Simak jawabannya di bawah ini.

Baca Juga: Tidak Hanya Minum Air Putih, Ini 6 Tips Menjaga Kesehatan Ginjal

Manfaat Kopi untuk Ginjal

penyakit ginjal

Foto: webmd.com

Meskipun banyak yang menganggap bahwa mengonsumsi kopi memberikan dampak tertentu pada ginjal, ternyata justru ada manfaat kopi untuk ginjal lho, Moms! Cari tahu informasinya berikut ini.

1. Menurunkan Risiko Kematian

Moms, ternyata ada manfaat kopi untuk ginjal yang membuatnya direkomendasikan dokter untuk pasien yang menderita penyakit ginjal kronis (Chronic Kidney Disease).

Menurut sebuah penelitian terbaru dalam Nephrology Dialysis Transplantation mengenai ginjal dan kopi, mengonsumsi lebih banyak kafein dapat menurunkan risiko kematian bagi pasien penyakit ginjal.

Para peneliti percaya bahwa dampak positif dari kafein terkait dengan efek vaskular, karena kafein telah diketahui meningkatkan fungsi pembuluh darah.

Menurut penelitian baru yang melibatkan hampir 5.000 orang dengan penyakit ginjal kronis, kenaikan asupan kafein setiap hari mampu menurunkan kemungkinan kematian dini.

"Bahkan setelah mempertimbangkan faktor-faktor penting lainnya seperti usia, jenis kelamin, ras, merokok, penyakit lain dan diet," kata Miguel Bigotte Vieira, salah satu penulis utama penelitian dari North Hospital Hospital Center di Portugal.

Meskipun penelitian ini tidak dapat membuktikan sebab dan akibatnya, hal ini menemukan bahwa asupan kafein yang lebih besar dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih besar untuk orang dengan penyakit ginjal kronis.

2. Merangsang Ginjal Mengeluarkan Cairan

Manfaat kopi untuk ginjal selanjutnya adalah sifat diuretiknya, makanya minuman satu ini merangsang ginjal untuk mengeluarkan lebih banyak cairan, membuat penderita penyakit ginjal lebih butuh pergi ke toilet.

“Ini karena kafein mengganggu cara cairan diserap kembali ke dalam darah,” kata Profesor Chris Eden, konsultan urologis di Royal Surrey County Hospital di Guildford.

Kopi kaya akan oksalat, senyawa yang berikatan dengan kalsium dalam darah untuk membuat kalsium oksalat, komponen utama batu ginjal.

Menurut sebuah penelitian dalam Institute of Medicine Amerika Serikat, orang-orang dengan riwayat penyakit ginjal mengalami peningkatan kadar kalsium dalam urin mereka setelah minum dua cangkir kopi setiap hari.

"Kopi adalah netral kesehatan bagi orang-orang yang sehat, tetapi perlu diperlakukan dengan hati-hati. jika Anda memiliki masalah kesehatan," kata Profesor Eden.

Baca Juga: Efek Kafein Pada Kesuburan, Baik atau Buruk?

Manfaat Kopi untuk Kesehatan Tubuh

manfaat minum kopi untuk tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Selain bermanfaat untuk ginjal, ada juga manfaat kopi lainnya untuk kesehatan tubuh. Yuk, baca lebih lanjut manfaatnya berikut ini.

3. Kopi Memberikan Rasa Bahagia

Satu studi dari beberapa tahun yang lalu menegaskan apa yang diyakini banyak dari kita secara intuitif: manfaat kopi adalah merupakan minuman yang memberikan kebahagiaan.

Mengutip Alpha Galileo, ditemukan bahwa minum kopi terkait dengan emosi positif, termasuk kesenangan, kebaikan, kasih sayang, kepuasan, persahabatan, ketenangan, dan kebahagiaan.

Temuan juga mencatat bahwa tidak ada emosi negatif yang terkait dengan konsumsi kopi.

Sementara, studi Harvard lainnya terhadap lebih dari 50.000 wanita menemukan bahwa risiko depresi menurun saat konsumsi kopi berkafein meningkat.

4. Kopi Mengandung Antioksidan

Biji kopi sebenarnya adalah biji di dalam buah kecil berwarna merah atau kuning cerah. Baik biji maupun buahnya kaya akan antioksidan.

Faktanya, satu penelitian dalam jurnal National Library of Medicine, menemukan manfaat kopi sebagai kontributor terbesar untuk asupan antioksidan.

Hal ini mungkin terjadi karena 65% orang dewasa Amerika mengatakan bahwa mereka minum kopi, sementara hanya satu dari 10 orang yang mengonsumsi minimal lima porsi buah dan sayuran yang direkomendasikan setiap hari.

Meskipun demikian, antioksidan dalam kopi telah dikaitkan dengan perlindungan kesehatan. Asam klorogenat, polifenol yang melimpah dalam kopi, telah terbukti mengurangi peradangan, dan mungkin memainkan peran kunci dalam perlindungan terhadap penyakit kronis, termasuk obesitas.

Selain itu, buah kopi juga bisa diubah menjadi kompos, atau dikeringkan dan diseduh sebagai teh. Itu juga digunakan dalam produk seperti minuman energi, karena buahnya juga mengandung kafein.

Baca Juga: Tanda Anak Mengalami Diabetes Tipe 2 dan Ini Jenis Makanan yang Cocok!

5. Dapat Mengurangi Risiko Diabetes Tipe 2

Sebuah meta-analisis tahun 2018 dari 30 penelitian yang diterbitkan dalam jurnal National Library of Medicine, menyimpulkan bahwa manfaat kopi dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Peneliti menemukan bahwa peluang terkena penyakit ini menurun sebesar 6 persen untuk setiap cangkir per hari peningkatan konsumsi kopi.

Para ilmuwan mengatakan kemungkinan alasannya termasuk efek antioksidan dan anti-inflamasi kopi, kemampuan meningkatkan pembakaran kalori, dan berdampak pada kandungan dan keragaman mikroba usus yang sehat.

6. Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Hampir dua pertiga orang Amerika yang hidup dengan penyakit Alzheimer adalah wanita.

Menutip Hopkins Medicine, manfaat kopi yang mengandung kafein dapat memberikan perlindungan terhadap perkembangan kondisi Alzheimer, dengan minum dua cangkir kopi.

Faktanya, para peneliti menemukan bahwa wanita berusia 65 tahun ke atas yang minum dua hingga tiga cangkir kopi sehari lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan demensia secara umum.

7. Tidak Sebabkan Dehidrasi Jika Konsisten

Kafein telah lama dikritik karena berkontribusi pada dehidrasi karena efek diuretiknya, yang memicu kehilangan cairan.

Namun, penelitian terbaru dari Public Library of Science menunjukkan bahwa setelah sekitar empat hari asupan kafein yang konsisten, tubuh bisa menyesuaikan, dan meniadakan efek dehidrasi.

Triknya untuk merasakan manfaat kopi ini adalah, Moms harus konsisten.

Dengan kata lain, jika Moms terkadang minum satu cangkir kopi di pagi hari, terkadang tiga, atau jika sesekali minum kopi di sore hari, Moms mungkin merasakan efek samping diuretik, seperti sakit kepala dan energi rendah.

Baca Juga: Perut Mual Setelah Minum Kopi, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Pedoman Minum Kopi yang Tak Berlebihan

pedoman minum kopi

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui apa saja yang menjadi manfaat kopi bagi ginjal dan tubuh. Tetapi, selalu ingat agar tidak mengonsumsinya secara berlebihan, ya.

Cynthia Sass, MPH, RD, editor nutrisi kontribusi dari Health.com, menyarankan untuk menjaga konsistensi, dan jangan berlebihan.

"Minumlah tidak lebih dari 5 cangkir sehari (setara 2,5 cangkir ukuran grande dari Starbucks). Hindari juga penambahan yang tidak diinginkan seperti pemanis buatan atau gula tambahan dalam jumlah besar," saran Cynthia.

Jika Moms minum kopi biasa, jangan gabungkan dengan stimulan lain, dan hentikan asupan kafein setidaknya enam jam sebelum tidur untuk mengoptimalkan tidur, meskipun bagi Moms itu tidak memengaruhi tidur.

Seperti banyak hal yang berhubungan dengan nutrisi, saran terbaik adalah mendengarkan tubuh.

"Jika Anda mencurigai bahwa kafein memicu beberapa efek yang tidak diinginkan atau membatasi kinerja Anda, cobalah kopi tanpa kafein. Jangan lupakan konsumsi air, yang harus selalu menjadi minuman utama dan paling banyak dikonsumsi," tutupnya.

Nah, sekarang Moms sudah paham manfaat kopi untuk ginjal dan tubuh, ya? Jadi, jangan takut untuk mengonsumsinya. Tapi, ingat, jangan sampai kebanyakan juga ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait